Connect with us

Hukrim

Satlantas Polresta Malang Kota Tilang Pengguna Strobo Rotator

Diterbitkan

,

Pemilik mobil dengan strobo dan rotator saat ditilang Satlantas Polresta Malang Kota. (foto ; Humas Polresta Malang Kota for Kabarmalang.com)

 

KABARMALANG.COM – Satlantas Polresta Malang Kota menindak tegas pengemudi kendaraan pribadi yang nekat menggunakan lampu strobo dan rotator.

Hal ini berawal dari Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Yoppy Anggi Khrisna, SKom SIK MH bersama anggota Satlantas yang sedang melakukan patroli rutin pemantauan arus lalulintas.

Yoppy mendapati sebuah mobil Mitsubishi Pajero berwarna putih menggunakan lampu rotator dan strobo. Pengendaranya berinisial S seorang warga Jombang.

“Selanjutnya kami perintahkan anggota di lapangan untuk memberhentikan kendaraan tersebut. Rekan cakra Satlantas Polresta Malang Kota yang berada di pos PDAM lama di Jalan A Yani Kota Malang menindaklanjuti ini,” kata Yoppy, Kamis (27/1).

Selanjutnya, polisi menghentikan kendaraan, serta memeriksa surat- surat.

“Kami perintahkan melepas Strobo yang terpasang pada mobil Pajero tersebut,” terang Yoppy.

Menurutnya, banyak aduan dari masyarakat. Karena rotator itu mengeluarkan suara yang mengganggu.

“Rotator itu kan berisik apalagi ada lampu strobo yang bikin silau pengendara lain,”ucapnya.

Kemudian, Yoppy juga menerangkan, rotator itu hanya berfungsi untuk kendaraan Dinas Kepolisian yang warna biru.

Sementara, rotator merah adalah untuk dinas pemadam kebakaran. Ini aturan sesuai undang – undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Tindakan bagi pelanggar adalah dengan penilangan dan kami copot rotator maupun strobo yang terpasang,” tutur Kasatlantas.

Anggota Satlantas Polresta Malang Kota sudah beberapa kali menilang pengguna mobil yang menggunakan strobo atau rotator. Namun sayangnya masih banyak yang menyalakan rotator.

Mereka seolah berlagak jadi petugas, membuat pengendara lain jadi takut dan memberikan jalan.

“Ada yang cenderung memaksa sehingga bisa membahayakan bagi pengguna jalan lain. Maka dari itu kami tidak segan untuk mengambil tindakan tegas. Terhadap pelanggar ketentuan tersebut dapat kami kenakan ketentuan pidana sesuai dengan Pasal 287 Ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009,” pungkas Yoppy.(carep-04/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih