Connect with us

Hukrim

Pria Tendang Sesajen Di Semeru, Polda Jatim Bentuk Tim Buru Pelaku

Diterbitkan

,

Pria Tendang Sesajen Di Semeru, Polda Jatim Bentuk Tim Buru Pelaku
Pelaku HF, terduga penendang sesaji milik warga Lumajang dan umat Hindu di lokasi bencana Semeru. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Seorang pria viral tendang sesajen milik umat Hindu di lokasi bencana gunung Semeru.

Polda Jatim pun cepat tanggap atas kejadian yang berbau penghinaan terhadap adat warga Lumajang dan umat Hindu tersebut.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko mengabarkan, polisi telah membentuk tim untuk memburu pelaku.

“Saat ini kami sudah membentuk tim untuk mencari pelaku atau (pria) yang ada di video tersebut,” ujar Gatot kepada awak media, Senin (10/1).

Selain itu, Polda Jatim juga sudah telah koordinasikan pelaporan tersebut dengan Siber Ditreskrimsus Polda Jatim untuk mencari tahu pelaku.

“Mungkin dari data yang menaikan berita itu. Kita bisa dapatkan untuk mencari tahu di mana, pelaku itu melakukan kegiatannya,” lanjutnya.

“Kemudian, siapa itu pelakunya. Apakah warga situ, atau di luar warga  Lumajang sendiri. Nanti tentunya akan kami lakukan penangkapan,” tandasnya.

Kabar Terkait : Pria Tendang Sesajen Di Semeru, DPD Prajaniti Hindu Lapor Polda Jatim.

Yang jelas, lanjutnya, sudah ada saksi yang kami minta keterangan.

“Ada beberapa yang sudah kami mintai keterangan terkait masalah tersebut. Untuk kita bisa mendapatkan informasi akurat, terkait pelaku tersebut dan ini masih dalam proses,” pungkasnya.

Kemudian, dari data yang terkumpul, pria yang tendang sesajen di gunung Semeru itu berinisial HF, 33, warga Lombok Timur, NTB.

Pria berstatus mahasiswa itu datang ke Semeru sebagai relawan.

Sementara itu, sebelum ini, DPD Prajaniti Hindu Indonesia Jawa Timur sudah polisikan pria tendang sesajen di lokasi bencana erupsi gunung Semeru.

Prajaniti Hindu Jatim sudah melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim, Senin (10/1).

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Politik DPD Prajaniti Hindu Indonesia Jatim, I Ketut Swardana membenarkan.

Pelaporan tersebut adalah bagian dari menyikapi video viral yang kuat dugaan menghina budaya nusantara dan umat Hindu.(carep-04/yds)

Advertisement Gempur Rokok Ilegal Bea Cukai Malang
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih