Peristiwa
Pria Meninggal Di Malang, Mulut Berbusa, Tinggalkan Wasiat

KABARMALANG.COM – Seorang pria meninggal tak wajar dalam kamarnya di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang.
Pria yang meninggal tersebut bernama Djumai, 51, warga Dusun Krajan, Desa Sempol di Kecamatan Pagak Kabupaten Malang.
Peristiwa ini ketahuan pada Rabu (8/12) sekitar pukul 15.15 WIB. Kapolsek Pagak, Iptu Supriyono mengabarkan, dia tewas di dalam kamarnya.
“Dia meninggal dalam kamar. Kondisi pintu terkunci dari dalam. Tubuhnya terlentang di atas tempat tidur, dengan kedua tangan di atas dada dan mulut keluar busa kering,” ujar Supriyono kepada wartawan, Kamis (9/12) hari ini.
Mantan Kanitreskrim Polsek Singosari itu menerangkan, mulanya saksi Andik Usmanto dan Boiran mencari keberadaan korban.
Sejak Rabu (8/12) pukul 12.30 WIB, korban mengunci diri di dalam kamar. Saat dua saksi ini berupaya memanggil korban, tidak ada jawaban dari dalam kamar.
Sehingga, setelah menaruh rasa curiga karena tak ada jawaban, keduanya mendobrak pintu kamar tersebut.
Dua saksi ini, melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terlentang di atas tempat tidur.
Keduanya kemudian memanggil perangkat desa setempat, dan akhirnya laporan masuk ke Polsek Pagak.
Supriyono memimpin tim Reskrim Polsek Pagak merapat ke lokasi dan olah TKP.

Perangkat desa dan anggota Polsek Pagak di TKP penemuan jenazah. (foto : ist)
Polisi mencurigai korban meninggal dengan cara minum obat keras atau racun.
Namun, saat olah TKP, polisi tidak menemukan adanya sisa bungkus obat racun yang masuk ke dalam tubuh korban.
Polisi malah menemukan selembar surat wasiat yang tergeletak di samping jenazah korban.
Petugas menduga kuat, korban-lah yang menulis surat tersebut sebelum meninggal.
“Kami duga, korban depresi sehingga mengakhiri hidupnya. Kami temukan juga selembar surat wasiat dengan dugaan itu buatan korban sebelum meninggal,” tambah Supriyono.
Selain itu, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban.
“Petugas medis, bidan Desa Sempol tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban setelah visum luar,” ringkasnya.(carep-04/yds)
Peristiwa22 jam agoPolres Malang Gandeng Komunitas Ojol Jadi Mitra Operasi Patuh Semeru 2026
Peristiwa20 jam agoPolres Malang Kembalikan Barang Bukti Hasil Operasi Sikat Semeru 2026 Kepada Korban
Peristiwa17 jam agoPolres Malang Tangkap Pemburu Satwa Dilindungi Landak Jawa di Sumbermanjing Wetan
Pemerintahan16 jam agoWali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Terwujudnya Pesantren Ramah Santri
Olahraga11 jam agoBorneo FC Merangsek Naik Peringkat Klasemen Pekan ke 7 Super League 2026
Serba Serbi2 jam agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Rabu 28 Oktober 2026 Cerah Berawan Hingga Hujan Petir
Serba Serbi1 hari agoIndeks Harga Saham Gabungan IHSG Ditutup Melemah Tajam ke Level 5.266























