Pemerintahan
DKBPPPA Kabupaten Gresik Kunjungi Kampung KB Mbois Bunulrejo

KABARMALANG.COM – Keluarga Berencana, Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Gresik kunjungi Kampung KB Mbois di wilayah Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Dalam rangkaian kunjungan ini, DKBPPPA Kabupaten Gresik membawa setidaknya 95 orang rombongan dengan menaiki dua bus dan beberapa unit mobil pribadi.
Kepala Bidang Keluarga Brencana dan Pengendalian Penduduk DKBPPPA Kabupaten Gresik Ahmad Dharief Dahlawy mengatakan, kunjungannya kali ini untuk studi banding atau studi tiru ke Kampung KB Mbois Bunulrejo.
“Kita melihat bahwa disini ada potensi yang bisa kita gali, ada ilmu-ilmu yang bisa kita ambil manfaatnya, salah satunya kerajinan membatik,” ungkap Dharief, Selasa (12/10/2021).
Untuk membatik pun para penyuluh KB dari Kabupaten Gresik langsung merasakan membatik diatas kain dan canting yang telah disiapkan di Balai RW 12, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Kemudian hasil membatik tersebut juga tampak lembaran-lembaran kain batik khas dari Kelurahan Bunulrejo yang dipasang di Co-Working Space Kelurahan Bunulrejo. Selain dipajang, lembaran kain batik tersebut juga dijual. Hal itu dapat menjadi pendapatan para pembatik di wilayah Kelurahan Bunulrejo.
“Kemudian ada kerajinan olahan makanan, ada kerajinan olahan minuman, disini menjadi daya tarik kami, mengapa kami bisa berkunjung ke Kota Malang ini,” ujar Dharief.
Selain kerajinan membatik, olahan makanan dan minuman, para penyuluh KB dan rombongan DKBPPPA Kabupaten Gresik juga dilatih langsung bermain karawitan. Terdapat dua instruktur yang sudah berpengalaman dalam karawitan tersebut.
Dari hasil pemaparan materi dari perwakilan Kampung KB Mbois Bunulrejo, serta sesi tanya jawab, terdapat beberapa ilmu yang nantinya akan diterapkan di Kabupaten Gresik.
Salah satunya bagaimana mengemas dan memasarkan makanan serta minuman olahan agar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Di Gresik itu sudah banyak makanan kerupuk, cuma pengolahannya seperti apa supaya menjadi daya tarik di Kabupaten Gresik itu yang belum,” tutur Dharief.
Maka dari itu, pihaknya berencana menerapkan ilmu-ilmu yang sudah didapat dari Kampung KB Mbois Bunulrejo, sehingga dapat menjadi daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara.
“Sehingga output nya adalah peningkatan PAD dan income di sektor ekonominya,” kata Dharief.
Sementara itu, Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Peny Indriani melalui Sekretaris Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Nunuk Sri Rusgiyanti mengatakan pihaknya sangat bangga dengan capaian Kampung KB Mbois hingga menjadi tempat kunjungan dari daerah lain.
“Kita pun berbangga dan berharap apa yang ada di kita itu bisa di adopsi atau diterapkan di daerah-daerah lain,” ujar Nunuk. (carep-03/fir)
Peristiwa2 minggu agoGeger Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Saluran Irigasi Sawah Sukonolo Bululawang, Polres Malang Buru Pelaku
Serba Serbi2 minggu agoPromo JSM Superindo Malang Hari Ini 3–5 Juli 2026: Ayam Segar dan Minyak Goreng Diskon Besar!
Pemerintahan3 minggu agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Serba Serbi2 minggu agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 5 Juli 2026: Dominasi Cerah Terik, Waspada Suhu Dingin Batu dan Kabut Malam Hari
Olahraga3 minggu agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Peristiwa2 minggu agoRampok Honda Jazz Putih di Sumberpucung, Pelaku Curas Viral Diringkus Polres Malang Saat Hendak Jual Mobil
Serba Serbi2 minggu agoRamalan Zodiak Besok Jumat 3 Juli 2026: Cancer dan Capricorn Banjir Cuan, Sagitarius Wajib Waspada!
Serba Serbi2 minggu agoSitus Resmi BMKG Luncurkan Sistem Informasi Real-Time Terpadu: Antisipasi Dampak Puncak Kemarau 2026





































