Pemerintahan
Forpimda Kota Malang Target 90 Persen Tervaksin Bulan Oktober

KABARMALANG.COM – Forum Pimpinan Daerah Kota Malang memasang target capaian vaksinasi 90 persen di akhir Oktober 2021.
Pasalnya, saat ini persentase vaksinasi masyarakat Kota Malang, telah mencapai 87 persen.
Wali Kota Malang, Sutiaji mengabarkan, sampai hari ini, 14 Oktober 2021, belum ada warga Bhumi Arema yang menolak vaksin.
Sampai hari ini belum ada yang menolak vaksin, karena sudah tahu vaksin itu halal dan aman.
“Capaian vaksinasi Kota Malang sudah 87 persen. Kami harap bisa tembus 90 persen di akhir Oktober ini,” ujar Sutiaji saat meninjau vaksinasi di Universitas Gajayana Malang.
Wali Kota Malang, mengapresiasi vaksinasi yang terus bergulir. Dia juga menghargai kampus seperti Universitas Gajayana yang aktif menggalakkan vaksinasi.
“Keberadaan peserta vaksin ini merupakan bentuk dukungan kepada program pemerintah,” tambahnya.
Menurut Sutiaji, pemerintah sudah melakukan berbagai upaya demi percepatan herd immunity. Tentu perlu dukungan dan kesadaran masyarakat untuk kesuksesan vaksinasi ini.
Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona pun sepaham. Dia menegaskan, kesediaan institusi pendidikan seperti Uniga untuk mendukung vaksinasi sangat penting bagi publik.
Karena, itu menandakan bahwa kalangan intelektual pun menganggap penting vaksinasi. Sehingga, ini memberi rasa percaya bagi masyarakat yang masih ragu untuk vaksinasi.
“Capaian vaksin sudah baik yaitu 87Â persen. Kita apresiasi, namun ini bukan Kota Malang saja. Karena aglomerasi tidak hanya warga kota namun juga sekitarnya,” ujar Ferdian.
Sehingga, dia berharap langkah kampus seperti Uniga untuk menggelar vaksinasi, bisa meningkatkan public trust di Malang Raya terhadap vaksin.
“Malang adalah kawasan aglomerasi. Karena itu vaksinasi harus menyeluruh. Sebab, kita di Malang Raya saling membutuhkan,” tegasnya.
Ferdian juga mengimbau agar masyarakat tetap patuh prokes, dan tidak lengah walau kasus covid-19 sudah turun.
Rektor Universitas Gajayana Malang Prof Dr Dyah Sawitri mengamini.
“Pemkot Malang bekerja sama dengan Uniga, Kodim Kota Malang dan MDI memberikan pelayanan masyarakat, bahkan ada dari luar wilayah Kota Malang, bersama untuk sehat,” ujar Dyah.
“Bahwa kami menyediakan 1.000 dosis pendaftaran secara online. Selain itu juga ada obat pendamping dan vaksinasi ini gratis,” tutupnya.(carep-04/yds)
Hukrim4 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi4 minggu yang laluHarga Emas Antam Hari Ini Melonjak di Level Rp2.690.000 per Gram
Serba Serbi4 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi4 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi4 minggu yang laluCara Cek Desil Kesejahteraan Anda Secara Online Melalui Situs Resmi Kemensos
Serba Serbi4 minggu yang laluLaman dtsen-form.bps.go.id Menjadi Portal Resmi Pengecekan Desil Kesejahteraan BPS
Hukrim4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Kromengan Malang Pengemudi Pikap Jadi Tersangka Diduga Alami Microsleep































