Pemerintahan
Mal Di Malang Sudah Buka, Pengunjung Wajib Scan Pedulilindungi

KABARMALANG.COM – Mal di Malang Raya sudah mulai beroperasi dengan restu dari pemerintah pusat, APPBI dan pemerintah daerah, hari ini, Selasa (31/8).
Ketua DPC APPBI Malang, sekaligus Direktur Lippo Mall Batu, Suwanto membenarkan.
“Mulai hari ini operasi, untuk wilayah Malang Raya. Syarat pengunjung, adalah wajib vaksin, dan harus scan dari aplikasi pedulilindungi,” ujar Wanto, sapaannya, kepada Kabarmalang.com.
Menurutnya, sejak PPKM bergulir, mal anggota APPBI di Malang sudah bersiap-siap untuk ujicoba dan trial.
Termasuk, menerapkan scan aplikasi pedulilindungi bagi calon pengunjung mal, tepat di depan gerbang masuk.
“Dari asosiasi pusat sudah meminta seluruh daerah siapkan pedulilindungi. Kalau prokes, tahu sendiri, bagaimana ketatnya ketimbang lokasi lain di Kota Malang,” jelas Wanto.
Menurut pria yang hobi menulis tersebut, prokes mal di Malang menjadi rujukan bagi bisnis lain.
“Prokes mal-mal ini menjadi rujukan usaha lain. Misalnya saja hotel yang kini mencoba menerapkan barcode pedulilindungi. Kami sudah mengurus ini sejak tiga minggu lalu,” terangnya.
Menurut Wanto, sejak APPBI mulai ujicoba buka di sejumlah kota, Malang telah siap-siap beroperasi.
“Malang masuk wilayah yang ujicoba buka. Tiap minggu ada update pusat menko inves dan APPBI,” ujarnya.
Wanto mengatakan, sejumlah persiapan telah mendahului proses ujicoba di Malang. Antara lain, survei mal prokes di Surabaya.
“Surabaya ketat banget dalam prokes. Kami survei di sana, dan kami sudah trial juga untuk coba di Malang,” sambungnya.
Kemudian, sebelum buka per hari ini, mal di Malang juga melakukan kampanye dan pemberitahuan kepada para calon pengunjung.
Yakni, kewajiban prokes dan vaksin, yang terbukti lewat aplikasi pedulilindungi.
Meski demikian, Wanto menyebut ada sejumlah area yang belum bisa beroperasi karena pandemi.
“Area entertainment, seperti bioskop belum buka. Sementara, mainan anak masih terbatas 12 tahun ke atas,” ringkasnya.
Selain itu, semua tenant lain boleh buka. Termasuk, area makan di mal. “Dine in oke bisa beroperasi. Tetapi kapasitasnya 50 persen,” tutupnya.(carep-04/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























