Connect with us

Peristiwa

Fetish Mukena Di Malang Viral, Korbannya Mahasiswi Dan Model

Diterbitkan

,

Fetish Mukena Di Malang Viral, Korbannya Mahasiswi Dan Model
Korban JT saat diwawancarai wartawan. (foto : carep-04)

 

KABARMALANG.COM – Jika di Surabaya viral orang kelainan seksual fetisisme jarik, maka baru-baru ini muncul fetish mukena di Malang.

Korbannya yaitu mahasiswi dan model asal Kota Malang. Fetish mukena yang viral di Malang tersebut, memakai kedok sebagai online shop penjual mukena.

Kisah viral fetish mukena ini terungkap dari JT, 20, mahasiswi dan model yang juga korban.

Secara detail, JT memaparkan cerita fetish mukena ini lewat Twitter. Dia membuat utas ini pada 16 Agustus 2021, pukul 21.09 WIB.

Dia memberi judul ‘fetish mukena : pelecehan foto berkedok olshop’.

Utas dari JT jni mendapat ribuan cuit ulang, dan mendapat like puluhan ribu.

Kemudian, dia juga menceritakan secara jelas kepada awak media, Rabu sore (18/8).

Mulanya, kisahnya korban fetish mukena terjadi ketika JT meniti karir di dunia model tahun ini. Dia mengikuti kontes duta hijab di Malang.

JT pun menjadi 7 finalis, dan mendapat tawaran foto katalog dan endorse. JT menerima tawaran endorse dari online shop GM.

Inilah olshop yang ternyata akun fetish mukena yang belakangan ketahuan bernama Griya Mukena Malang.

Olshop itu merupakan satu dari sekian sponsor grand final dalam kontes duta hijab tersebut.

Setelah masuk grand final, korban mendapat tawaran oknum itu.

“Dia mau beri sesi pemotretan katalog olshop-nya. Dari 7 orang pemenang, hanya saya yang dapat endorse itu,” kata JT, Rabu (18/8) kepada wartawan saat wawancara di  kafe Jalan Sukarno Hatta.

JT menerima tawaran pemotretan pertama pada Maret 2021 lalu. Pelaku langsung menentukan jadwal, tetapi tidak mengungkap honor untuk pemotretan.

“Ada dua photoshoot untuk katalog. Pertama Maret 2021 dan kedua Juni 2021. Lokasinya berbeda, tapi di Malang Kota,” beber JT.

Setelah itu, lama tanpa kabar, JT kaget fotonya masuk akun fetish mukena.

Dia menerima informasi ini dari fotografer yang memotretnya.

“Saya cek dan benar. Akun fetish di Twitter @pencinta_mukena. Tanpa izin posting foto-foto saya. Saya kemudian protes ke oknum itu, tapi dia malah blok saya,” tuturnya.

Kabar Lainnya : Pasangan Kelainan Seksual Ajak Anak Di Bawah Umur Threesome.

Selain itu, ada tiga akun Instagram dan satu akun Twitter yang juga akun fetish pemasang foto JT.

Karena itu, JT mengulas kisahnya di Twitter pribadinya. Dari situ, JT mengetahui ada korban lain.

Para korban fetish mukena ini reach out kepada JT lewat DM maupun reply secara terbuka di Twitter.

“Ada yang lewat DM, ada yang reply di mention Twitter. Kalau saya hitung, banyak juga,” tambahnya.

Sekarang, JT sudah berkonsultasi dengan lembaga bantuan hukum anti kekerasan seksual salah satu kampus.

Dia ikut juga dalam grup para korban fetish mukena. Tujuan akhirnya yaitu melaporkan kasus ini ke polisi, dan memenjarakan pelaku.(carep-04/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih