Connect with us

Pemerintahan

10 Ribu Dosis 2 Vaksinasi Massal Kodim 0833 Digelar Di UM

Published

on

10 Ribu Dosis 2 Vaksinasi Massal Kodim 0833 Digelar Di UM
Vaksinasi dosis dua Sinovac untuk 10 ribu peserta di UM oleh jajaran TNI di Malang. (foto : istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kodim 0833 Kota Malang menggelontorkan 10.000 dosis kedua vaksin Sinovac di Universitas Negeri Malang (UM).

Vaksinasi tersebut bergulir selama 2 (dua) hari, yakni Jumat (13/8) dan Sabtu (14/8).

Sebelum ini, serbuan vaksinasi dosis pertama sudah terselenggara pada pertengahan Juli lampau.

Kodim 0833 membagi kuota 10 ribu dosis ini selama dua hari. Hari Jumat, jumlah peserta yaitu 2.600 orang.

Kemudian, hari kedua, Sabtu ada 7.400 warga menjalani vaksinasi. Vaksin sendiri terselenggara menjadi dua sesi. Yakni jam 08.00-12.00 dan 13.00-17.00.

“Karena sudah 1 bulan waktunya dari dosis pertama,” kata Dandeskesyah Malang Korem 083/Bdj, Letkol CKM dr Maksum Pandelima.

Dalam serbuan vaksinasi pertama dulu, penerima vaksinasi mencapai 16.300 orang. 10 ribu dosis memakai Sinovac. Sedangkan sisanya Astra Zeneca.

Tetapi, suntikan vaksinasi dosis dua kali ini hanya untuk penerima Sinovac. Sedangkan, jadwal penerima Astra Zeneca adalah dua bulan lagi.

“Pickernya belum terbuka untuk vaksin AstraZeneca. Jaraknya 3 bulan. Sehingga masih menunggu 2 bulan lagi. InsyaAllah nanti di sini lagi di UM,” imbuh dr Maksum.

Vaksin berasal dari Kesdam V/Brawijaya. Sementara, 22 tim tenaga vaksinator merupakan nakes dari berbagai instansi kesehatan.

Di antaranya Kesdam V/Brw, Denkesyah Malang, RST dr Soepraoen, Yonkes II, Pusdik Arhanud, Rumkitban Lawang, Rumkitban Bhirawa Bhakti, dan lainnya.

Vaksinasi ini terpusat di Graha Cakrawala UM.

Kabar Lainnya : Kabupaten Malang Hanya Dapat 8 Ribu Vaksin Covid-19.

“Pelaksanaan vaksinasi dosis kedua ini relatif lebih kondusif. Karena yang datang sudah terdata di database vaksinasi dosis pertama,” tambah Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona.

“Tidak ada pendaftaran on the spot, karena semuanya sudah terdata lebih dulu,” ringkasnya.

Dandim 0833 juga berpesan, meski sudah menerima vaksin, masyarakat tidak boleh abai terhadap protokol kesehatan.

Karena, vaksinasi adalah upaya untuk mengurangi resiko covid-19, dan tidak menjamin bebas tertular covid-19 jika abai prokes.

Salah satu penerima vaksin, Andre, warga Polehan menyatakan, dirinya memilih vaksin hari Sabtu ini lantaran hari Jumat lebih pendek.

Dia khawatir masih antri saat memasuki waktu salat Jumat. Selain itu, hari Sabtu lebih santai karena dirinya libur kerja.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler