Connect with us

Peristiwa

Anak Kades Di Bululawang Malang Viral Elektonan Pancing Kerumunan

Published

on

Anak Kades Di Bululawang Malang Viral Elektonan Pancing Kerumunan
Kasat Reskrim Polres Malang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Donny Baralangi. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Anak kades di Desa Gading Bululawang Malang viral bikin kerumunan lewat musik elekton dangdut, Rabu (4/8).

Akibatnya, Polres Malang langsung merespon dengan penyelidikan. Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono melalui Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Bara’langi membenarkan.

Donny mengatakan sedang melakukan penyelidikan tentang dugaan pelanggaran aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Anak kades Gading di Bululawang Malang pun sedang dalam penyelidikan.

“Iya betul. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan terhadap video viral adanya putra oknum kepala desa di Kabupaten Malang yang melanggar PPKM Level 4,” kata Donny di Mapolres Malang, Sabtu (7/8).

Kabar Lainnya : Vaksinasi Massal Di Stadion Gajayana Layani Pendaftaran Offline.

Donny menjelaskan bahwasanya dia telah melaksanakan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi yang pada saat itu berada di lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan para saksi, polisi mendapati info bahwa saat itu terdapat kegiatan kerumunan masyarakat.

Yakni pembukaan kafe milik anak Kepala Desa Gading di Bululawang. Dalam pantauan para saksi dan video yang beredar, sekitar 70 orang menghadiri acara itu.

Kebanyakan dari mereka adalah teman komunitas motor dari anak Kades. Menurut saksi, tamu yang hadir melanggar prokes dengan tidak memakai masker dan tidak jaga jarak

Sebelum ini, pada hari Rabu (4/8/2021) lalu netizen heboh dengan peristiwa yang viral di grup media sosial Facebook.

Isinya tentang adanya hiburan musik dangdutan elekton yang penuh penonton di masa PPKM Level 4.

Kegiatan yang mendapat sorotan banyak masyarakat tersebut berlangsung cukup meriah. Tampak para penonton tak mematuhi protokol kesehatan.

“Kami telah memanggil dan mengklarifikasi sejumlah 11 orang saksi. Yaitu terdiri dari pemilik cafe, penyelenggara, pengunjung dan juga pemain musik pada kegiatan tersebut,” tambah Donny.

Dia masih akan mendalami lagi klarifikasi dan keterangan dari para saksi selama dua hari ke depan. Setelah itu baru akan memberi kepastian terkait peristiwa tersebut.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler