Pemerintahan
Bina Kades Se-Malang, Bupati Sebut Pembangunan Berawal Dari Desa

KABARMALANG.COM – Pemkab Malang menggelar bina kades dan camat se-Kabupaten Malang di Hotel Ijen Suites, Senin (28/6).
Bupati Malang Sanusi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Suwadji dan Kabag Ops Polres Malang Kompol Hegi R pun hadir.
Suwadji menyampaikan pentingnya peningkatan kuantitas dan kualitas setiap desa.
“Maka kiranya perlu kita adakan kegiatan pelatihan ini. Dalam rangka meningkatkan kemampuan Kepala Desa (Kades) dan camatnya. Terutama dalam penanganan pencegahan kasus covid-19 di wilayahnya,” tuturnya.
Selain itu, dia juga ingin memberikan bekal perangkat desa dalam menghadapi tantangan ke depan. Khususnya di bidang pemerintahan dan layanan administrasi publik.
“Tingkat efisiensi dalam bidang pemerintahan guna pembangunan serta pengelolaan keuangan juga kami tekankan di sini,” ujarnya.
Kabar Lainnya : Pulihkan Ekonomi, Pemkab Malang Bina Anggota Koperasi.
Selanjutnya, Pemkab Malang memberikan peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan. Yaitu melalui peningkatan pengetahuannya terhadap perundang undangan yang berlaku.
Dia pun berharap agar tercipta peraturan desa yang tertib, harmonis dan memenuhi kebutuhan pelayanan yang prima.
Ada 411 peserta yang terdiri dari 33 Camat dan 378 Kades. Suwadji berharap rangkaian pelatihan saat ini benar benar dapat meningkatkan kinerja mereka di wilayahnya masing-masing.
“Kami harap kades dan camat mampu menjalankan perannya dalam memajukan desa. Kami pun menunggu cara kreatif dan bersinergi bersama dari mereka,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Malang Sanusi dalam bina kades, menilai pembangunan masyarakat selalu berawal dari desa.
“Pembangunan wilayah yang mandiri mulai dari desa. Yang nantinya sesuai dengan harapan Presiden agar setiap desa mampu mencukupi kebutuhannya sendiri,” tambahnya.
Menurut Sanusi, Kabupaten Malang adalah Kabupaten pertama di Indonesia dengan konsep pembangunan dengan berawal dari Desa.
“Semoga kedepannya kegiatan ini nantinya dapat menjadi wadah strategis. Dalam rangka mewujudkan tata kelola wilayah desa yang baik,” sebutnya.
Kemudian, Sanusi menyebut Kabupaten Malang mampu mencukupi kebutuhannya sendiri dari berbagai sektor.
“Beras dan daging telah surplus. Apa lagi kita telah salurkan ke luar daerah Kabupaten Malang. Karena untuk masyarakatnya sendiri sudah sangat tercukupi,” ringkasnya.
Terakhir, Sanusi berharap agar pembangunan desa harus sukses. Karena itu sejalan dengan program Kabupaten Malang Makmur.(carep-04/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari































