Connect with us

Hukrim

Skypark Resort Merugi Rp 1 Miliar, Kena Tipu Oknum Media Dan LSM

Diterbitkan

,

Skypark Resort Merugi Rp 1 Miliar, Kena Tipu Oknum Media Dan LSM
Kuasa Hukum Skypark Resort Suwito Joyonegoro SH. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – DPRD Kota Batu komisi A dan Komisi C, dan Satpol PP Kota Batu serta DPMTSP-TK Kota Batu baru melakukan sidak terhadap perumahan Skypark Resort.

Ternyata, sidak beberapa waktu lalu membongkar masalah baru di Kota Batu. Kuasa Hukum Skypark Resort Suwito Joyonegoro SH membenarkan.

Ada oknum yang mengaku-ngaku dari media dan LSM di Kota Batu. Dia menduga mereka sebagai dalang atau intellectual dader.

“Secara harfiah, pelaku merupakan pelaku tindak pidana secara umumnya. Tetapi pelakunya kalangan profesi atau orang yang berpendidikan. Mereka menggunakan intelektualnya dalam melakukan tindak pidana,” katanya, Jumat pagi (25/6).

Sebab, management perumahan Skypark Resort mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Lebih tepatnya hampir di angka kurang lebih Rp 1 miliar rupiah.

Mulanya, perumahan tersebut baru saja melaksanakan pengelolaan lahan management. Kemudian, datanglah oknum Satpol PP yang berinisial WPU.

Kabar Lainnya : Menengok Protokol Kesehatan ala Resort Wisata Batu di Era New Normal.

Oknum ini berjanji bisa membantu mengurus izin di Pemkot Batu. Tetapi, dia meminta dana kurang dari 200 juta rupiah. Perumahan itu akan mendapat bantuan orang berinisial CBU.

Pengelola Skypark Resort berkenalan dengan temannya yang konon sudah biasa urus izin perumahan di Kota Batu.

Hubungan pun berlanjut hingga pengelola Skypark Resort percaya dengan CBU dan oknum satpol PP Kota Batu itu.

Awal tahun 2021, tiba-tiba pengelola Skypark Resort mendapat panggilan dari Kejaksaan Negeri Kota Batu. Ini terkait perizinan Skypark Resort.

Menurut Wito, Di sinilah awal intellectual dader beraksi.

Dugaannya, oknum itu mengaku dari media dan LSM. Oknum ini bekerja sama dengan oknum lain dari lingkungan formal.

“Berinisial AS. Dia bekerja sama dengan orang kami duga oknum aparat penegak hukum dari Kejaksaan Negeri Kota Batu berinisial ES. Ini terkait pemanggilan pengelola Skypark Resot,” ujarnya.

Setelah pulang menghadiri panggilan dari Kejari Kota Batu, sore harinya pengelola Skypark Resort kedatangan tamu. Yaitu CBU dan dua orang oknum yang mengaku dari LSM, berinisial AS di Kota Batu.

“Mereka menawarkan keamanan dan lolos dari jeratan hukum Kejari Kota Batu dengan menakut-nakuti di depan klien,” terangnya.

“Dengan sombongnya si AS ini langsung mengubungi melalui ponselnya orang di seberang sana yang menurut AS sebagai Kasi Intel Kejari Kota Batu. Selanjutnya klien kami dimintai keterangan terkait Skypark Resort beberapa waktu lalu itu,” jelasnya.

Kabar Lainnya : Lembah Indah Usung Edu Resort.

Dengan bujuk rayu serta serangkaian kata-kata bohong lainnya, CBU dan dua oknum LSM tersebut berlaku menyakinkan.

Yakni, perkara surat panggilan permintaan keterangan dari Kejaksaan Negeri Kota Batu tersebut aman dan tidak berlanjut.

Untuk memperlancar aksinya, oknum-oknum tersebut meminta sejumlah dana kepada pengelola Skypark Resort. Yaitu uang tunai sebesar Rp 350 juta dengan imbalan aman.

“Pertama cair sejumlah Rp 120 juta pada malam hari. Penyerahan di sekitaran cafe Jalan Sultan Agung Kota Batu,” terangnya.

“Kemudian, pencarian kedua terjadi hari berikutnya. Yaitu siang hari dengan nilai Rp 230 juta dan total jumlah seluruhnya lunas 350 juta,” lanjtunya.

“Penyerahan uang terjadi di dua tempat yang berbeda. Masing-masing pemberian tersebut ada lengkap saksinya, “ paparnya.

Setelah aksinya berhasil, beberapa waktu kemudian, CBU meyakinkan untuk segera menambah dana sekitar Rp 100 juta. Klaimnya, ini untuk keperluan proses perizinan dan untuk Satpol PP Kota Batu.

Serta dia masih minta sekitar Rp 11 juta sekian. Dengan klaim untuk membeli sepeda gayung Kasatpol PP Kota Batu dan beberapa kegiatan.

Kabar Lainnya : Wisata Kabupaten Malang Tutup Saat Tahun Baru.

“Dugaan, total biaya Skypark Resort kepada CBU dan dua temannya yang mengaku LSM bernama AS plus satu orang lagin yang sudah terdeteksi, adalah kurang lebih Rp 1 miliar,” jelas Wito.

Pengelola Skypark Resort pun kecewa atas sidak eksekutif dan legislatif beberapa waktu lalu terkait izin.

Karena pengelola merasa sudah mengurus izin melalui CBU dan dua orang oknum LSM di Kota Batu tersebut.

“Untuk itu pengelola memasrahkan kami sebagai kuasa hukumnya. Kami meminta maaf kepada seluruh user atau pembeli perumahan yang tidak nyaman dengan berita dan informasi selama ini,” tandasnya.

“Dan kami yakinkan jika pengelola Skypark Resort murni tertipu. Seraya pihak kuasa hukum segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar permasalahan ini segera selesai,” pungkasnya.(har/fir)

Hukrim

Kalah Judi Online, Karyawan Isi ATM Di Malang Curi Rp 498 Juta

Diterbitkan

,

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto (tengah) dan jajarannya saat merilis dua tersangka yang mencuri dari ATM. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Karyawan isi anjungan tunai mandiri (ATM) di Kota Malang nekat mencuri karena kalah judi online.

Polresta Malang Kota pun membekuk dua komplotan pencuri di ATM. Yaitu inisial AF alias Toyib, 33, warga Kecamatan Pagak Kabupaten Malang dan AP, 29, warga Wagir.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto menyebut tersangka AF adalah karyawan vendor pengisian ATM.

“Tetapi, pada Februari 2021, dia terlilit utang, mulai dari utang angsuran finance, pinjaman online dan kalah judi online,” kata Buher kepada wartawan di Mapolresta Malang Kota, Jumat (17/9).

Tumpukan utang membuat Toyib gelap mata. Akhirnya, dia menyusun rencana pencurian sebagian uang di dalam mesin ATM tempatnya bekerja.

Sekira bulan Februari 2021 untuk pertama kalinya Toyib mengajak AP, yang juga tetangganya, untuk menjalankan aksi ini.

Mereka bersama-sama melakukan pencurian uang yang berada di dalam mesin ATM.

Dua tersangka Toyib dan AP, pelaku pencurian dalam ATM hingga Rp 498 juta. (foto : ist)

Modusnya, Toyib mengambil kunci mesin ATM. Kemudian, dia janjian bertemu dengan AP di sekitaran lokasi mesin ATM sasaran.

Sebelum ini, Toyib juga menyerahkan seragam tempatnya bekerja kepada AP. Sehingga, AP akan terlihat seperti karyawan perusahaan pengisian ATM tersebut.

Sesampainya di lokasi mesin ATM sasaran, Toyib berperan sebagai eksekutor. Dia mengambil uang tunai yang berada di dalam mesin ATM tersebut.

Toyib menyalahgunakan kunci dari ruang monitoring perusahaan vendor ATM. Sedangkan AP berada di luar mesin ATM sambil mengawasi situasi sekitar.

Kedua tersangka melakukan aksi seperti ini secara berulang – ulang. Sampai akhirnya, perusahaan tempat Toyib bekerja pun curiga.

Perusahaan ini melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota dengan kerugian total Rp 498.400.000.

Berdasarkan laporan ini, Polresta Malang Kota mendeteksi pencurian terakhir terjadi pada Kamis, 26 Agustus 2021, sekitar pukul 18.47 WIB.

Polisi berhasil mendeteksi, kedua tersangka mencuri dari mesin ATM Jalan Sudanco Supriyadi 135 Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun Kota Malang.

“Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mendapatkan identitas kedua pelaku, dan langsung melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku,” ujar Buher.

Kabar Lainnya : Dilawan Sekuriti, Perampok Gagal Satroni ATM Mandiri Kawi.

Pada Selasa, 31 Agustus 2012, pukul 17.45 WIB, polisi membekuk AP di Wagir Kabupaten Malang.

Kemudian, Rabu, 1 September 2021, pukul 21.00 WIB, Satreskrim Polresta Malang Kota mengamankan Toyib di Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Dari hasil penangkapan ini, Polresta Malang Kota mengamankan sejumlah barang bukti.

Antara lain dua kemeja seragam perusahaan vendor ATM, dua sepeda motor, tiga buah kaset penyimpanan uang ATM, serta uang tunai total Rp 36.6 juta.

Buher menegaskan, kedua tersangka bakal terjerat pasal pencurian pemberatan secara berulang-ulang.

“Kami jerat kedua tersangka dengan pasal 363 KUHP Jo pasal 65 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

YouTuber Idris Urusan Polisi (Lagi), Terjerat Video Pasangan Gancet

Diterbitkan

,

YouTuber Idris Urusan Polisi (Lagi), Terjerat Video Pasangan Gancet
Idris Al Marbawy, Youtuber asal Ngajum Kabupaten Malang yang terjerat kasus hoaks video pasangan gancet. (foto :rjs)

 

KABARMALANG.COM – Nama Youtuber Idris Al-Marbawy, asal Ngajum Kabupaten Malang kembali menuai kontroversi. Dia nampak terlihat di Polres Malang hari ini, Kamis, 16 September 2021.

YouTuber Idris mengakui mendapat panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan setelah kasus videonya masuk laporan polisi.

“Hari ini tadi pemanggilan untuk pemeriksaan,” ucap Idris menjawab pertanyaan wartawan di Mapolres Malang Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Idris mengaku pemeriksaan hari ini masih tentang kasus dugaan penyebaran berita bohong.

“Pemeriksaan, masih perkara yang dulu,” paparnya.

Soal video gancet berbau pornografi, Idris menegaskan, bahwa konten itu murni untuk edukasi masyarakat.

“Kan sudah jelas, dalam disclaimer. Untuk edukasi adanya konten itu,” jawabnya.

Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono melalui Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara’langi mengabarkan adanya agenda pemeriksaan Idris hari ini.

“Kami jadwalkan ada pemeriksaan tambahan. Ini juga untuk melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk dari JPU (jaksa penuntut umum),” terang Donny,  terpisah.

Menurut Donny, penyidik dalam proses melengkapi berkas perkara pemeriksaan. Setelah itu, begitu berkas genap, penyidik akan segera melimpahkannya ke kejaksaan.

“Kalau berkas sudah lengkap, segera akan kita limpahkan ke kejaksaan,” tandasnya.

Sebelum ini, Polres Malang telah menetapkan Idris Al-Marbawy sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong sejak 29 Juni 2021.

Idris terbukti menyebarkan berita bohong atau hoaks. Saat itu, dia mengunggah video berjudul ‘Detik-detik Gus Idris Ditembak Orang Tak Dikenal saat Live Streaming’ 28 Febuari 2021 lalu.

Gus Idris seolah-olah kena tembak orang misterius, melalui sebuah mobil yang sedang berjalan. Video yang masuk ke akun Youtube GIO itu kemudian viral.

Penyidik menjerat Idris dengan Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 01 tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana Junto Pasal 55 KUHP.

Selain Gus Idris, ada satu tersangka lain yakni Yan Firdaus juga kena pasal yang sama.(rjs/yds)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Ancaman Teroris Di Indonesia Disorot Kemenlu Jepang, BNPT Menjawab

Diterbitkan

,

Ancaman Teroris Di Indonesia Disorot Kemenlu Jepang, BNPT Menjawab
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar. (foto : istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Jepang memberi pernyataan soal ancaman teroris di Indonesia sejak Senin (13/9).

Menanggapi pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Jepang terkait ancaman teroris di Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memberi jawaban.

“Kami memaklumi kekawatiran Jepang. Namun pemerintah Indonesia selama ini telah melakukan pencegahan terorisme, penegakan hukum, dan kerja sama internasional sesuai mandat Undang-Undang No 5 Tahun 2018,” ujar Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar, Rabu (15/9) dalam siaran pers.

Sebelum ini, Jepang, Senin (13/9/2021) memperingatkan kemungkinan serangan yang berdampak pada warga negara Jepang.

Peringatan itu berlaku untuk warga negara Jepang di Indonesia, Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Myanmar.

Lansiran ABCNews, peringatan itu menimbulkan kebingungan di beberapa negara tersebut.

Negara-negara ini, termasuk Indonesia, tidak mengetahui ancaman semacam itu, atau rincian dari Jepang mengenai sumber informasinya.

Boy pun mengimbau semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan bersama terhadap seluruh ancaman aksi teror, kapanpun dan di manapun.

“Perlunya kewaspadaan bersama. Karena jaringan terorisme terus berupaya untuk melaksanakan aksinya di ruang publik,” katanya.

BNPT sejak awal telah melakukan pencegahan. Yaitu kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi.

Pertama, kesiapsiagaan nasional artinya menguatkan pemahaman ideologi Pancasila kepada masyarakat rentan dan juga masyarakat secara umum.

Kabar Lainnya : Dugaan Danai Teroris JI, Kotak Amal Disisir.

Kedua, meningkatkan kemampuan aparatur agar tidak terpapar paham radikal terorisme.

Ketiga, melakukan perlindungan terhadap objek vital, fasilitas umum, termasuk di dalamnya rumah ibadah.

Selanjutnya, mengembangkan kajian terorisme secara komprehensif.

Setelah itu, pemetaan daerah rawan radikal terorisme.

Ada pula pencegahan melalui kontra radikalisasi merupakan upaya untuk menghentikan penyebaran paham radikal terorisme.

BNPT melaksanakan kontra ideologi, kontra narasi, serta kontra propaganda kepada orang atau kelompok orang yang rentan terpapar paham radikal terorisme secara langsung atau tidak langsung.

Melalui deradikalisasi, BNPT bersama komponen terkait berupaya untuk menghilangkan atau mengurangi, serta membalikkan pemahaman radikal terorisme yang telah terjadi.

Sehingga tersangka, terdakwa, terpidana, narapidana, mantan narapidana, dan orang atau kelompok orang yang sudah terpapar dapat kembali ke masyarakat.

Pencegahan ini melibatkan seluruh komponen bangsa. Ini bukan cuma tugas BNPT dan aparat terkait.

Tetapi masyarakat, baik akademisi, praktisi, tokoh agama, tokoh masyarakat yang bermitra dengan BNPT juga punya peran.

Preventive justice (pencegahan melalui penegakan hukum) telah bergulir.

Sejak bulan Januari 2021 sampai September 2021 sebanyak 320 orang lebih telah mendapat penindakan Densus 88. Secara kuantitas, aksi teror di Indonesia berkurang.

Kemudian, BNPT juga telah menjalin kerja sama dengan entitas internasional. Baik bersama negara sahabat, maupun organisasi kawasan dan internasional.

BNPT melakukan ini dalam rangka melindungi Indonesia dari ancaman terorisme global. Melalui upaya ini, BNPT melakukan penanggulangan dari hulu ke hilir.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca
Ucapan Hari Pelanggan Nasional Dari PDAM Tugu Tirta
Iklan Cukai Pemkot Malang

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com