Connect with us

Edukasi

Prodi Ilmu Komunikasi UMM Raih Sertifikasi Internasional AUN-QA

Published

on

IMG 20210531 061312
Proses pembelajaran di Prodi Ilmu Komunikasi UMM (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) baru saja meraih sertifikasi dari ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA).

Kaprodi Komunikasi UMM, M Himawan Sutanto membenarkan. Ini merupakan satu-satunya prodi komunikasi kampus swasta di Indonesia yang memperoleh pengakuan secara internasional ini.

“Capaian kali ini merupakan yang terbaru. Sebelumnya, prodi kami telah tiga kali berturut-turut memperoleh Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT),” ujar Himawan, Minggu (20/5).

“Selain itu mahasiswanya juga terus mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” sambungnya.

Komunikasi UMM meraih  sertifikasi AUN QA setelah melalui proses yang panjang. Bagi Komunikasi UMM, semua persyaratan sebenarnya sudah memenuhi syarat tinggal secara administratifnya saja.

Pengumpulan berkas dan dokumen sebagai bukti pelaksanaan reformasi kurikulum, tracing studi pada para alumni dan pemangku kepentingan.

Lalu terkait kerjasama dengan dunia industri dan dunia usaha, serta kesesuaian antara visi misi dengan implmentasi pembelajaran.

Lebih lanjut Himawan mengatakan prodinya memiliki beberapa keunggulan. Yakni sebagai prodi terakreditasi A tiga kali berturut-turut. Sekaligus sebagai prodi Komunikasi terbaik versi Majalah Mix Marketing.

“Plus para mahasiswanya yang mengukir prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Sekprodi Komunikasi UMM Widiya Yutanti sepakat. Keunggulan lainnya dari prodi komunikasi UMM yaitu memelopori praktikum mahasiswa dengan real client dari kalangan industri maupun dunia bisnis.

Dalam hal ini mahasiswa harus mampu memperoleh pengakuan dari stakeholder sungguhan secara langsung melalui praktikum.

“Kalau praktikum film ya harus film sungguhan dan masuk di festival bergengsi. Kalau bikin berita juga harus viral dan memiliki nilai jurnalisme yang tinggi” terang Widiya.

“Kalau jadi konsultan PR (public relation) ya harus dengan klien sungguhan, memberi solusi atau mengembangkan usaha yang menjadi mitranya,” tambahnya.

Salah satu karya kolaboratif dan kreatif mahasiswa Komunikasi UMM adalah Kampung Warna Warni Jodipan yang fenomenal itu.

Karya ini menjadi viral lantaran mahasiswa mampu menyulap kampung kumuh menjadi destinasi wisata yang bernilai ekonomis dan pelestarian lingkungan. Juga budaya masyarakat yang berubah drastis menjadi lebih bersih dan tertib.

Keunggulan berikutnya adalah kreativitas mahasiswa tak hanya terwadahi dalam praktikum di laboratorium tetapi juga di klub-klub peminatan. Ada klub jurnalisme, PR dan sinematografi.

Melalui wadah-wadah inilah mahasiswa dapat pembinaan untuk berkarya dan mengikuti berbagai kompetisi. Tak heran pembinaan ini memperoleh capaian prestasi tingkat nasional maupun internasional.

“Berkat prestasi inilah banyak perusahan atau lembaga penyelenggara kompetisi yang merekrut lulusan kami,” akhirnya. (fat/fir)

Advertisement

Terpopuler