Connect with us

Politik

Nasib Golkar-NasDem, Yang Kehilangan Kursi Wabup Malang

Diterbitkan

,

Plt Bupati Malang Sanusi

Kabarmalang.com – Parpol pengusung Rendra Kresna-Sanusi di Pilbup Malang 2015, terpaksa harus kehilangan kursi Wakil Bupati. Masalahnya, sampai hari ini status Sanusi masih sebagai Plt Bupati menggantikan Rendra Kresna. Sementara, masa jabatan tinggal 16 bulan.

Sekedar diketahui, Rendra Kresna-Sanusi menjadi pasangan pemenang Pilbup 2015. Mereka diusung oleh NasDem, PKB, dan Partai Golkar.

Sejak Rendra Kresna non aktif sebagai Bupati Malang. Sanusi menggantikan sebagai pucuk pimpinan di Pemkab Malang dengan status Plt Bupati.

Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan DPD GolkarKabupaten Malang, Kusmantoro Widodo mengaku,
partainya sudah menyiapkan dua nama untuk diajukan sebagai Wabup, Juli lalu.

Pengajuan nama, berdasarkan Golkar sebagai partai pengusung yang memiliki hak untuk merebutkan jabatan Wabup, selain dari Partai NasDem.

“Dua nama sejak Juli lalu, sudah kita siapkan. Harapannya, bisa menjadi topik pertimbangan bersama parpol pengusung. Namun, deadline waktu sudah habis. Posisi Wabup bakal kosong, sampai masa jabatan Pak Sanusi berakhir pada Febuari 2021 mendatang,” ungkap Kusmantoro, Senin (2/9).

Dia menjelaskan, posisi Wabup bisa diajukan ke DPRD Kabupaten Malang, ketika masa jabatan kepala daerah kurang dari 18 bulan. Aturan yang mengikat itu, tak berlaku di Pemkab Malang.

“Karena sampai hari ini, status Bupati Malang belum definitif, masih Plt. Untuk itu, sangat tidak mungkin, adanya Wabup,” tuturnya.

Menurut dia, ini merupakan kerugian bagi Partai Golkar. Sebagai pengusung Rendra- Sanusi di Pilbup 2015 lalu. Dan, tidak ada langkah apapun, yang bisa diperbuat.

“Kalau kemarin, pelantikan bupati definitif. Bisa dipercepat, maka peluang untuk menduduki kursi Wabup masih ada. Jika begini statusnya mengambang. Karena Plt tidak bisa mengeluarkan kebijakan strategis,” keluhnya.

Kusmantoro menambahkan, sesama parpol pengusung, tidak ada pembicaraan serius mengenai hilangnya kursi Wabup, untuk mendampingi Sanusi sampai akhir masa jabatannya.

“Tidak ada, pembicaraan mengenai itu. Makanya Golkar, lebih akan memikirkan kesiapan memenangkan Pilbup 2020 mendatang. Tentunya dengan berkoalisi, karena hanya memiliki 8 kursi di DPRD Kabupaten Malang,” cetus Kusmantoro.

Sebelumnya, DPD Partai NasDem Kabupaten Malang hanya bisa pasrah, ketika peluang mendapatkan kursi Wabup hilang.

Plt Bupati Malang kini dijabat oleh Sanusi, yang menggantikan Bupati Malang non aktif Rendra Kresna karena perkara hukum. Adanya keputusan hukum tetap (inkracht) terhadap Rendra Kresna, langsung direspon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk mengajukan penetapan Bupati Malang definitif kepada Kemendagri 2 Juli 2019 lalu.

Pengajuan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.35-595 tahun 2016 dan Nomor 132.35-596 dengan tahun yang sama (2016), mengangkat Rendra Kresna dan Sanusi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Malang periode 2016-2021.

 

 

Penulis : Rajendra Sulaiman

 

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Suryadi, Anggota DPRD Kota Malang Tuntaskan S2 Di UB

Diterbitkan

,

Suryadi, Anggota DPRD Kota Malang Tuntaskan S2 Di UB
Suryadi SPd MM, anggota DPRD Kota malang Komisi D fraksi Golkar. (Foto : Suryadi for Kabarmalang.com)

 

KABARMALANG.COM – Universitas Brawijaya program Pasca Sarjana kembali menggelar wisuda secara online dan offline.

Salah satu Anggota DPRD Komisi D Kota Malang, Suryadi turut hadir di acara tersebut.

Tetapi, dia bukan menjadi tamu undangan seperti biasanya melainkan menjadi peserta wisuda. Politisi muda dari partai Golkar itu resmi menyandang gelar magister.

Suryadi telah mengikuti prosesi wisuda UB periode VII, Sabtu (10/4) pukul 08.00 WIB. Sehingga, sekarang Suryadi sudah resmi bergelar magister manajemen (MM).

Dia menjadi satu dari peserta wisudawan wisudawati sebanyak 987 orang. Pria melineal ramah dan kharismatik ini bersyukur bisa menyelesaikan studi magisternya.

Ini merupakan perjuangan panjang dengna doa, usaha, istiqomah, ketekunan dan keikhlasan.

“Tanpa itu, tidak akan mungkin bisa meraih gelar ini. Mustahil menjadi kenyataan karena seabrek kesibukan kami. Baik sebagai legislator maupun Ketua Karang Taruna Kota Malang,” tandas Suryadi.

Suryadi yang menempuh S-1 nya di IKIP Budi Utomo Malang. Dia kembali melanjutkan studinya di FIA Magister Manajemen Pendidikan Tinggi UB Malang sejak 2016.

Sederet aktivitas kesibukannya rupanya tidak mengganggu saat melakukan kajian dan penelitian. Kesibukan juga tidak menghentikan niat Suryadi menyelesaikan tesis tepat waktu.

Dia menyelesaikan tesis dengan judul Manajemen Pengembangan Kelembagaan dan Budaya Akademik Pada Perguruan Tinggi Swasta Menuju Good University Governance (Studi di IKIP Budi Utomo Malang).

“Setiap melaksanakan tugas sebisa mungkin saya kerjakan dengan sepenuh hati dan tanpa punya beban. Saya juga berusaha update keilmuan dengan memperkaya topik dari dosen pembimbing dan penguji,” sambungnya.

Suryadi menerangkan bahwa di era kompetitif dan digitalisasi, tuntutan membekali diri dengan ilmu pengetahuan semakin tinggi.

Dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), kecakapan diri haruslah komplit. Dia juga harus mampu merespon keadaan dan mampu beradaptif dengan kondisi zaman saat ini.

Kabar Lainnya : Suryadi Terpilih Jadi Ketua Karang Taruna Kota Malang.

Karena manusia harus mempunyai bekal dalam melangkah, baik itu sebagai pejabat atau karyawan, staf, ASN maupun masyarakat pada umumnya.

“Kita coba lihat umur tidak menjadi halangan untuk belajar melanjutkan studi pendidikan menurut kompetensi bidangnya,” tandasnya.

Dia ingin mengikhtiarkan diri bahwa usaha kerja keras, cerdas dan ikhlas dalam pendidikan menjadi syarat mutlak. Supaya, dia bisa bersaing dalam ide dan gagasan serta kecakapan di era milenial.

Politisi muda tersebut juga mengungkapkan bahwa menjalani pendidikan sambil mengabdi kepada masyarakat menjadi perjuangan tersendiri baginya.

Tetapi, ini menjadi pengalaman unik yang justru memacu motivasi tersendiri.

Dia juga menuturkan setiap turun ke lapangan bertemu masyarakat ia kerap mendapat doa banyak orang.

Sehingga ia meyakini kunci sukses seorang manusia berdasarkan tiga hal. Yaitu adanya niat, kesempatan dan kesiapan tulus melakukan ibadah dan doa.

Doa ini berasal dari dirinya sendiri dan juga orang lain. Semakin sibuk pekerjaannya, Suryadi semakin fokus menyelesaikan studi tepat waktu.

“Harapan saya di masa mendatang adalah mendapat kesempatan untuk menempuh studi selanjutnya di luar negeri. Saya tidak akan pernah berhenti untuk mengabdi terhadap masyarakat di manapun dan kapanpun,” tutupnya.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca

Politik

Ultah Ke-107 Kota Malang, Tokoh Perempuan Ngalam : Ini Momen Bersatu

Diterbitkan

,

Ultah Ke-107 Kota Malang, Tokoh Perempuan Ngalam : Ini Momen Bersatu
Laily Fitriyah Liza Minnelly, Ketua DPD Perindo Kota Malang dan tokoh perempuan. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COMKota Malang akan memperingati hari ultah ke-107 pada 1 April 2021 lusa. Tokoh perempuan Bhumi Ngalam, Laily Fitriyah Liza Minnelly pun menegaskan sekarang adalah momen bersatu.

“Sekarang momentum merajut asa bersatu menghadapi era kini. Karena, tahun ini tidak begitu berbeda dengan setahun silam,” ujarnya, Selasa malam (30/3).

Kabar Lainnya : Masa Pandemi Momen Tepat Rebo Wekasan.

Menurutnya, kunjungan covid-19 ke tanah air tak kunjung berakhir. Kota Malang tercinta pun terdampak olehnya.

Euforia ultah ke-107 Kota Malang tak begitu tampak dalam memperingati hari suka cita. Namun, masyarakat harus memendam rasa untuk berpesta bagi kota.

“Kini Kota Malang menginjak usia 107 tahun. Tentunya semakin kenyang menghadapi dinamika,” tandas Ketua DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kota Malang itu.

Mengusung semangat peduli dan berbagi, dia yakin Kota Malang masih ada harapan. Nelly menyebut harapan ini tentunya dapat menjadi pelecut membangkitkan asa untuk bangkit bersatu kembali.

“Semua elemen masyarakatnya semakin peduli. Pemerintahnya juga lebih peka terhadap kondisi masyarakat saat ini,” ringkasnya.

Kabar Lainnya : Ormas Malang Bersatu Kecam Anarkisme.

Hanya dengan saling berbagi dan bahu-membahu, Kota Malang bisa bertahan menghadapi tantangan masa kini.

“Akhir kata, selamat ulang tahun Kota Malang tercinta. Semakin kuat menghadapi dinamika, jaya selalu. Semoga semua akan menjadi lebih baik dan kembali normal kembali,” tutupnya.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca

Politik

DPD Golkar Kota Malang Gelorakan Beli Beras Langsung Dari Petani

Diterbitkan

,

DPD Golkar Kota Malang Gelorakan Beli Beras Langsung Dari Petani
Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko bersama Suryadi, Anggota DPRD Fraksi Golkar sambangi tempat penggilingan padi di Kelurahan Lesanpuro. (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – DPD Partai Golkar Kota Malang menggelorakan gerakan membeli beras langsung dari petani. Karena itu, Golkar Kota Malang mengunjungi sebuah tempat penggilingan padi, Selasa (30/3).

Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko bersama Suryadi, Anggota DPRD Fraksi Golkar menyambangi tempat penggilingan padi di Kelurahan Lesanpuro.

“Kegiatan hari ini saya bersama dengan teman-teman mendatangi tempat penggilingan padi. Itu spontanitas. Saya ingin tahu kondisi yang terjadi saat panen awal ini,” ujar Sofyan Edi, Selasa (30/3).

Kabar Lainnya : Gagal Panen, Harga Cabai Kota Batu Melambung Tinggi.

Bung Edi, sapaannya, bersama Suryadi  memborong ratusan beras dalam kunjungan mereka tersebut. Selanjutnya mereka akan menyalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kita (Golkar) memang menggerakan seluruh potensinya di seluruh Indonesia untuk membeli gabah dari petani. Itu sangat efektif, karena ada range harga petani dan tengkulak,” jelas Wakil Wali Kota Malang tersebut.

Menurut Bung Edi, jika membeli langsung dari petani maka sebetulnya bagian dari membantu stabilitas harga yang cukup menguntungkan bagi petani.

“Oleh karena itu, karena ini program bagus, maka kita jalankan. Semoga keluarga besar Golkar bisa mematuhi gerakan ini dalam rangka meringankan beban bagi petani,” akhirnya.

Suryadi yang juga Badan Pemenangan Pemilu Dapil DPD Golkar sepaham. Golkar mendistribusikan ratusan beras kepada masyarakat.

“Maka kami membeli langsung (beras). Kami memberikan kepada masyarakat, dan juga kepada kader-kader Partai Golkar di kota Malang ini,” terangnya.

Suryadi mengatakan Golkar menjadi teladan untuk berkomitmen selalu bersama masyarakat. Terutama Golkar mendukung program kerja Presiden Jokowi, yakni pencanangan membeli produk-produk lokal.

“Ini masih awal, tentu akan berlanjut. Kami lakukan di berbagai titik di Kota Malang agar merata. Saya target seoptimal mungkin, karena saat ini adalah masa panennya petani,” jelasnya.

Golkar Kota Malang usai sambangi tempat penggilingan padi, lalu membagikan ratusan beras kepada warga Kelurahan Lesanpuro, di Balai RW 01 Kelurahan Lesanpuro.

“Alhamdulillah masyarakat cukup gembira dan bahagia, apalagi di saat seperti ini bjtuh uluran tangan,” tuturnya.

“Saya atas nama fraksi Golkar, menjadi keharusan untuk berbagi saat hadir di tengah-tengah masyarakat. Ini bentuk kepedulian kami,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Ucapan HUT Kota Malang Ke 107
Advertisement Iklan Ucapan HUT Kota Malang Ke 107

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com