Connect with us

COVID-19

Vaksinasi Drive Thru Lansia Terlaksana Di Mini Block Office Kota Malang

Diterbitkan

,

Vaksinasi Drive Thru Lansia Terlaksana Di Mini Block Office Kota Malang
Agenda vaksinasi drive thru untuk lansia di Kota Malang berlangsung di halaman mini block office (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COMPemkot Malang memperingati HUT ke 107 Kota Malang dengan melaunching vaksinasi lansia menggunakan sistem drive thru, Kamis (1/4).

Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif membenarkan. Vaksinasi lansia dengan sistem drive thru terhelat di halaman mini block office Kota Malang.

Sejak pukul 09.30 WIB mulai tampak kendaraan roda 4 memasuki kawasan vaksinasi drive thru. Kemudian, satu persatu mobil antre untuk proses vaksinasi.

Dinkes menyediakan 4 tenda vaksinasi drive thru. Tenda satu untuk registrasi. Lalu tenda ke dua untuk screening kesehatan.

Selanjutnya tenda ketiga tempat untuk suntik vaksin. Para lansia cukup berada di dalam kendaraan saja. Sementara, vaksinator tinggal menyuntik vaksin dari luar kendaraan.

Usai vaksinasi di tenda ketiga, kendaraan milik lansia bergeser. Mereka menuju tenda empat untuk mengambil kartu hasil vaksinasi. Kemudian, petugas melakukan observasi.

Husnul mengatakan vaksinasi drive thru lansia hanya tergelar satu hari saja. Dinkes menyediakan kuota 80 vial vaksin.

“Ini untuk menyambut HUT Kota Malang. Karena memang areanya kecil, dan keterbatasan vaksin,  jadi pesertanya sangat terbatas,” ujar Husnul kepada wartawan, di Mini Block Office, Kamis (1/4).

Selain itu, para peserta yang mengikuti vaksinasi ini terbatas. Mereka telah mendaftarkan diri melalui aplikasi Diskominfo Kota Malang.

“Karena memang kita batasi jumlahnya. Ketika sudah memenuhi kuota, maka kita tutup. Pemkot hanya sediakan 80 (vial vaksin),” ujarnya.

Setelah suntikan pertama, mereka tidak vaksinasi drive thru lagi. Selanjutnya mereka akan vaksinasi kedua di Dinkes Kota Malang. Mereka harus menunggu jeda 28 hari usai suntikan pertama.

Husnul menuturkan vaksinasi lansia bukan cuma drive thru. Vaksinasi untuk lansia akan terlaksana di setiap fasilitas kesehatan di Kota Malang.

“Nanti lansia bisa mengakses di 16 puskesmas. Karena keterbatasan vaksin, pelaksanaannya (vaksinasi lansia) bertahap,” terang Jubir Satgas Covid-19 Kota Malang itu.

Syarat untuk vaksinasi lansia di puskesmas adalah mendaftarkan diri di puskesmas tersebut. Ketika stok vaksin sudah tersedia, kader-kader puskesmas di setiap wilayah akan mengabari info vaksinasi.

Kabar Lainnya : Vaksinasi Lansia Sudah Mulai, 62 Orang Suntik Di Sukun Kota Malang.

Wakil I DPRD Kota Malang H. Abdurrahman memberikan testimoni. Dia turut serta dalam proses vaksinasi lansia dengan sistem drive thru.

“Saya tidak gemetar. Saya malah merasa merasa gembira dan tertawa, tidak takut,” ungkapnya.

Wakil I DPRD Kota Malang H. Abdurrahman menunjukkan kartu telah mengikuti vaksinasi lansia (Foto: Fathi)

Abdurrahman sendiri telah berusia 62 tahun. Dia mengikuti vaksinasi drive thru karena Wali Kota Malang, Sutiaji.

Dia mengharap masyarakat Kota Malang tidak ragu suntik. Abdurrahman juga meminta masyarakat menyukseskan program vaksinasi covid-19 itu.

“Semoga program vaksin ini di Kota Malang betul-betul menjadi kepercayaan masyarakat Kota Malang. Karena vaksinasi menyehatkan masyarakat Kota Malang,” akhirnya.(fat/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

COVID-19

Wajibkan Masker, Aparat Kedungkandang Tegur Pelanggar Di Lesanpuro

Diterbitkan

,

Wajibkan Masker, Aparat Kedungkandang Tegur Pelanggar Di Lesanpuro
Petugas di Lesanpuro saat memberi teguran dan mendata pelanggar prokes. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pelaksanaan operasi yustisi Kota Malang tergelar pagi tadi, Sabtu(17/4).

Operasi ini menegakkan disiplin dan penertiban prokes wajib masker di wilayah Kelurahan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang.

Panit Lantas Polsek Kedungkandang Ipda Dandu Iswanto, memimpin apel persiapan operasi pukul 08.30 WIB. Sementara, pasukan gabungan terdiri dari TNI Polri dan jajaran Pemkot Malang.

Titik operasi adalah di depan kantor Kelurahan Lesanpuro kedungkandang.

Ipda Dandu Iswanto mewakili Kapolsek Kedungkandang. Kemudian, Bati Bhakti TNI Pelda Sri Purwanto mewakili Danramil.

Lurah Lesanpuro Suwandi hadir bersama SekLur Nico Dadik Prayoga. Termasuk Kasi Trantib Lesanpuro Lilik.

Babinsa Lesanpuro Serda Syamsuri, Bhabinkamtibmas Lesanpuro Aiptu Abdul Hadi dan Satpol PP Kota Malang juga standby di lokasi.

Kabar Lainnya : Sikat HP Teman, Kawanan Remaja Lesanpuro Ditangkap Polisi.

Tim gabungan menyisir pengguna jalan yang melintas di depan Kelurahan Lesanpuro Jalan Ki Ageng Gribig Kecamatan Kedungkandang.

“Kegiatan operasi gabungan ini bertujuan menegakkan disiplin dan menertibkan prokes wajib masker,” ujar Bati Bhakti TNI Pelda Sri Purwanto.

Petugas memakai sejumlah aturan untuk mendasari operasi. Misalnya Inpres No.6, perda No.2 tahun 2020, Pergub No.53 tahun 2020 dan Perwali No.30 tahun 2020.

Operasi yustisi melakukan penindakan dan pembagian masker kepada masyarakat dan pengendara roda dua dan empat.

Pukul 10.00 WIB, Operasi yustisi dan pembagian masker selesai. Total pelanggaran tidak memakai masker 15 orang dan tidak pakai helem 10 orang.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Kantor Kelurahan Tlogowaru Jadi Titik Operasi Prokes Dan PPKM Mikro

Diterbitkan

,

Kantor Kelurahan Tlogowaru Jadi Titik Operasi Prokes Dan PPKM Mikro
Petugas gabungan saat operasi di depan Kelurahan Tlogowaru Kedungkandang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pelaksanaan operasi yustisi dalam rangka penegakan disiplin dan penertiban prokes kembali bergulir di Kedungkandang.

Kali ini, petugas menyasar jalanan depan kantor Kelurahan Tlogowaru untuk melaksanakan operasi yustisi.

Operasi pun terlaksana pada Kamis (15/4) mulai pukul 09.00 sampai 10.00 WIB.

Sejak pagi, petugas sudah standby di Jalan Raya Tlogowaru No 119 Kecamatna Kedungkandang Kota Malang.

Petugas menggunakan empat dasar hukum untuk menegakkan prokes dan PPKM mikro.

Pertama, Inpres No 6 tahun 2020, kemudian Pergub No 53 tahun 2020, setelah itu Perwali No 30 tahun 2020 dan SE Wali Kota Malang nomor 1 tahun 2021.

Kanit Sabhara Ipda Yulianto beserta 15 anggota Polsek Kedungkandang menjalankan operasi. Hadir juga, Sertu Heru Baskoro dari Koramil Kedungkandang.

Kemudian, Aiptu Bambang Bhabinkamtibmas Tlogowaru, 6 orang Satpol PP Kota Malang dan 5 staf kelurahan
Tlogowaru.

Kami menjalankan operasi penegakan disiplin di depan Kelurahan Tlogowaru dengan sasaran pengguna jalan dan pengendara,” ujar Sertu Heru Baskoro.

Petugas menegur pengguna jalan yang tidak memakai masker. Tetapi, petugas juga memberikan masker secara gratis kepada mereka.

“Operasi selesai pukul 10.00 WIB. Semoga kegiatan ini bisa menekan penyebaran covid-19 di Kota Malang, khususnya di wilayah Tlogowaru,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Operasi Yustisi Di Madyopuro, 85 Persen Warga Paham Ada PPKM

Diterbitkan

,

Operasi Yustisi Di Madyopuro, 85 Persen Warga Tahu Ada PPKM
Operasi yustisi di Madyopuro Kedungkandang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COMPemkot Malang dan TNI Polri melaksanakan operasi penegakan PPKM skala mikro di wilayah Kelurahan Madyopuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Rabu pagi (14/4) pukul 09.00 Kanit Lantas Iptu Sutadi memimpin operasi setelah mengambil apel untuk pasukan gabungan.

Pelaksanaan operasi yustisi fokus memberikan imbauan pada warga masyarakat agar selalu memakai masker. Petugas juga mengingatkan warga untuk selalu disiplin menggunakan protokol kesehatan 3M.

Selain itu petugas membagikan masker kepada pengguna jalan, dan warga yang tidak bermasker.

Giat operasi ini melibatkan Panit Binmas Ipda Prayogo, Lurah Madyopuro, Babinsa Madyopuro Serma Sinto, Babinkamtibmas Madyopuro, Kasi trantib dan Satpol PP Kedungkandang.

Kegiatan operasi yustisi selesai pukul 10.00 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Serma Sinto Babinsa Madyopuro Koramil Kedungkandang mengatakan bahwa tindakan operasi yustisi, yaitu memberikan teguran lisan.

Petugas juga pendataan terhadap pelanggar protokol kesehatan, serta memberikan edukasi tentang prokes terutama 3M.

“Dari hasil pantauan operasi prosentase kesadaran masyarakat terhadap pencegahan covid-19 akan adanya penegakan disiplin pemberlakuan PPKM di wilayah Madyopuro mencapai 85 persen,” ungkap Sinto.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com