Connect with us

Peristiwa

Wanita Meninggal Di Ngliyep : Antara Angin Duduk Dan Ritual Pesugihan

Published

on

Wanita Meninggal Di Ngliyep : Antara Angin Duduk Dan Ritual Pesugihan
Petugas kepolisian saat mengevakuasi korban penginapan pantai Ngliyep. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Polisi memiliki dugaan penyebab kematian wanita meninggal di Ngliyep. Vonny Mangundap, 50, dugaannya meninggal karena angin duduk.

Wanita meninggal di Ngliyep merupakan warga Sukun, Kota Malang. Dia beralamat di Villa Bukit Tidar.

Selasa malam (30/3) jenazahnya tergeletak di penginapan pantai Ngliyep. Pantai itu terletak di Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Kabar Lainnya : Janjikan Samurai, Warga Pujon Kuras Korban hingga 18 Miliar.

Karena itu, polisi menduga wanita ini bukan korban pembunuhan. Kapolsek Donomulyo, AKP Didik Dwiyanto membenarkan.

Hasil otopsi korban di RSSA sudah keluar. Dia juga memastikan tidak ada bekas penganiayaan terhadap korban.

“Dugaan terkuat kami korban meninggal akibat angin duduk,” ungkapnya, Rabu (31/3).

Kabar Lainnya : Wanita Pengendara Motor Tewas Seruduk Pohon.

Pasalnya, sebelum tewas, korban sempat mengaku masuk angin. Dia mengaku masuk angin kepada salah satu teman prianya.

Sehingga teman prianya itu berusaha mencari obat. Teman tersebut pergi ke luar wilayah penginapan mencari obat.

“Ketika kembali, korban sudah meninggal dunia,” ringkasnya.

Namun, faktanya, polisi mendapatkan keterangan lain. Sebelum tewas, korban datang bersama dengan 3 teman prianya.

Kabar Lainnya : Tiga Kali Cabuli Anak Teman, Seorang Pria Diamankan Polisi.

Senin (29/3) mereka datang sekitar pukul 04.00 WIB. Kemudian, mereka bertujuan untuk mencari pesugihan.

“Jadi setelah ritual, Senin siang 2 orang temannya pulang. Hanya tersisa korban dan satu teman prianya itu,” kata Didik.

“Saat ini korban sudah kembali kepada keluarganya,” akhirnya.(im/yds)

Advertisement

Terpopuler