Pemerintahan
Vaksinasi Lansia Terbatas, Penyandang Komorbid Pasti Absen

KABARMALANG.COM – Vaksinasi lansia 1 April 2021 nanti di Kota Malang terbatas. Tidak semuanya bisa ikut suntik vaksin karena komorbid.
Dyah Inarsih, Kasie Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kota Malang, membenarkan. Menurutnya, lansia penyandang komorbid pasti absen.
“Lansia banyak komorbid. Ada penyakit tertentu yang mana tidak bisa mengikuti vaksinasi,” jelasnya kepada Kabarmalang.com, Senin (22/3).
Kabar Lainnya : Vaksinasi Lansia Kota Malang 1 April, Info Tersedia Di Aplikasi Halodoc.
Data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS), jumlah lansia di Kota Malang sebanyak 125 ribu orang.
Kemudian, Dinkes Kota Malang juga mendata lansia Oktober 2020 lalu. Tercatat ada 75.044 lansia di Kota Malang.
“Lansia di Kota Malang, realnya ada 75.044. Itu kemarin pada Oktober 2020, mungkin sekarang ya tambah dikit-dikit lah,” ringkasnya.
Dyah menuturkan tidak semua lansia tersebut bisa mengikuti vaksinasi. Karena adanya faktor komorbid.
Sehingga, vaksinasi lansia terbatas bagi non komorbid. “Jadi mungkin kurang dari 75 ribu itu. Karena dikurangi yang sakit,” ungkapnya.
Data lansia Kota Malang pun sudah tercatat di dashboard Kemenkes RI. Yakni, ada 46 ribu lansia untuk ikut vaksinasi.
“Data lansia kita masih segitu. Untuk proses vaksinasi juga akan menyesuaikan ketersediaan vaksin yang datang. Otomatis akan bertahap,” terangnya.
Dyah mengatakan saat ini stok vial vaksin di Dinkes sudah habis. Dia masih menunggu distribusi vaksin selanjutnya.
Apa lagi, stok vaksin bukan cuma untuk lansia. Tetapi juga pelayan publik juga.
Kabar Lainnya : Vaksinasi Lansia Malang Kota Drive Thru Di Sekitar Bundaran Tugu.
Dyah memisalkan, ada 10 ribu stok vial vaksin datang. Tidak semuanya untuk lansia.
“Jadi 5000 vial untuk lansia, lalu 5000 vial lagi untuk pelayanan publik. Karena dua dosis, berarti yang suntik cuman 2500 lansia,” ungkap mantan Kasie Kesga dan Gizi Dinkes tersebut.
Dyah sendiri belum bisa memastikan apakah akan menggunkan vaksin sinovac. Atau, vaksin astra zeneca dan vaksin lainnya.
Dyah juga menambahkan bahwa vaksinasi lansia berbeda dengan yang lain. Dosis kedua bagi lansia adalah 28 hari setelah suntikan pertama.
“Kalau lansia itu 4 minggu atau 28 hari. Tetapi kalau kita masih muda itu dua minggu. Karena pembentukan antibodi di lansia lebih lambat,” akhirnya.(fat/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























