Connect with us

Pemerintahan

Wali Kota Malang Pastikan Pemerintahannya Responsif Gender

Diterbitkan

,

Wali Kota Malang Pastikan Pemerintahannya Responsif Gender
Wali Kota Malang Sutiaji dan Ketua TP PKK Widayati Sutiaji. (Foto : Humas Pemkot Malang)

 

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang Sutiaji pastikan pemerintahannya responsif gender. Sutiaji menegaskan ini saat menjadi narasumber proses verifikasi lapangan Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

Verifikasi APE sendiri tergelar secara online di NCC Kota Malang. Penghargaan ini terkait dengan pencapaian Pengarus Utamaan Gender (PUG) di Kota Malang.

“Jadi kepedulian pemerintah kepada gender. Gender ndak perempuan saja. Semua kolaborasi maka semua harus hadir. Komitmen kita sudah tinggi,” ujar Sam sutiaji sapaan akrabnya, Senin (22/3).

Wali Kota Malang juga pastikan, komitmen ini tercantum dalam misi pemerintahannya. Yakni, mewujudkan kota yang rukun dan toleran. Berazaskan keberagaman dan keberpihakan terhadap masyarakat rentan dan gender.

Proporsi penduduk perempuan Kota Malang lebih banyak dibandingkan laki-laki. Dengan jumlah prosentase 50,68  persen dari 843.810 jiwa penduduk.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Malang tahun 2020 tercatat 81,45. Angka IPM Kota Malang berada di atas IPM Jawa Timur yang baru menyentuh angka 71,71.

Capaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kota Malang sudah tinggi 94,72 pada tahun 2019. Kemudian, angka capaian Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) sudah pada nilai 78,11.

Perkembangan Pengarus Utamaan Gender (PUG) di Kota Malang sudah komplit. Ini mencakup komitmen, kebijakan, kelembagaan, sumber daya, data, sistem informasi, KIE dan peran serta.

“Alhamdulillah, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Malang terus menurun dan semua tertangani,” ujar Sutiaji .

Tercatat pada tahun 2017 ada 67 kasus. Tetapi, seiring bertambah tahun trennya menurun sehingga pada tahun 2020 tercatat ada 51 kasus.

Kabar Lainnya : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Siap Bekerjasama Dengan DPP GMNI.

Kota Malang juga sudah membuat terobosan PUG sebagai Kota Malang yang sarat muatan keperpihakan gender. Misalnya, sepasar pedas, top 45 Sinovik kemenpan RB tahun 2020.

Kemudian, musrenbang tematik perempuan, tercatat 53 % usulan terakomodir dalam tindak lanjut musrenbang tematik 2020.

Selanjutnya, urban farming, Sekolah Kartini dan masih banyak lagi. Semuanya untuk mendorong misi Sutiaji responsif gender.

“Komunikasi, informasi dan edukasi gender selain melalui skema pertemuan dan media konvensional, juga telah memanfaatkan media sosial pemkot” ujar Sutiaji.

Peran serta masyarakat sangat besar dan menjadi representasi pentahelix dalam pembangunan responsif gender.

Dalam acara ini, hadir Ketua TP PKK Kota Malang Widayati. Selanjutnya, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika.

Kabar Lainnya : Wujudkan Kesetaraan Gender, Bappeda Gelar Musrenbang Perempuan.

Setelah itu, Pjs Sekretaris Daerah Kota Malang, Hadi Santoso dan kepala OPD Kota Malang terkait.(fir/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Vaksinasi Batalkan Puasa ? Ini Fatwa MUI

Diterbitkan

,

Ilustrasi vaksinasi lansia di Block Office Kota Malang beberapa waktu yang lalu (Fathi)

 

KABARMALANG.COM – MUI telah mengeluarkan fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa.

MUI memfatwakan bahwa melakukan suntik vaksin saat sedang berpuasa tidak membatalkan puasa.

Berkaitan vaksinasi, lima tahun yang lalu Komisi Fatwa MUI Pusat pun sudah pernah membuat Fatwa Nomor 4 Tahun 2016 tentang Imunisasi.

KH Chamzawi, Wakil Ketua Umum MUI Kota Malang mengamini. Sebab suntik vaksin Covid-19 untuk pengobatan .

“Ya, vaksinasi tidak membatalkan puasa. Jadi yang bisa membatalkan puasa itu kalau suntiknya itu semacam untuk memberi makan,” ujar Chamzawi kepada Kabarmalang.com, Minggu (11/4).

Vaksinasi terkadang memberikan efek samping yakni Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi. Misalnya rasa pusing, lapar, mual dan lainnya.

Sehingga, Chamzawi menyarankan agar agenda vaksinasi bisa terlaksana pada malam hari di bulan ramadhan.

“Jika dampak atau efek macam itu. Seyogyanya vaksinasi pelaksanaannya pada malam hari. Tapi yang jelas vaksin itu tidak membatalkan puasa.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Malang mengabarkan bahwa agenda vaksinasi Covid-19 di Kota Malang tetap terhelat di bulan puasa.

Pelaksanaan vaksinasi di bulan ramadhan tersebut berdasarkan instruksi dari Kemenkes RI.

Vaksinasi Covid-19 di bulan ramadhan masih masuk dalam vaksinasi tahapan dua. Yakni menyasar petugas layanan publik dan lansia. (fat/fir)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Personel Gabungan Gelar Operasi Yustisi Di Kawasan Bandulan

Diterbitkan

,

Operasi yustisi dalam rangka penegakan PPKM Mikro di Bandulan Kota Malang (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – TNI, Polri bersama Pemkot Malang bersinergi menggelar operasi yustisi dalam rangka penegakan PPKM Mikro di Kota Malang. Minggu (11/4).

Sasaran kali ini ke jalan kampung RT.02 – RW.02 Kelurahan Bandulan Kecamatan Sukun. 15 personel di terjunkan diantaranya Polsek Sukun Panit lantas Ipda Saipul Husen beserta 2 anggota

Kemudian, anggota Koramil 0833/04 Sukun Peltu Nur Achwan dan Serda Rokhim, staf kecamatan 2 orang, staf kelurahan Bandulan 3 orang serta Bakesbangpol 3 orang.

Pukul 09.00 WIB semua personel gabungan sudah melakukan patroli dan melakukan penyisiran di wilayah RW.02 Bandulan.

Dalam operasi tersebut siapapun yang melakukan pelanggaran prokes tidak bermasker saat keluar rumah akan disanksi dan dicatat serta membuat pernyataan tidak akan mengulanginya lagi.

Sebelum pergi petugas gabungan membagikan masker gratis. lpda Saiful Husen pimpinan operasi membenarkan kalau sedang melakukan operasi Yustisi penegakan PPKM Mikro.

“Ya kita tak sagan segan terus melakukan operasi ini untuk mengingatkan warga masyarakat agar peduli kesehatan dengan harapan Pandemi ini segera berakhir,” tegas Saiful Husen, Minggu (11/4).

Sementara itu Peltu Nur Achwan didampingi Serda Rokhim anggota Babinsa Sukun 0833/04 selain dijalan raya mereka juga masuk ke dalam kampung memberi himbauan edukasi Prokes 3 M kepada masyarakat. (yds/fir)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Operasi Gabungan Sasar Jalanan Di Depan Kelurahan Kedungkandang

Diterbitkan

,

Operasi Gabungan Sasar Jalanan Di Depan Kelurahan Kedungkandang
Operasi gabungan di Kelurahan Kedungkandang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Sejumlah petugas gabungan melakukan operasi yustisi PPKM Mikro, Sabtu (10/4). Tepatnya di depan kantor Kelurahan Kedungkandang, Kedungkandang, Kota Malang.

Operasi yustisi ini ingin mengurangi dan memutus rantai penyebaran wabah covid-19 di wilayah Kota Malang. Khususnya di wilayah Kedungkandang.

“Mari kita laksanakan operasi yustisi ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Terutama bagi melanggar protokol kesehatan (prokes),” seru Pawas Polsek Kedungkandang, Iptu Fajar.

Operasi yustisi ini juga dalam rangka pengendalian penyebaran penularan covid-19 pada masyarakat. Setelah operasi, petugas membagikan masker gratis di Pasar Kedungkandang.

Sekitar 20 orang petugas gabungan terlibat dalam operasi. Di antaranya Pawas Polsek Kedungkandang Iptu Fajar.

Kemudian, Babinsa Kedungkandang Sertu Sukandar dan Serda Hery. Setelah itu 8 orang anggota Polsek Kedungkandang.

Selanjutnya, 5 orang anggota Satpol PP Kota Malang, 1 orang Bakesbangpol, anggota staf Kelurahan Kedungkandang dan Linmas.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Ucapan HUT Kota Malang Ke 107
Advertisement Iklan Ucapan HUT Kota Malang Ke 107

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com