Connect with us

COVID-19

Vaksin Sinovac Kota Malang Kloter Pertama Kedaluwarsa 20 Maret Besok

Diterbitkan

,

Vaksin Sinovac Kota Malang Kloter Pertama Kedaluwarsa 20 Maret Besok
Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Vaksin sinovac Kota Malang kedaluwarsa Sabtu besok (20/3). Kadinkes Kota Malang, Husnul Muarif tidak menampiknya.

Vaksin sinovac Kota Malang kloter pertama kedaluwarsa 20 Maret. Tetapi, masih ada vaksin dengan tanggal kedaluwarsa 31 Maret.

“Kota Malang, vaksin yang expired tanggal 31 Maret ada. Juga di tanggal 20 Maret. Serta ada di bulan Mei. Ada juga di bulan yang lain,” ujar Husnul kepada wartawan, Jumat (19/3).

Kabar Lainnya : Husnul Muarif Direktur RSUD, Dr Umar Sekdinkes.

Tetapi, penerima vaksinasi tidak perlu khawatir. Karena, stok vaksin dengan kedaluarsa 20 Maret sudah habis.

“Ada tanggal 20 Maret tetapi vaksinnya sudah habis. Yang kloter kedaluwarsa 20 Maret sudah diberikan kepada sasaran,” ungkap Jubir Satgas Covid-19 Kota Malang itu.

Tetapi, Dinkes tetap melakukan penyisiran stok vaksin. Supaya, tidak ada vaksin kedaluwarsa masuk ke tubuh penerima vaksinasi.

Apa lagi, vaksinasi tahap 2 di Kota Malang masih berlangsung. Sehingga Dinkes memeriksa masa kedaluwarsa vaksin. Pemeriksaan masa kedaluwarsa terlaksana di setiap faskes vaksinasi.

“Mana yang hampir atau sudah masuk dalam kedaluwarsa. Kalau yang sudah expired berarti tidak boleh. Yang belum expired nah ini yang kami berikan,” ringkasnya.

Sebagai informasi, masa kedaluwarsa vaksin tidak hanya bulan Maret. Ada juga vaksin yang kedaluwarsa bulan April dan Mei.

Husnul mengusahakan semua vaksin telah habis sebelum kedaluwarsa. Kabar baiknya, stok vaksin Dinkes per 23 Maret sudah habis.

Sehingga, tak ada yang menerima suntikan vial kedaluwarsa. Sementara, Dinkes sudah mengajukan tambahan stok vaksin ke Pemprov.

“Sudah kami ajukan penambahan. Sesuai dengan kebutuhan yang masih belum terpenuhi,” kata mantan Direktur RSUD Kota Malang tersebut.

Penambahan stok vaksin untuk melayani vaksinasi tahapan 2. Dengan sasaran petugas layanan publik, pedagang pasar, dan lansia Kota Malang.

Sebelum ini, beredar kabar vaksin sinovac Indonesia akan kedaluwarsa. Kabarnya, vaksin tersebut kedaluwarsa tanggal 25 Maret 2021.

Info kedaluwarsa vaksin sinovac terlihat dari batas masa simpan vaksin. Yakni umur simpan vaksin Covid-19.

BPOM yang menentukan batch vaksin. Telah tercantum tanggal dan tahun pembuatan vaksin. Yakni enam bulan setelah tanggal dan bulan pembuatan.

Sehingga, Kemenkes menginstrusikan pengecekan masa kedaluwarsa kepada Kabupaten-Kota. Ini untuk mengecek stok vaksin yang sudah kedaluwarsa.(fat/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

COVID-19

Wajibkan Masker, Aparat Kedungkandang Tegur Pelanggar Di Lesanpuro

Diterbitkan

,

Wajibkan Masker, Aparat Kedungkandang Tegur Pelanggar Di Lesanpuro
Petugas di Lesanpuro saat memberi teguran dan mendata pelanggar prokes. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pelaksanaan operasi yustisi Kota Malang tergelar pagi tadi, Sabtu(17/4).

Operasi ini menegakkan disiplin dan penertiban prokes wajib masker di wilayah Kelurahan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang.

Panit Lantas Polsek Kedungkandang Ipda Dandu Iswanto, memimpin apel persiapan operasi pukul 08.30 WIB. Sementara, pasukan gabungan terdiri dari TNI Polri dan jajaran Pemkot Malang.

Titik operasi adalah di depan kantor Kelurahan Lesanpuro kedungkandang.

Ipda Dandu Iswanto mewakili Kapolsek Kedungkandang. Kemudian, Bati Bhakti TNI Pelda Sri Purwanto mewakili Danramil.

Lurah Lesanpuro Suwandi hadir bersama SekLur Nico Dadik Prayoga. Termasuk Kasi Trantib Lesanpuro Lilik.

Babinsa Lesanpuro Serda Syamsuri, Bhabinkamtibmas Lesanpuro Aiptu Abdul Hadi dan Satpol PP Kota Malang juga standby di lokasi.

Kabar Lainnya : Sikat HP Teman, Kawanan Remaja Lesanpuro Ditangkap Polisi.

Tim gabungan menyisir pengguna jalan yang melintas di depan Kelurahan Lesanpuro Jalan Ki Ageng Gribig Kecamatan Kedungkandang.

“Kegiatan operasi gabungan ini bertujuan menegakkan disiplin dan menertibkan prokes wajib masker,” ujar Bati Bhakti TNI Pelda Sri Purwanto.

Petugas memakai sejumlah aturan untuk mendasari operasi. Misalnya Inpres No.6, perda No.2 tahun 2020, Pergub No.53 tahun 2020 dan Perwali No.30 tahun 2020.

Operasi yustisi melakukan penindakan dan pembagian masker kepada masyarakat dan pengendara roda dua dan empat.

Pukul 10.00 WIB, Operasi yustisi dan pembagian masker selesai. Total pelanggaran tidak memakai masker 15 orang dan tidak pakai helem 10 orang.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Kantor Kelurahan Tlogowaru Jadi Titik Operasi Prokes Dan PPKM Mikro

Diterbitkan

,

Kantor Kelurahan Tlogowaru Jadi Titik Operasi Prokes Dan PPKM Mikro
Petugas gabungan saat operasi di depan Kelurahan Tlogowaru Kedungkandang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pelaksanaan operasi yustisi dalam rangka penegakan disiplin dan penertiban prokes kembali bergulir di Kedungkandang.

Kali ini, petugas menyasar jalanan depan kantor Kelurahan Tlogowaru untuk melaksanakan operasi yustisi.

Operasi pun terlaksana pada Kamis (15/4) mulai pukul 09.00 sampai 10.00 WIB.

Sejak pagi, petugas sudah standby di Jalan Raya Tlogowaru No 119 Kecamatna Kedungkandang Kota Malang.

Petugas menggunakan empat dasar hukum untuk menegakkan prokes dan PPKM mikro.

Pertama, Inpres No 6 tahun 2020, kemudian Pergub No 53 tahun 2020, setelah itu Perwali No 30 tahun 2020 dan SE Wali Kota Malang nomor 1 tahun 2021.

Kanit Sabhara Ipda Yulianto beserta 15 anggota Polsek Kedungkandang menjalankan operasi. Hadir juga, Sertu Heru Baskoro dari Koramil Kedungkandang.

Kemudian, Aiptu Bambang Bhabinkamtibmas Tlogowaru, 6 orang Satpol PP Kota Malang dan 5 staf kelurahan
Tlogowaru.

Kami menjalankan operasi penegakan disiplin di depan Kelurahan Tlogowaru dengan sasaran pengguna jalan dan pengendara,” ujar Sertu Heru Baskoro.

Petugas menegur pengguna jalan yang tidak memakai masker. Tetapi, petugas juga memberikan masker secara gratis kepada mereka.

“Operasi selesai pukul 10.00 WIB. Semoga kegiatan ini bisa menekan penyebaran covid-19 di Kota Malang, khususnya di wilayah Tlogowaru,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Operasi Yustisi Di Madyopuro, 85 Persen Warga Paham Ada PPKM

Diterbitkan

,

Operasi Yustisi Di Madyopuro, 85 Persen Warga Tahu Ada PPKM
Operasi yustisi di Madyopuro Kedungkandang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COMPemkot Malang dan TNI Polri melaksanakan operasi penegakan PPKM skala mikro di wilayah Kelurahan Madyopuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Rabu pagi (14/4) pukul 09.00 Kanit Lantas Iptu Sutadi memimpin operasi setelah mengambil apel untuk pasukan gabungan.

Pelaksanaan operasi yustisi fokus memberikan imbauan pada warga masyarakat agar selalu memakai masker. Petugas juga mengingatkan warga untuk selalu disiplin menggunakan protokol kesehatan 3M.

Selain itu petugas membagikan masker kepada pengguna jalan, dan warga yang tidak bermasker.

Giat operasi ini melibatkan Panit Binmas Ipda Prayogo, Lurah Madyopuro, Babinsa Madyopuro Serma Sinto, Babinkamtibmas Madyopuro, Kasi trantib dan Satpol PP Kedungkandang.

Kegiatan operasi yustisi selesai pukul 10.00 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Serma Sinto Babinsa Madyopuro Koramil Kedungkandang mengatakan bahwa tindakan operasi yustisi, yaitu memberikan teguran lisan.

Petugas juga pendataan terhadap pelanggar protokol kesehatan, serta memberikan edukasi tentang prokes terutama 3M.

“Dari hasil pantauan operasi prosentase kesadaran masyarakat terhadap pencegahan covid-19 akan adanya penegakan disiplin pemberlakuan PPKM di wilayah Madyopuro mencapai 85 persen,” ungkap Sinto.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com