Connect with us

COVID-19

Kota Malang Lepas Dari 10 Besar Kasus Covid-19 Jawa Timur

Diterbitkan

,

Kota Malang Lepas Dari 10 Besar Kasus Covid-19 Jawa Timur
Peresmian Kampung Tangguh RW 06 Kelurahan Polehan Kecamatan Blimbing. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COMKota Malang lepas dari 10 besar kasus covid-19 Jatim. Kapolresta Makota, Kombespol Leonardus Simarmata, membenarkan.

“Alhamdulillah Kota Malang lepas dari zona 5 besar. Bahkan di 10 besar Jawa Timur. Ini terjadi dalam kurun waktu 3 minggu ini,” kata Leo, saat meresmikan Kampung Tangguh Semeru RW 06 Polehan, Rabu (17/3).

Leo pun menerangkan penyebab penurunan kasus covid-19. Yakni, peningkatan kesadaran masyarakat Kota Malang.

Kemudian, antusiasme warga terhadap pembangunan Kampung Tangguh. Serta, kerjasama aparat di level kelurahan.

Yaitu, sinergi Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. “Selalu bekerja sama apabila ada yang terdampak covid-19,” kata Leo.

Selain itu, aparat kelurahan langsung mengirim pasien ke safe house. Sehingga, pasien mendapatkan perawatan.

Rata-rata pasien covid-19 hanya butuh 1 minggu untuk sembuh. Sehingga, Leo tetap mendukung penuh sinergi tersebut.

“Saya mengucapkan apresiasi kepada Kampung Tangguh di Malang. Karena kampung tangguh ini tidak hanya di adopsi di Jawa Timur. Tetapi di seluruh Indonesia,” ringkasnya.

Dandim Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona juga sepaham. Menurutnya, kasus covid-19 memang masih ada.

Tetapi, grafis paparan covid-19 Kota Malang terus menurun. “Meski sudah turun, covid-19 masih ada,” tambahnya.

Sehingga, Ferdian tetap meminta masyarakat waspada. Dia tidak mau warga Malang lengah.

Dia juga mengimbau masyarakat taat 5M. Supaya, kasus covid-19 semakin mereda di Bhumi Arema. Serta, kehidupan masyarakatnya bisa kembali normal.

“Kesadaran masyarakat di Kota Malang sudah tinggi. Yaitu kesadaran menggunakan masker setiap beraktivitas,” tambahnya.

Dengan adanya Kampung Tangguh, Ferdian pun optimis. Hasil dari Kampung Tangguh adalah penanggulangan covid-19.

Kabar Lainnya : Kapolresta Resmikan Dua Kampung Tangguh di Pandanwangi.

Sekaligus, menangkal semua informasi hoaks soal covid-19. Ketua Kampung Tangguh RW 06 Kelurahan Polehan, Wahyudin sepakat.

Masyarakatnya sudah bersemangat menjalankan Kampung Tangguh. Tetapi, dia tetap berharap pemerintah tidak tinggal diam.

“Kami tentu berharap ada dukungan dan tuntunan. Supaya, Kampung Tangguh ini semakin baik. Sehingga, kasus covid-19 makin menurun,” katanya.

Pemukulan kentongan menandai peresmian Kampung Tangguh ini. Jajaran Polresta, Kodim dan Kecamatan Blimbing menghadiri peresmian tersebut.(carep-04/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

COVID-19

Wajibkan Masker, Aparat Kedungkandang Tegur Pelanggar Di Lesanpuro

Diterbitkan

,

Wajibkan Masker, Aparat Kedungkandang Tegur Pelanggar Di Lesanpuro
Petugas di Lesanpuro saat memberi teguran dan mendata pelanggar prokes. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pelaksanaan operasi yustisi Kota Malang tergelar pagi tadi, Sabtu(17/4).

Operasi ini menegakkan disiplin dan penertiban prokes wajib masker di wilayah Kelurahan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang.

Panit Lantas Polsek Kedungkandang Ipda Dandu Iswanto, memimpin apel persiapan operasi pukul 08.30 WIB. Sementara, pasukan gabungan terdiri dari TNI Polri dan jajaran Pemkot Malang.

Titik operasi adalah di depan kantor Kelurahan Lesanpuro kedungkandang.

Ipda Dandu Iswanto mewakili Kapolsek Kedungkandang. Kemudian, Bati Bhakti TNI Pelda Sri Purwanto mewakili Danramil.

Lurah Lesanpuro Suwandi hadir bersama SekLur Nico Dadik Prayoga. Termasuk Kasi Trantib Lesanpuro Lilik.

Babinsa Lesanpuro Serda Syamsuri, Bhabinkamtibmas Lesanpuro Aiptu Abdul Hadi dan Satpol PP Kota Malang juga standby di lokasi.

Kabar Lainnya : Sikat HP Teman, Kawanan Remaja Lesanpuro Ditangkap Polisi.

Tim gabungan menyisir pengguna jalan yang melintas di depan Kelurahan Lesanpuro Jalan Ki Ageng Gribig Kecamatan Kedungkandang.

“Kegiatan operasi gabungan ini bertujuan menegakkan disiplin dan menertibkan prokes wajib masker,” ujar Bati Bhakti TNI Pelda Sri Purwanto.

Petugas memakai sejumlah aturan untuk mendasari operasi. Misalnya Inpres No.6, perda No.2 tahun 2020, Pergub No.53 tahun 2020 dan Perwali No.30 tahun 2020.

Operasi yustisi melakukan penindakan dan pembagian masker kepada masyarakat dan pengendara roda dua dan empat.

Pukul 10.00 WIB, Operasi yustisi dan pembagian masker selesai. Total pelanggaran tidak memakai masker 15 orang dan tidak pakai helem 10 orang.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Kantor Kelurahan Tlogowaru Jadi Titik Operasi Prokes Dan PPKM Mikro

Diterbitkan

,

Kantor Kelurahan Tlogowaru Jadi Titik Operasi Prokes Dan PPKM Mikro
Petugas gabungan saat operasi di depan Kelurahan Tlogowaru Kedungkandang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pelaksanaan operasi yustisi dalam rangka penegakan disiplin dan penertiban prokes kembali bergulir di Kedungkandang.

Kali ini, petugas menyasar jalanan depan kantor Kelurahan Tlogowaru untuk melaksanakan operasi yustisi.

Operasi pun terlaksana pada Kamis (15/4) mulai pukul 09.00 sampai 10.00 WIB.

Sejak pagi, petugas sudah standby di Jalan Raya Tlogowaru No 119 Kecamatna Kedungkandang Kota Malang.

Petugas menggunakan empat dasar hukum untuk menegakkan prokes dan PPKM mikro.

Pertama, Inpres No 6 tahun 2020, kemudian Pergub No 53 tahun 2020, setelah itu Perwali No 30 tahun 2020 dan SE Wali Kota Malang nomor 1 tahun 2021.

Kanit Sabhara Ipda Yulianto beserta 15 anggota Polsek Kedungkandang menjalankan operasi. Hadir juga, Sertu Heru Baskoro dari Koramil Kedungkandang.

Kemudian, Aiptu Bambang Bhabinkamtibmas Tlogowaru, 6 orang Satpol PP Kota Malang dan 5 staf kelurahan
Tlogowaru.

Kami menjalankan operasi penegakan disiplin di depan Kelurahan Tlogowaru dengan sasaran pengguna jalan dan pengendara,” ujar Sertu Heru Baskoro.

Petugas menegur pengguna jalan yang tidak memakai masker. Tetapi, petugas juga memberikan masker secara gratis kepada mereka.

“Operasi selesai pukul 10.00 WIB. Semoga kegiatan ini bisa menekan penyebaran covid-19 di Kota Malang, khususnya di wilayah Tlogowaru,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Operasi Yustisi Di Madyopuro, 85 Persen Warga Paham Ada PPKM

Diterbitkan

,

Operasi Yustisi Di Madyopuro, 85 Persen Warga Tahu Ada PPKM
Operasi yustisi di Madyopuro Kedungkandang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COMPemkot Malang dan TNI Polri melaksanakan operasi penegakan PPKM skala mikro di wilayah Kelurahan Madyopuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Rabu pagi (14/4) pukul 09.00 Kanit Lantas Iptu Sutadi memimpin operasi setelah mengambil apel untuk pasukan gabungan.

Pelaksanaan operasi yustisi fokus memberikan imbauan pada warga masyarakat agar selalu memakai masker. Petugas juga mengingatkan warga untuk selalu disiplin menggunakan protokol kesehatan 3M.

Selain itu petugas membagikan masker kepada pengguna jalan, dan warga yang tidak bermasker.

Giat operasi ini melibatkan Panit Binmas Ipda Prayogo, Lurah Madyopuro, Babinsa Madyopuro Serma Sinto, Babinkamtibmas Madyopuro, Kasi trantib dan Satpol PP Kedungkandang.

Kegiatan operasi yustisi selesai pukul 10.00 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Serma Sinto Babinsa Madyopuro Koramil Kedungkandang mengatakan bahwa tindakan operasi yustisi, yaitu memberikan teguran lisan.

Petugas juga pendataan terhadap pelanggar protokol kesehatan, serta memberikan edukasi tentang prokes terutama 3M.

“Dari hasil pantauan operasi prosentase kesadaran masyarakat terhadap pencegahan covid-19 akan adanya penegakan disiplin pemberlakuan PPKM di wilayah Madyopuro mencapai 85 persen,” ungkap Sinto.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com