Connect with us

Pemerintahan

Sepuluh Pasien Positif Covid Klaster Bhakti Luhur Pindah RS Lapangan

Published

on

Sepuluh Pasien Positif Covid-19 Klaster Bhakti Luhur Pindah RS Lapangan
Panti asuhan Yayasan Bhakti Luhur Kota Malang (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Sepuluh pasien positif covid klaster Bhakti Luhur pindah RS Lapangan. Sebelumnya, mereka menjalani isolasi mandiri di panti asuhan itu.

Selasa (2/3), petugas memindahkan sepuluh pasien positif covid itu. Mereka termasuk klaster 170 penghuni Bhakti Luhur yang ketularan massal.

Seperti berita Kabarmalang.com, 170 penghuni Bhakti Luhur positif. Senin (1/3) hasil tes swab antigen mereka positif.

Sepuluh pasien positif covid menyusul lima orang penghuni lainnya. Sebelumnya 5 orang sudah perawatan di RS Lapangan.

Kabar Lainnya : Gubernur Khofifah Tinjau RS Darurat Lapangan Kota Malang.

Kadinkes Kota Malang, Husnul Muarif membenarkan. Sepuluh orang terdiri dari mahasiswa PKL dan pengasuh panti. Mereka harus pindah karena tiga alasan.

“Pertama untuk mengurangi kapasitas di panti asuhan Bhakti Luhur. Supaya tidak terjadi keramaian ataupun mengurangi kepadatan,” ujar Husnul kepada wartawan, Selasa (2/2).

Kedua, agar mereka mendapatkan pengawasan yang lebih baik. Sebab, beberapa dari mereka masih ada keluhan kesehatan. Misalnya gejala batuk.

“Ketiga, karena mereka dari Bhakti Luhur sudah bisa mandiri. Yakni mengurus dirinya sendiri,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Malang tersebut.

Dia menambahkan Pemkot Malang sudah berkoordinasi RS Lapangan. Pasien dari Bhakti Luhur sudah mendapatkan tempat.

“RS Lapangan itu kami sudah konfirmasi. Dokter Heri selaku penanggung jawab RS lapangan. Masih cukup kok kapasitasnya,” tutupnya.

Seperti berita sebelumnya, penghuni Bhakti Luhur Malang ketularan massal. Sejumlah 170 penghuninya positif covid-19.

Kabar Lainnya : Panti Asuhan Bhakti Luhur Malang Ketularan Massal, 170 Positif.

Sehingga, Pemkot Malang langsung bergerak cepat. Para pasien positif harus isolasi mandiri. Lima pasien juga masuk RS Lapangan.

Sebelum akhirnya 10 pasien dari Bhakti Luhur menyusul juga. Sampai saat ini, Bhakti Luhur dalam pengawasan Dinkes Kota Malang.(fat/yds)

Advertisement

Terpopuler