Pemerintahan
Kanker Payudara di Kota Malang Tembus 359 Kasus

KABARMALANG.COM – Dinas Kesehatan Kota Malang mencatat ada tiga besar jenis kasus penyakit kanker di Kota Malang selama tahun 2020 hingga 2021 ini.
drg. Muhammad Zamroni, Kasi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Kota Malang merinci, di urutan pertama ada kanker payudara dengan 359 kasus.
“Kedua, kanker serviks sebanyak 77 kasus, terakhir kanker kolorektal (usus besar), ada 3 kasus. Itu data yang sudah masuk dari RS dan Puskesmas yang masuk ke kami,” ungkap Zamroni kepada Kabarmalang.com, Kamis (4/2).
Zamroni menuturkan dari data tersebut, dia tidak mendapatkan keterangan berapa jumlah pasien yang sembuh dan meninggal dunia. Dia juga menambahkan bahwa kanker tidak termasuk komorbid Covid-19.
Penyebab utama kanker adalah perubahan (mutasi) genetik pada sel. Mutasi genetik akan membuat sel menjadi abnormal.
“Sebenarnya, tubuh memiliki mekanisme sendiri untuk menghancurkan sel abnormal ini. Bila mekanisme tersebut gagal, sel abnormal akan tumbuh secara tidak terkendali,” jelasnya.
Zamroni mengatakan upaya pemerintah adalah dengan memberi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
“Kami edukasi melalui berbagai media informasi seperti di videotron kita viralkan. Juga di kegiatan zoom meeting dan webinarnya dari Kemenkes,” terangnya.
pemerintah juga melalui setiap Puskesmas di Kota Malang ada agenda pemeriksaan IVA, tujuannya untuk deteksi dini kanker.
“Itu adalah screening awal agar jangan sampai terjadi kanker. Kalau sudah tahu di awal kan bisa antisipasi jangan sampai menderita kanker,” tutupnya.(fat/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































