Connect with us

Peristiwa

Roland Korban Longsor Terkenal Sebagai Relawan Kemanusiaan Teladan

Diterbitkan

,

Para relawan saat mengevakuasi jenazah Roland Sumarna dari Bendungan Sengguruh. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Musibah longsor Griya Sulfat Inside memakan korban. Roland Sumarna, 40, terseret ke Sungai Bango.

Rabu (20/1) tadi, pemulung menemukannya di Bendungan Sengguruh Kepanjen. Setelah identifikasi di RSSA, jenazahnya dimakamkan di TPU Ciptomulyo.

Almarahum Roland terkenal sebagai seorang relawan kemanusiaan. Dia aktif berkegiatan sosial bersama Malang Crisis Center (MCC). Dia juga relawan Malang Es Teh Hangat.

Aktivis MCC membenarkan keaktifan Roland. Baca Juga : Wali Kota Malang Salati Jenazah Korban Longsor Bunulrejo.

“Iya memang betul relawan MCC, dia bergabung sejak awal pandemi Covid-19,” ujar Safril Marfadi alias Caping, Koordinator antar wilayah Malang Raya MMC kepada Kabarmalang.com, Rabu (20/1).

Caping menuturkan, Roland banyak berkegiatan di bidang kemanusiaan. Menurutnya, Roland lebih banyak berkontribusi dari pada rekan lainnya.

“Mulai dari pengumpulan baju bekas. Sampai menangani bencana dan rescue. Dia juga relawan Malang Es Teh Hangat. Ada banyak grup yang dia ikuti,” katanya.

Dalam mitigasi covid-19, Roland bersama MCC melakukan penyemprotan disinfektan. Sasaran disinfektannya hampir di seluruh titik Kota Malang.

“Dia relawan untuk Malang Raya. Memang aktivitas lebih banyak di Kota Malang. Tetapi, aktivitas dia juga termasuk banyak,” lanjutnya.

Caping mengenang sosok Roland  sebagai orang yang  baik. Roland juga lebih tanggap terhadap hal-hal yang bersifat kemanusiaan.

“Dia tergabung dalam banyak aktivitas grup relawan begitu. Mulai dari Harmoni Cinta. Relawan Malang Es Teh Hangat. MMC, banyak lah,” ungkapnya.

Sri Untari Bisowarno, Sekretaris DPD PDI Jatim turut berduka. Dia juga merasa sangat kehilangan.

Baca Juga : Keluarga Pastikan Mayat di Sengguruh Adalah Roland Korban Longsor.

“Duka saya untuk mas Roland. Karena selama covid-19, dia selalu membantuk. Bersama MCC, dia melakukan penyemprotan di mana-mana,” ucapnya.

Sri berterima kasih atas jasa Roland menangani Covid-19.  Dia mengharap keluarga korban mendapat kekuatan dan ketabahan.

“Sebagai seorang relawan, dia tangguh. Sekali lagi selamat jalan, sang pejuang kemanusiaan,” tutupnya.

Sebelumnya,  tanah longsor terjadi Kelurahan Bunulrejo, Senin (18/1) sore. Satu orang pun hilang. Korban bernama Roland Sumarna, 40, warga Griya Sulfat Inside.

Tanah longsor terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Sementara, korban sedang membersihkan drainase tersumbat di depan rumahnya.

Korban jatuh terseret material longsor ke Sungai Bango. Setelah pencarian, tidak ada respon dan tanda-tanda korban.

Bagian rumah korban yang mengalami longsor, hanya halaman depan. Sementara, posisi rumah korban menghadap ke arah sungai. Jarak rumah hanya lima meter dari bibir Sungai Bango.(fat/yds)

Advertisement Gempur Rokok Ilegal Bea Cukai Malang
2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Polisi Rekontruksi Kasus Pembunuhan Keji Bermotif Hubungan Sejenis – Kabar Malang Com

  2. Pingback: Mayat Terapung di Sungai Bango Identitasnya Terungkap – Kabar Malang Com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih