Connect with us

Peristiwa

Diguyur Hujan, Jembatan Pondokagung Kasembon Putus

Published

on

VideoCapture 20210106 232328
Jembatan Desa Pondokagung amblas pasca diguyur hujan lebat

KABARMALANG.COM – Hujan lebat mengakibatkan jembatan Desa Pondokagung di Kecamatan Kasembon, amblas. Sebanyak 7.450 jiwa terisolir.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bagyo Setiono mengungkapkan, jembatan yang putus berada di Dusun Druju RT02/RW08, sekitar pukul 17.10 WIB.

Hujan lebat sebelumnya mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 15.45 WIB, memasuki pukul 16.30 WIB aliran kali Druju mengalir dibawah jembatan mengalami peningkatan volume air.

Elevasi semakin meningkat pada pukul 17.10 WIB, dan banjir mulai menggerus pondasi jembatan, yang menjadi akses Dusun Druju dengan Desa Pondokagung.

“Pukul 17.46 WIB, jembatan mulai miring dan sebagian sudah ambrol, dan pukul 17.49 WIB, jembatan sepanjang kurang lebih 15 meter amblas semuanya. Sehingga akses menuju Desa Pondokagung tertutup total,” kata Bagyo, Rabu (6/1/2021), malam.

Bagyo menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam ambrolnya jembatan dibangun tahun 2015 tersebut.

Namun, sebanyak 7.450 jiwa terisolir, karena akses menuju Desa Pondokagung tertutup total.

“Tidak ada korban jiwa, dan jumlah warga terdampak jembatan amblas 7.450 jiwa terisolir,” imbuhnya.

BPBD Kabupaten Malang bersama perangkat desa sudah membuat rambu tanda bahaya, dan rambu menutup jalan untuk menghindari jatuhnya korban.

Rencananya, jembatan darurat akan segera dibangun.

“Rambu tanda bahaya dan penutup jalan sudah dibuat. Sementara kendala yang dihadapi adalah keterbatasan sarana yang ada untuk melakukan upaya pemulihan darurat tidak tersedia,” ungkap Bagyo. (rjs/fir)

Advertisement

Terpopuler