Connect with us

Ekbis

Bulu Kelinci Rontok, Ini Penyebab dan Solusinya

Diterbitkan

,

Eko Sabdianto, seorang Rabbit Breeder dan Founder KWB Rabbitry Kota Batu (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COMKelinci tergolong hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan, namun itu semua bakal sia-sia apabila bulu kelinci anda mengalami kerontokan pada bulunya.

Hal itu diungkapkan Eko Sabdianto, seorang Rabbit Breeder dan Founder KWB Rabbitry Kota Batu. Jalan Kelud Gang Punden Nomor 2F RT 2 RW 11 Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu Jawa Timur.

Menurutnya, para pemilik kelinci harus benar-benar paham mengenai tata cara merawat kelinci yang baik dan benar.

“Salah satunya soal perawatan bulu kelinci. Para pemilik kelinci harus pandai menjaga bulu kelinci agar tetap sehat. Apalagi bulu kelinci sangat sensitif sekali dan rentan terserang bakteri, maupun virus dan penyakit lainnya,” jelasnya, Minggu (22/11) saat Kabarmalang.com menghubungi.

Eko pun membeberkan enam penyebab bulu kelinci rontok dan cara mengatasinya.

Bulu Kelinci Mengalami Molting

Eko mengatakan penyebab umum rontoknya bulu kelinci adalah karena molting, yakni proses pergantian bulu kelinci dengan yang baru.

“Kalau molting, tidak perlu dikhawatirkan, sebab sangat wajar terjadi, dan menimpa semua ras kelinci,” terangnya.

Ia menyarankan bagi pemilik kelinci agar serajin mungkin menyisir bulu kelinci dan memberi asupan multivitamin kepada kelinci, agar proses molting berjalan lebih cepat.

Proses Beradaptasi dengan Iklim

Eko menuturkan proses beradaptasi dengan iklim juga menjadi penyebab rontoknya bulu kelinci, biasanya terjadi di kelinci berbulu panjang.

“Hal itu karena iklim cuaca di Indonesia terdapat dua musim, yakni musim panas dan juga musim hujan, sehingga cuaca menjadi dingin. Maka kelinci yang berbulu panjang seperti Fuzzy Lop misalnya, akan memberikan reaksi yang berbeda,” paparnya.

Bagi Eko, hal tersebut hanya akan berlangsung sebentar saja pada kelinci, jadi tidak perlu khawatir.

“Cukup berikan asupan vitamin dan minum yang banyak, agar supaya tidak mengalami dehidrasi,” jelasnya.

Bulu Kelinci Mudah Rontok Karena Stress

Kelinci ketika diadopsi kerap kali akan mengalami stress, kata Eko, karena kelinci belum mengenal lingkungan barunya.

Terlebih lagi jika si pemilik memperlakukannya dengan tidak baik. Salah satu efek ketika kelinci sedang stress adalah bulunya akan rontok.

“Jika kalian melihat bulu kelinci yang baru dipelihara rontok. Solusinya, ubahlah kebiasaan buruk memperlakukan kelinci , yang sebelumnya jarang dikasih makan, maka segera beri makan secara rutin agar tidak stress. Dibelai dengan lembut penuh kasih sayang serta diberi vitamin penambah nafsu makan,” jelasnya.

Kekurangan Asupan Vitamin

Selanjutnya, kata Eko, penyebab bulu kelinci rontok yang ke empat adalah karena kurang asupan vitamin. Pemberian pakan yang kaya akan protein dan vitamin sangat penting bagi tumbuh kembangnya kelinci. Terutama protein yang banyak.

Kelinci Terkena Penyakit Kulit

Eko menyebut, salah satu penyakit yang menyerang kelinci biasa disebut dengan fur mites, penyebabnya adalah tungau.

“Kutu atau tungau memang menjadi momok untuk semua hewan yang berbulu. Karena keberadaannya membuat bulu rontok, botak dan terinfeksi,” ungkapnya.

Salah satu solusinya, lanjut Eko, adalah mengobatinya dengan cara memberi obat anti tungau atau shampo antibiotik untuknya. Selain itu, bisa juga pengobatannya melalui injeksi.

Induk Kelinci Membuat Sarang dengan Bulunya

Eko mengatakan induk kelinci yang sedang hamil dan mendekati persalinan, biasanya akan membuat sarang sebagai persiapan untuk menyambut datangnya calon anak.

“Pembuatan sarang tersebut, kelinci akan merontokkan bulunya sebagai alas tambahan untuk sarangnya untuk menutupi anak-anaknya, agar tidak terlihat oleh predator (pemangsa),” jelasnya. (carep-03/fir)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Asosiasi Mal Kota Malang Luncurkan Aplikasi Belanja E-commerce

Diterbitkan

,

Asosiasi Mal Kota Malang Luncurkan Aplikasi Belanja E-commerce
APPBI Kota Malang dan BRI Kawi saat soft launching aplikasi belanjamallonline, Jumat (5/3). (Foto : Carep-04)

 

KABARMALANG.COM – Penurunan ekonomi selama pandemi membuat Asosiasi Mal Kota Malang berinovasi.  APPBI Kota Malang meluncurkan belanjamallonline.com, Jumat (5/3).

Aplikasi ini adalah situs e-commerce untuk mal anggota APPBI. Sehingga, pengunjung langganan mal, bisa belanja ke sini.

“Aplikasinya mirip e-commerce lainnya. Tetapi, produknya milik tenant anggota asosiasi mal kota Malang,” ujar Suwanto, Ketua APPBI Kota malang kepada Kabarmalang.com, di BRI Kawi Kota Malang.

Menurutnya, website belanjamallonline.com adalah ide anggota. Karena, ekonomi mal rontok akibat pandemi.

“Sejak pandemi, traffic kami rontok. Ada yang tinggal 50 persen, ada yang 40 persen,” kata Direktur Lippo Plaza Kota Batu ini.

Kabar Lainnya : Mal Pelayanan Publik adalah Reformasi Kelembagaan.

Menurutnya, ide membuat belanjamallonline.com sudah ada sejak lama. Tetapi, baru tahun 2021 ini APPBI Kota Malang bisa mewujudkannya.

“Tahun 2021 ini, kami baru bisa kumpulkan kerjasama. Sehingga, lahirlah belanjamallonline.com,” sambungnya.

Aplikasi ini sendiri masih dalam pengembangan. Tetapi, dia yakin website tersebut bisa mengangkat transaksi mal.

Karena, asosiasi mal Kota Malang mendapat dukungan BRI. Semua transaksi aplikasi tersebut memakai produk keuangan BRI.

“Ini masih soft launching belanjamallonline.com. Tetapi, akan ada grand launching. Kami akan siapkan sistemnya. Supaya bisa menerima traffic tinggi user,” tutup Suwanto.

Senior Manager Retail Payment And Card Kanwil BRI Malang, Tri Wahyuni mengamini. Menurut Yuni, belanjamallonline.com sesuai dengan kampanye cashless BRI.

“Masyarakat bisa transaksi cashless. Juga meminimalisir penyebaran virus. Dengan begini tak perlu takut belanja mal. Bisa memenuhi kebutuhan yang ingin beli di mal,” ujarnya.

Sehingga, kehadiran website belanjamallonline.com ini bisa menjadi trigger. Supaya, masyarakat semakin melepas ketergantungan pada uang kertas.

“Bisa jadi trigger menggunakan BRI untuk belanja di 9 mal Kota Malang. Semua kartu bisa. Kartu debit, kredit, Brizzi sampai Qris,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Ekbis

Hujan Deras Gagalkan Panen, Harga Cabai Semakin Pedas Di Malang

Diterbitkan

,

Hujan Deras Gagalkan Panen, Harga Cabai Semakin Pedas Di Malang
Transaksi cabai oleh pedagang dan pembeli di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Hujan deras gagalkan panen cabai. Masyarakat Kabupaten Malang pun harus puasa lombok.

Karena, harga cabai sudah sama pedasnya dengan rasanya. Harga cabai rawit di Kabupaten Malang rata-rata Rp 90 ribu.

Kabar Lainnya : Hujan Datang, Apel Batu Terancam Gagal Panen.

Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Malang, Hasan Tuasikal membenarkan. Naiknya harga cabai itu akibat stok cabai minim.

“Sentra-sentra cabai seperti di Ngantang, Blitar, dan Kediri kabarnya banyak gagal panen,” ungkapnya, Kamis (4/3).

Lebih lanjut, penyebab gagal panen tersebut akibat cuaca. Yakni hujan deras yang gagalkan panen. Kenyataannya, hujan terjadi terus menerus akhir-akhir ini.

Hanya saja, stok cabai Kabupaten Malang masih terbilang aman. Cuma harganya saja yang melambung.

Kabar Lainnya : Musim Hajatan, Harga Cabai Semakin Pedas.

“Kini, kami tengah berkomunikasi mencari solusi. Supaya harga cabai ini bisa terkontrol,” ujarnya.

Sementara, Disperindag Kabupaten Malang pun tak berdaya. Disperindag juga tidak bisa operasi pasar. Karena, tidak ada gudang tertentu untuk cabai.

“Sementara, tidak mungkin ada oknum yang menimbun cabai. Karena, komoditas ini kan mudah busuk,” pungkasnya.

Beberapa petani Desa Ngantru, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang pun mengeluh. Padahal, wilayah ini adalah sentra cabai. Tetapi, sampai saat ini petani belum panen.

Kabar Lainnya : Gagal Panen, Harga Cabai Kota Batu Melambung Tinggi.

Di sana biasanya panennya bulan 5. Sedangkan untuk wilayah Blitar gagal panen cabai.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Ekbis

Ibu Rumah Tangga di Pagelaran Pelatih UMKM Kepercayaan Kementan

Diterbitkan

,

Ibu Rumah Tangga di Pagelaran Pelatih UMKM Kepercayaan Kementan
Endang Tri Pujiastuti, 54, warga Desa Suwaru, Kecamatan Pagelaran saat menunjukkan salah satu makanan olahan miliknya. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Ibu rumah tangga bernama Endang Tri Pujiastuti, 54 sukses. Dia serius menggeluti usaha pengolahan makanan ringan.

Warga Desa Suwaru, Pagelaran itu sukses usaha jajanan oleh-oleh. Bahkan, keseriusannya mengelola jajanan ringan itu mendapat apresiasi.

Dia menjadi kepercayaan Kementan RI untuk pelatihan mengolah pangan. Yakni, Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya P4S Kementan.

“Banyak yang datang ke sini belajar mengolah makanan ringan. Baik itu masyarakat umum maupun kedinasan,” ungkapnya, Kamis (4/3).

Kabar Lainnya : Tanam Ganja di Kost, Mahasiswa Asal Lamongan Ditangkap Polisi.

Ibu rumah tangga ini mengolah buah-buahan di sekitarnya. Yakni salak dan pisang.

Dia menceritakan, usaha itu warisan kedua orang tuanya. Yakni Sugeng Setyowadi dan Setiti Andrian.

“Tahun 2011, bapak mempercayai saya menjadi pelatih P4S,” katanya.

Dia pun merinci teknik mengolah buah-buahan itu. Tiap buah, memiliki metode pengolahan sendiri.

“Salak kita jadikan dodol. Untuk pisang kita jadikan pisang dengan aneka rasa,” tuturnya.

Kini produk hasilnya mengolah sudah terjual ke berbagai daerah. Dia juga memiliki distributor yang tersebar di Malang Raya.

Ibu rumah tangga ini berbagi tips untuk calon pengusaha. Da berpesan agar siapapun tidak ragu dalam memulai usaha.

Kuncinya adalah kemauan, kreativitas mengolah dan memaksimalkan kualitas produk.

“Tidak perlu ide usaha yang muluk-muluk. Carilah komoditas usaha yang murah tetapi jarang tersentuh oleh orang lain,” katanya.

Dia mencontohkan biji salak. Bagi kebanyakan orang, biji salak tidak berfungsi.

“Tetapi saya menemukan biji salak bisa menurunkan kolesterol. Bisa juga untuk asam urat, dan tekanan darah. Itu hasil penelitian mahasiswa,” ujarnya.

“Akhirnya saya mengolah biji salak, tumbuk sampai halus. Kemudian saya jual seperti bubuk kopi. Puji Tuhan, peminatnya banyak, dan terbukti ampuh,” pungkasnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com