Connect with us

Pemerintahan

Uji KIR 60 Persen Jadi Sumber Perolehan PAD Dishub Kabupaten Malang

Diterbitkan

,

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafi Lutfi. (Foto: Imron Haqiqi)
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafi Lutfi. (Foto: Imron Haqiqi)

KABARMALANG.COM – Retribusi uji KIR mendominasi sumbangan pendapatan asli daerah (PAD) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang pada tahun 2020.

Dimana dari PAD yang ditargetkan, retribusi uji KIR menyumbang hampir 60 persen.

Sementara sisanya sekitar 40 persen terbagi di beberapa retribusi lain. Seperti retribusi parkir, retribusi terminal dan pendapatan lain-lain yang sah.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafi Lutfi menduga salah satu kelebihan yang mebuat membuat retribusi Uji KIR bisa mendominasi lokasi Uji KIR di Kabupaten Malang, ada dua.

Yakni di Karanglo Kecamatan Singosari dan di Talangagung Kecamatan Kepanjen.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, target perolehan PAD Dishub Kabupaten Malang setelah perubahan anggaran keuangan (PAK) yakni sebesar Rp 5.646.010.200.

Target tersebut diturunkan karena terdampak pandemi Covid-19.

“Target awalnya kan sekitar Rp 8 Miliar. Itu sebelum (pandemi) Covid-19. Dan setelah pandemi, dalam PAK targetnya diturunkan sekitar 30 persen,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (22/11/2020) lalu.

Secara keseluruhan, Dishub Kabupaten Malang mencatat, per Oktober 2020, target PAD nya sudah terealisasi sekitar 93,4 persen.

Pihaknya optimis target tersebut dapat terpenuhi hingga akhir tahun 2020.

“Kami optimis bisa terpenuhi, bahkan lebih. Prediksinya sampai akhir tahun bisa sampai 107 hingga 110 persen,” imbuh pria yang juga pernah menjabat sebagai Kepala BPBD Kabupaten Malang ini.

Terlebih di era new normal ini, beberapa lini penyumbang PAD yang sempat mandek, sudah ada yang mulai beroperasi.

Baik uji KIR, retribusi parkir dan beberapa sektor lain.

“Dengan mulai kondisi new normal, banyak yang sebelumnya non aktif kini kembali beroperasi. Namun yang jelas kalau dibandingkan dengan kondisi biasanya sebelum pandemi, jelas berbeda,” pungkasnya. (im/rjs)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih