Connect with us

Kabar Batu

Duduki Balai Desa, Tuntut Mundur Kades Selingkuh

Diterbitkan

,

Aksi Demonstrasi Warga Ngenep, Senin (16/11) (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Ratusan warga Desa Ngenep Karangploso kembali berdemonstrasi. Senin (16/11), warga menduduki balai desa Ngenep.

Masyarakat kembali menegaskan tuntutan Kades Suwardi mundur dari jabatannya.

“BPD harus mengawal. Kami menuntut Kepala Desa dinonaktifkan,” terang Imam Rosadi koordinator aksi pada Senin siang (16/11).

Menurutnya, warga baru bubar setelah ada surat bermaterai Pemdes. Warga tidak sabar menunggu perkembangan kasus Suwardi.

Pasalnya, perilaku Kades tidak bisa ditolerir norma masyarakat. Dugaan perselingkuhan dengan pembantunya dianggap mencoreng nama baik desa.

Sementara itu, Anggota BPD, juga bernama Suwardi, merespon. BPD tengah melakukan koordinasi dengan Muspika dan Pemdes.

Suasana Balai Desa Ngenep, Karangploso

Koordinasi diperlukan untuk penonaktifan Kades Ngenep. Jika surat penonaktifan terbit, maka dilanjutkan ke kecamatan.

“Aspirasi masyarakat ditampung. Ini sedang kami rapatkan,” tuturnya. Dia berharap aksi ini tidak sampai berlebihan.

Jangan sampai aksi merugikan desa dan masyarakat sendiri.

Hingga berita ini diturunkan, surat penonaktifan masih proses penggodokan. Masyarakat masih menunggu Pemdes menyikapi tuntutan.(arl/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Pemkot Batu Apel Ops Ketupat Semeru, Siapkan Pengamanan Lebaran

Diterbitkan

,

Pemkot Batu Apel Ops Ketupat Semeru, Siapkan Pengamanan Lebaran
Forpimda Kota Batu cek pasukan jelang pengamanan Ops Ketupat Semeru dan larangan mudik. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COMPemkot Batu menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021 di Alun-alun Kota Batu, Rabu (5/5).

Apel oleh Pemkot Batu bertujuan mengecek kesiapan akhir jelang pengamanan Idul Fitri dan larangan mudik.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menghadiri apel ini. Dia datang bersama sejumlah jajaran Forpimda Kota Batu.

Misalnya, Ketua DPR Kota Batu Asmadi, Kajari Kota Batu Supriyanto hingga Kapolres Batu Catur Cahyono Wibowo SIK. MIK serta jajaran.

Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo menyampaikan, larangan mudik tahun ini harus tegak karena berbagai hal. Salah satunya karena pengalaman Idul Fitri tahun 2020 lalu.

“Meskipun larangan mudik sudah ada, tahun ini perkiraan masih ada 17,5 juta orang yang melakukan mudik,” terangnya.

Untuk itu, dalam Operasi Ketupat Semeru 2021 ini, polisi akan berupaya untuk mengamankan ketertiban. Sekaligus mencegah penyebaran covid-19 dengan cara melarang kegiatan mudik.

“Jangan sampai peringatan bulan suci Ramadan dan Idul Fitri menjadi kekawatiran baru di masa mendatang,” ujarnya.

Dalam operasi Ketupat Semeru 2021, polisi tidak hanya sosialisasi tentang penegakan protokol kesehatan saja. Polisi juga sosialisasi larangan mudik yang berlaku mulai 6-17 Mei 2021.

Yaitu masyarakat tidak boleh mudik atau keluar wilayah rayon. Polres Batu juga akan membuat penyekatan di beberapa lokasi perbatasan antar daerah.

“Bagi yang ketahuan melanggar dan memaksa mudik, mereka harus putar balik. Kecuali kendaraan pengangkut logistik, obat-obatan, dan pemadam kebakaran,” tuturnya.

Termasuk mereka yang melaksanakan perjalanan dinas yang harus memiliki surat tugas.

Kemudian, masyarakat yang bisa lewat, yaitu memiliki keperluan mendesak. Seperti ada anggota keluarga yang meninggal, akan melahirkan dan lainnya.(har/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Jelang Idul Fitri Mendagri Gelar Rakor Bersama Pemda

Diterbitkan

,

Jelang Idul Fitri Mendagri Gelar Rakor Bersama Pemda
Suasana rapat Pemkot Batu bersama pemerintah pusat. (Foto : Diskominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Jelang hari raya Idul Fitri 1442 H, pemerintah pusat menggelar rapat virtual bersama seluruh pemerintah daerah.

Kementrian Dalam Negeri bersama Menhub, Menag, Menkes, Panglima TNI, Polri, Kepala BIN, Jaksa Agung dan BNPB hadir. Begitu juga seluruh Pemerintah Daerah.

Rapat koordinasi tergelar dalam rangka penegakan protokol kesehatan di daerah jelang idul fitri.

Kabar Lainnya : Pemkot Malang Terus Gencarkan Sosialisasi Protokol Covid-19.

Wakil Wali Kota Batu dan Forkopimda Kota Batu hadir secara virtual di Rupatama lantai 5 Balaikota Among Tani, Senin (3/5) pagi.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan selama beberapa minggu terakhir telah terjadi peningkatan kasus di beberapa daerah di Indonesia.

Ledakan covid-19 di India harus menjadi pengingat bagi negara yang memiliki populasi besar, termasuk Indonesia.

“Ledakan di India bisa terjadi di negara-negara lain dan bisa berakibat masif untuk situasi global. Negara yang memiliki populasi besar, termasuk Indonesia, punya potensi ledakan covid yang besar,” ujar Tito.

“Jangan sampai kita lengah, yang bisa kita lakukan adalah mengendalikan,” kata Tito.

Pengendalian covid-19 harus menjadi prioritas setiap daerah. Sinergitas bersama Forkopimda harus terjalin baik.

Ketika kasus mulai mengalami kenaikan, pemerintah daerah juga harus segera mengendalikan.

“Trend kenaikan covid-19 upayakan melandai atau menurun. Kesembuhan upayakan meningkat, ketersediaan BOR jika sudah di atas 50 persen harus segera bangkit,” tandasnya.

“Sebisa mungkin mengurangi dan menekan angka kematian, kuncinya adalah sinergi Forkopimda di setiap daerah,” imbuh Tito.

Laporan Menkes dan BNPB menunjukkan beberapa daerah mengalami kasus peningkatan covid-19. Jika tidak segera ada pengendalian, kelandaian kasus akan berakhir.

Karena, ada beberapa kelonggaran oleh masyarakat, terutama dalam melaksanakan kegiatan ibadah di bulan Ramadan.

Kabar Lainnya : Jelang Idul Fitri, RHC Distribusikan 10.000 Paket Sembako.

Menag RI, Yaqut Cholil Qoumas, sepaham. Dia mengimbau kepada seluruh Pemda untuk selalu memantau pelaksanaan ibadah Ramadan.

Tujuannya adalah menekan laju penyebaran covid-19 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Pelaksanaan ibadah dan silaturrahmi cukup terlaksana di rumah bersama keluarga inti.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Evaluasi PPKM Mikro VI, Zona Hijau Kota Batu Meningkat

Diterbitkan

,

Evaluasi PPKM Mikro VI, Zona Hijau Kota Batu Meningkat
Data serapan penggunaan vaksin di Kota Batu. (Foto : Diskominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – PPKM mikro tahap VI Kota Batu, menunjukkan peningkatan. Zona hijau dan angka kesembuhan mencapai 90 persen.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko pun gembira. Dia menyampaikannya dalam rapat evaluasi PPKM Mikro secara virtual.

“Rata-rata penambahan kasus PPKM Mikro tahap 6 hanya sebesar 2 pasien per hari. Atau berkurang 70 persen dari PPKM Mikro tahap 1. Secara kumulatif, kesembuhan pasien juga terus meningkat,” kata Dewanti di Rupatama Balaikota Among Tani, Jumat (30/4).

Kabar Lainnya : Organisasi Perempuan Diminta Geliatkan Ekonomi.

 

Apa lagi, kematian akibat covid-19 pada PPKM mikro tahap 6, rata-rata 0 kasus per hari. Sedangkan, ketersediaan tempat tidur (BOR) isolasi di rumah sakit Kota Batu sebesar 41 persen. Jumlah ini meningkat 9,5 persen dari PPKM mikro tahap 5.

“Terdapat satu shelter di Kota Batu dengan kapasitas 230 pasie. Per 29 April 2021 hanya terisi 1 pasien,” imbuh Wali Kota.

Selanjutnya, vaksinasi di Kota Batu bagi tenaga kesehatan telah mencapai 98,78 persen. Sasaran pelayan publik mencapai 70,3 persen. Serta, lansia 25,8 persen dan masih berlangsung hingga saat ini.

Wakapolda Jatim, Brigjen Pol. Slamet Hadi Supraptoyo, sepaham. Meski status covid-19 membaik, dia meminta Pemkot Batu tetap getol menegakkan prokes untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

“Harus tegakkan PPKM Mikro. Disiplin protokol kesehatan menjadi pengendalian utama untuk memutus penyebaran covid-19,” kata Wakapolda.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com