Connect with us

Pemerintahan

Terdampak Penutupan Kayutangan, PKL Minta Kompensasi

Diterbitkan

,

DPRD Kota Malang saat mediasi dengan warga Kayutangan (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – PKL Kayutangan mengeluhkan penutupan area Kayutangan. Selain akses terbatas, mata pencaharian mereka ikut tertutup. Dari situ mereka meminta kompensasi.

“Selama ini jalan masih ditutup. Akses terbatas. Penghasilan kita berkurang. Semoga dapat kompensasi. Entah itu dari proyek atau penghasilan daerah,” ujar Sukrul Amin, Pengelola Pujasera dan PKL Kayutangan, di Pujasera Kayutangan, Sabtu (14/11).

Sukrul kasihan dengan para pedagang kaki lima. Mereka terdampak penutupan Kayutangan.

“Kita inginnya teman-teman mendapat kompensasi. PKL ini kasihan. Punya tanggung jawab keluarga dan harus membayar angsuran,” jelasnya.

Arif Wahyudi, Anggota DPRD Kota Malang, menampung keluhan warga.

Arif memaklumi jika masyarakat mengeluh. Karena, area Kayutangan adalah tempat mata pencaharian mereka.

“Merasa terdampak, warga mengusulkan akses ke Kayutangan dibuka saja. Karena memang ada putar baliknya di beberapa titik. Bagi saya itu usulan yang brilian,” terangnya.

Arif pun memaklumi usulan warga soal kompensasi. Karena, para pelaku usaha kecil di Kayutangan memang butuh.

“Saya kira tuntutan yang wajar. Mereka kehilangan mata pencaharian. Kami usulkan diambil dari dana apa. Itu akan dibahas nanti. Saya yakin ada. Entah itu dana tanggap darurat, atau anggaran lainnya,” paparnya.

Arif berharap Pemkot Malang bisa menindaklanjuti usulan warga Kayutangan.

“Jangan sampai niatan baik program ini menyengsarakan masyarakat,” jelas Arif.(fat/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih