Hukrim
PDAM Tunggu Penyelidikan Pencemaran Air

KABARMALANG.COM – Dugaan sabotase PDAM kian menguat. PDAM Kota Malang sejalan dengan instruksi Wali Kota Malang.
Yakni, menyerahkan pengusutan ini ke pihak berwajib.
“Masih penyelidikan lebih lanjut,” ujar Agustyah Isnaini, Humas PDAM Kota Malang kepada Kabarmalang.com, Jumat sore (13/11).
Sembari menunggu kepolisian, PDAM tetap pengurasan dan flushing.
“Hari ini flushing hydrant atau BR (Bran Ran). Akan terus dilaksanakan biar bau minyak hilang,” tuturnya.
Masyarakat, meminta PDAM mempercepat memulihkan air. Emalia, warga RW 01 Tunjungsekar mengharap pemulihan secepatnya.
“Malam ini air sudah mati pet. Kita krisis air bersih,” tuturnya semalam (12/11).
Jumat, Emalia kembali mengeluh. Meskipun air PDAM lancar, bau tersebut masih melekat.
“Sudah lancar, tapi baunya masih melekat. Kalau dipakai mandi, cuci baju, tidak masalah. Kalau dipakai masak tidak layak pakai,” terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, wadah air PDAM di Wendit diduga dicemarkan oknum. Ribuan liter solar dicampur ke air wadah distribusi pelanggan.
Akibatnya, air puluhan ribu pelanggan PDAM tercemar. Wali Kota Malang Sutiaji menyerukan akan melapor kepada kepolisian.(carep-05/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluPT Eurokars Motor Indonesia Pamerkan Empat Model Unggulan Mazda di BCA Expo Malang 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluBMKG Juanda Rilis Prakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini Didominasi Cerah Berawan
Hukrim4 minggu yang laluPolres Malang Tangkap Pria Terduga Pemerasan dan Pengancaman Pakai Airsoft Gun
Hukrim4 minggu yang laluPolisi Mengamankan Pria Terduga Percobaan Pencurian Toko Plastik di Tumpang Malang
Pemerintahan4 minggu yang laluPemkot Malang Gelar Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI dan Malam Tasyakuran Paskibraka
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini Didominasi Berawan dan Udara Kabur
Olahraga4 minggu yang laluPenampilan Amelia Febrianti Membawakan Lagu Tanah Air Bikin Merinding di Pembukaan Festival Arema FC
Peristiwa3 minggu yang laluFenomena Gerhana Bulan Sebagian 96,2 Persen Terjadi Pada 27 Sampai 28 Agustus 2026































