Connect with us

Politik

Aktivis Mahasiswa Malang Merefleksi Senjakala Demokrasi

Diterbitkan

||

GMNI, PMII, IMM, dan HMI dalam diskusi Aktivisme Kaum Muda dan Senjakala Demokrasi (Foto: istimewa).

KABARMALANG.COM – Empat aktivis mahasiswa duduk bersama merefleksi senjakala demokrasi.

Empat organisasi itu adalah GMNI, PMII, IMM dan HMI.

Agenda ini difasilitasi oleh RBC Institute A. Malik Fadjar. Refleksi dihelat di Rumah Baca Cerdas Learning Space.

Peran pemuda organisasi pergerakan adalah pengontrol jalannya demokrasi.

“Kita melihat banyak yang cidera dalam masyarakat. Kita sebagai aktivis tidak layak jika diam saja,” kata Aziz Sudrajat, Ketua DPC GMNI Malang Raya kepada Kabarmalang.com, saat ditemui usai acara, Rabu malam (11/11).

Aziz mengharap masyarakat dan aktivis bisa terus berinovasi. Aktivis harus bergerak dan kritis. Jangan sampai aktivis terlena dan kecolongan lagi.

Aktivis kaum muda dituntut menjadi pelopor masyakarat. Terutama dalam menghadapi era demokrasi.

“Karena kita dianggap kaum berintelektual dan agen kontrol demokrasi,” terang M Maghfur Agung, Sekretaris PC PMII Kota Malang.

Agung menegaskan aktivis harus konsisten mengawal demokrasi. Pantauan bisa lewat media sosial dan turun ke jalan.

Para aktivis menyayangkan sikap pemerintah dan DPR. Mereka membutuhkan suara rakyat hanya saat Pemilu.

“Selebihnya mereka berselingkuh dengan pemodal. Suara rakyat tidak digubris. Kepentingan rakyat ditolak,” tegas Pimpinan Cabang IMM Malang Raya, Ode Rizki.

Bukti nyatanya adalah beberapa aksi. Misalnya tolak RKHUP, Save KPK dan Tolak Omnibus Law. Aktivis menuntut Perppu. Tapi Presiden Jokowi tidak melakukan itu.

Agar demokrasi tidak redup, gerakan mahasiswa harus konsolidasi. Yaitu, menggalakkan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Masyarakat harus dicerdaskan dan dipahamkan. Mereka punya peran mengawal kebijakan pemerintah. Sebagai keharusan membangun demokrasi Indonesia,” ujar Sutriyadi, Ketua Umum HMI Cabang Malang.(fat/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pilbup 2020

Bahas Pupuk, HC-Sanusi Adu Mulut

Diterbitkan

||

Debat publik Pilkada Kabupaten Malang 2020 dengan tema pembangunan. (Foto : Imron)

KABARMALANG.COM – Debat paslon Pilkada Kabupaten Malang, Jum’at (20/11) berlangsung panas.

Adu mulut antar kandidat kali ini cukup sengit. Khususnya, ketika membahas langkanya pupuk Kabupaten Malang.

Perdebatan itu dimulai Paslon Heri Cahyono-Gunadi Handoko. Sam HC, sapaan Cabup independen, menanyai Sanusi. Yaitu cabup paslon nomor urut 1 petahana.

“Saat ini pupuk langka. Banyak petani mengeluh. Lalu kalau anda jadi, bagaimana solusi yang akan dilakukan?” lempar Sam HC.

Pertanyaan itu kemudian ditanggapi Sanusi. Menurut Sanusi, pupuk bukan wewenang Bupati, tapi pemerintah pusat.

“Itu wewenang pemerintah pusat. Bupati sudah mencoba mengkomunikasikan dengan menteri. Tapi tetap tidak bisa. Anggarannya berkurang 50 persen akibat Covid-19,” sanggah Sanusi.

Tidak puas dengan tanggapan Sanusi, Heri Cahyono menyerang lagi. Dia mengatakan Bupati Malang seharusnya  berinisiatif menanggulangi kelangkaan tersebut.

“Kalau hanya berpatok pada aturan, Camat juga bisa. Seharusnya bisa mencari cara lain untuk membantu para petani,” katanya.

Sanusi tampaknya masih ingin memjawab sanggahan Heri Cahyono itu. Hanya saja waktu dalam sesi tersebut keburu habis.

Kemudian, perdebatan berlanjut lagi ke urusan BUMD. Sam HC menanyai paslon Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono. Topiknya tentang Badan Usaha Milik Daerah.

“Berdasarkan telaah kami, pendapatan BUMD Kabupaten Malang kecil. Ini dibandingkan dengan Sumbermaron dan Boonpring (non BUMD). Bagaimana solusi anda jika terpilih menjadi Bupati?” tanyanya.

Lathifah Shohib mengaku akan menyelaraskan program pemerintah pusat dengan Kabupaten Malang.

“Kita akan memanfaatkan jaringan DPR RI untuk mengembangkan pembangunan. Baik di Kabupaten Malang maupun di BUMD,” ujarnya.

Sam HC berbeda pandangan. Dia akan mencari founding untuk mengembangkan BUMD tersebut.

“Dengan investor kita yakin BUMD Kabupaten Malang akan meningkat. Sebab permodalan dan sponsor akan lebih terjamin,” ujarnya.

Untuk diketahui, jumlah BUMD Kabupaten Malang ada 3. Yakni PDAM Tirta Kanjuruhan penyedia air bersih. Jasa Yasa bidang pariwisata. Dan BPR Artha Kanjuruhan di bidang keuangan.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Pilbup 2020

Kyai Nyai Kampung Malang Utara Dukung Sandi

Diterbitkan

||

Deklarasi dukungan untuk Sandi dari Kyai dan Nyai Kampung. (Foto:Istimewa).

 

KABARMALANG.COM – Dukungan untuk paslon Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) mengalir. Komunitas Kyai dan Nyai kampung pun menyatakan mendukung SanDi.

Kyai dan Nyai Kampung mayoritas berbasis di Malang Utara.

”Kami mengatasnamakan kyai dan nyai kampung di Kabupaten Malang. Mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Sanusi dan Didik Gatot Subroto,” ungkap Koordinator kyai dan nyai kampung Kabupaten Malang, KH Abdul Ghofur Amin, Kamis (19/11) sore di Singosari.

Menurutnya, deklarasi dukungan sudah didasari berbagai pertimbangan. Satu di antaranya, harapan mewujudkan kemakmuran Kabupaten Malang.

”Saat ini era milenial dinamis dan kompetitif. Diperlukan kepemimpinan berintegritas, berkapasitas dan berakuntabilitas. Serta memiliki kompetensi unggul di berbagai bidang kehidupan. Kami rasa itu ada pada sosok pasangan SanDi ini,” ungkapnya.

Dukungan Kyai dan Nyai kampung diklaim berasas tatanan politik. Yang sesuai dengan 9 nilai utama warisan Gus Dur.

Yaitu ketaukhidan, kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, pembebasan, kesederhanaan, persaudaraan, kesatriaan dan kearifan lokal.

”Gerakan ini pengawal setia nilai cita dan sikap Gus Dur. Serta, mewujudkan tatanan kehidupan politik ideal 9 nilai utama,” ucapnya.

Deklarasi dilangsungkan di kediaman pengasuh ponpes Al-Ishlahiyah, Singosari. Acara dihadiri ratusan kyai dan nyai kampung Kabupaten Malang. Sekaligus cawabup Didik Gatot Subroto.

”Yang datang sekitar 150-an. Kebanyakan Malang Utara. Seperti Singosari, Lawang, dan Pakis,” tutupnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Politik

Kader PDIP Amari Tutup Usia

Diterbitkan

||

Amari, Kader PDIP Kabupaten Malang meninggal di RSUD dr Moewardi Solo. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Tiga kader PDIP Kabupaten Malang meninggal dunia. Amari, menutup usia Kamis (19/11) di RSUD Dr Moewardi Surakarta.

Dialah satu dari tiga korban kecelakaan mobil di Sragen. Meninggalnya Amari memastikan tak ada korban selamat dalam kecelakaan.

Hariyanto, meninggal seketika di lokasi kecelakaan, Jumat (13/11). Hari Sasongko, tutup usia Rabu kemarin (18/11).

Sekarang, Amari ikut tutup usia. Dia meninggal di RSUD dr Moewardi jam 15.30.

“Kami meresa kehilangan. Tiga kader terbaik PDIP Kabupaten Malang telah tiada. Mereka orang yang baik. Mereka juga berjasa bagi PDIP Kabupaten Malang,” ungkap Zulham Mubarak, Anggota Badan Pemilu DPD PDIP Jatim, saat dikonfirmasi, Kamis (19/11).

Amari menjalani perawatan sejak Jum’at (13/11). Amari juga sempat sadar dan memberi harapan bagi keluarga.

“Tapi mungkin karena lukanya cukup parah, beliau meninggal dunia. Lukanya di bagian kepala dan dada,” katanya.

Amari menjabat Ketua Taruna Merah Putih Kabupaten Malang. Dia juga disebut-sebut sebagai sosok calon dewan PAW.

Harusnya, dialah yang menggantikan Didik Gatot Subroto. Karena, Didik maju sebagai Cawabup Pilkada Kabupaten Malang 2020.

“Ya, beliau adalah kandidat pengganti Pak Didik. Surat PAW-nya sudah diajukan ke DPP PDIP. Bahkan sudah diproses,” tukas Zulham.

Sebelumnya, Jum’at (13/11), rombongan kader PDIP Kabupaten Malang kecelakaan. Lokasi kecelakaan di Sragen, tol Solo-Ngawi.

Dalam rombongan ada tiga orang. Yakni Hariyanto, Hari Sasongko dan Amari. Mereka harusnya ke Yogyakarta. Ini dalam rangka kunker DPRD Kabupaten Malang.

Tapi, takdir berkata lain. Mobil yang mereka tumpangi menabrak truk. Hariyanto meninggal seketika.

Sedangkan Hari Sasongko dan Amari dirawat di Solo. Hari Sasongko meninggal Rabu kemarin. Sementara, Amari dikabarkan tiada, Kamis hari ini.(im/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Hari Jadi Kabupaten Malang dari Disparbud Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Hari Jadi Kabupaten Malang dari Perumda Tirta Kanjuruhan
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com