Connect with us

Politik

Apresiasi Demokrasi Positif Warga Kota Malang

Diterbitkan

,

Anggota Komisi A DPRD Kota Malang, Alkasa Sulima Priyantono.

 

KABARMALANG.COM – Demokrasi positif warga Malang diapresiasi. Misalnya, aksi menjaga perdamaian kota lewat baliho anti anarkis.

Baliho di Balai Kota dan DPRD adalah aspirasi.

“Tentu itu spirit warga Kota Malang. Yang merasa memiliki kota-nya agar perdamaian dan kondusivitas terjaga,” Kata Anggota Komisi A DPRD Kota Malang, Alkasa Sulima Priyantono, Senin (9/11).

Ini tak lepas dari iklim demokrasi Kota Malang. Ada 51 perguruan tinggi di Kota Malang.

Kehadiran kampus menyimbolkan iklim demokrasi. Termasuk bagi mahasiswa yang menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi.

“Menyampaikan hak merupakan kebebasan dalam berpendapat,” tandas Alkasa.

Demonstrasi diatur dalam undang undang dasar. Sehingga seluruh elemen pemerintahan harus memberikan ruang demokrasi itu.

“Pemasangan banner anti anarki juga hak warga menyuarakan aspirasinya. Kami akan usulkan ada wadah khusus menyampaikan banner tersebut,” imbuhnya.

Sebab, beberapa banner yang terpasang mengurangi estetika keindahan bangunan. Contohnya di area luar Taman Tugu Kota Malang.

“Tugu Malang itu kan bagian dari cagar budaya. Kami sarankan beberapa spanduk itu dipindahkan. Misalnya ke samping area Balai Kota. Atau tempat terdekat yang bisa dibaca oleh masyarakat,” sambungnya.

“Ini agar estetika Taman Tugu Malang tetap terjaga baik. Dan wisatawan bisa menikmati keindahan Kota Malang,” pungkasnya.(carep-04/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih