Connect with us

Serba Serbi

Melanggar Marka Physical Distancing, Masyarakat Harus Saling Mengingatkan

Published

on

IMG 20200908 114421
Marka Physical Distancing di salah satu simpang jalan Kota Malang

 

KABARMALANG.COM – Sejak beberapa bulan terakhir, di sejumlah simpang jalan di Kota Malang telah dibuatkan marka physical distancing. Kalau dilihat seperti pemandangan garis start di balapan Moto GP. Marka itu dibuat agar para pengendara motor di jalan bisa menjaga jarak.

Akan tetapi dalam prosesnya, masih saja ada masyarakat yang tidak mengindahkan. Terkait hal itu, Handi Priyanto Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang turut memberikan pendapatnya.

“Jika nanti ada masyarakat yang melanggar, harapan saya masyarakat ataupun pengendara harus bisa mengingatkan satu sama lain,” ujarnya kepada Kabarmalang.com, Selasa (08/09/2020).

Karena tanpa dibarengi upaya dari masyarakat tidak akan berguna. Lanjut Handi sapaan akrabnya, marka ini sifatnya sementara, jadi ia menghimbau agar masyarakat bisa berperan penting dalam menghentikan penyebaran Covid 19.

Menurut Handi, marka tersebut bersifat himbauan, dalam rangka upaya membantu pemerintah mengurangi penyebaran Covid-19. Seperti yang telah kita semua ketahui, bahwa penyebaran Covid-19 di jalan sangat besar, karena tidak adanya pembatas dan terlebih pengendara motor yang cukup terbuka di jalan.

“Kalau pengendara motor bergerombol di lampu merah, terus ada yang bersin itu cepat menyebarnya. Maka dari itu fungsi marka tersebut untuk memberi batasan antara pengendara satu dengan yang lain. Marka tersebut yang jika dilanggar, tidak ada sanksi yang akan dikenakan, membuat beberapa masyarakat atau pengendara masih melanggarnya,” terang Handi.

Handi mengungkapkan bahwa masyarakat menjadi garda terdepan untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Pemerintah sudah berkontribusi besar dengan membuat inovasi dan trobosan untuk masalah Covid-19 ini dan masyarakat harusnya paham dan mentaatinya.

“Marka psychal distancing ini cukup efektif atau tidak sama sekali. Dikarenakan, marka tersebut cukup berperan penting dalam mengatur masyarakat dalam berkendara, khususnya berjaga jarak untuk menghentikan penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (fat/fir)

 

Advertisement

Terpopuler