Connect with us

Pemerintahan

Minat Baca Tinggi, Gramedia Gelar Pameran Buku Murah

Published

on

IMG 20200821 222546 scaled
Pameran Buku Murah Toko Buku Gramedia Basuki Rahmat

 

KABARMALANG.COM – Toko buku Gramedia Basuki Rahmat (Basra) menggelar pameran buku murah. Alasannya pameran ini dibuka karena minat baca masyarakat Kota Malang sangat tinggi.

“Karena memang melihat minat baca di Kota Malang lumayan tinggi. Coba bikin sesuatu yang beda, walaupun di toko buku Gramedia kota lain juga sudah ada yang seperti ini,” ujar Dafit Nomele selaku Store Manager, Jumat (21/08/2020) kepada Kabarmalang.com.

Alasan kedua menurut Dafit, mereka coba menjual beberapa buku yang mungkin bisa dibilang masa berlakunya sudah habis secara penjualan.

“Sudah tidak sebagus pada waktunya, walaupun memang dulu pernah best seller. Makanya dibikin dengan harga yang lebih murah. Harganya mulai dari sepuluh ribu rupiah hingga lima puluh ribu rupiah,” sambung Dafit.

Tujuan lainnya bagi Dafit, juga untuk menarik trafic, karena di masa pandemi ini, orang masih takut untuk keluar rumah. Akhirnya bikin konsep menjual buku-buku bagus dengan harga murah. Harapannya bisa menarik para konsumen.

Terkait waktu, Dafit dalam penuturannya mengatakan, pameran ini dimulai sejak bulan Februari lalu. Buku-buku yang disediakan adalah buku dari penerbit internal gramedia.

“Awalnya masih bermain dengan penerbit internal. Tapi per bulan Agustus ini, kami menarik suplier dari penerbit eksternal. Biar lebih variatif, agar orang tidak bosan,” lanjut Dafit

“Rencananya pameran ini mungkin berlangsung sampai akhir bulan Desember. Nanti kita evaluasi seperti apa peminat dari penerbit eksternal. Jika banyak, maka akan berlanjut ke tahun 2021,” jelas Dafit.

Untuk strategi penyebaran informasinya. “Penyebaran informasi terkait acara ini mainnya di sosial media, karena jaman sekarang bisa dibilang, media sosial sebagai senjata untuk berpromosi. Melalui intagram kami, @gramediamalangbasra. Materi promosi dalam bentuk poster juga dibantu oleh tim untuk disebar ke media sosial yang mereka miliki,” tutup Dafit. (fat/fir)

 

Advertisement

Terpopuler