Connect with us

Kabar Batu

3 Tahun Tak Terawat, Gor Gajahmada Disidak DPRD

Published

on

IMG 20200714 164433

KABARMALANG.COM – Banyaknya keluhan terhadap GOR (Gedung Olahraga) Gajahmada yang terletak dikawasan Jalan Stadion Barat Kelurahan Sisir Kecamatan Batu, tentang rusaknya beberapa fasilitas akhirnya mendapatkan respon dari DPRD Kota Batu.

Hal ini dibuktikan dengan disidaknya GOR tersebut pada Selasa (14/07/2020) oleh Komisi C untuk mencari titik terang, mengingat aset Pemkot tersebut sering dijadikan tempat untuk melakukan kompetensi keolahragaan.

“Ternyata kerusakannya memang cukup parah. Tandon air tidak ada, kran macet, beberapa lampu tidak bisa menyala, dan masih banyak yang lainnya,” ujar Khamim Tohari Ketua Komisi C DPRD Kota Batu.

Khamim menambahkan terkait hal ini akan segera dicarikan solusinya, agar aset Pemkot ini bisa segera dibenahi.

Dijelaskan lebih jauh, Khamim mengakui bahwa GOR Gajahmada yang sebenarnya hak pengelolaan di handle oleh Dinas Pendidikan Kota Batu, namun pihaknya tidak bisa banyak berbuat karena masih terkendala dengan belum adanya serah terima dari DPKPP (Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertahan) Kota Batu.

Khamim membeberkan pembangunan GOR Gajahmada tersebut, berawal dari pekerjaan DPKPP yang memakan anggaran Rp 25 milyar dan diresmikan pada tahun 2017 lalu.

“Nanti akan kami jembatani dengan memanggil DPKPP Kota Batu. Apa alasannya gedung ini tidak diserah terimakan kepada Dinas Pendidikan Batu,” tegasnya.

Namun, Khamim juga mengatakan bahwa pihak DPRD akan memprioritaskan pengadaan tandon air sehingga kamar mandi di GOR Gajahmada bisa digunakan dengan layak.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Eny Rachyuningsih membenarkan bahwa pihaknya hingga saat ini masih menunggu DPKPP untuk menyerahkan GOR Gajahmada. Hal ini mengingat SK Pengelolaan GOR telah terbit pada bulan Juni 2019 lalu.

“Kalau kami paksakan memberikan anggaran, nanti malah terjadi dobel pembiayaan. Masa satu gedung dibiayai oleh Dindik dan DPKPP,” ujar Eny.

Eny berharap, dengan adanya sidak dari Komisi C ini maka bisa mengatasi permasalah yang cukup berlarut ini. (arl/fir)

 

Advertisement

Terpopuler