Pemerintahan
Raih Juara Terbaik 3 Sata Awards 2026, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Sukses Kelola Data Kesejahteraan Akurat

KABARMALANG.COM – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang sukses menyabet penghargaan Juara Terbaik Ketiga kategori Indeks Pembangunan Statistik (IPS) dalam ajang bergengsi Sata Awards Kota Malang 2026.
Piagam penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, kepada Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito Widoyoko, S.STP., M.Si., pada upacara resmi di halaman Balai Kota Malang, Senin, 15 Juni 2026 lalu.
Capaian ini berhasil diraih berkat kerja keras seluruh aparatur kedinasan bersama pilar-pilar sosial dalam merombak tata kelola data kesejahteraan agar menjadi lebih akurat, dinamis.
Serta terintegrasi secara digital guna berfungsi sebagai instrumen (tools) utama pimpinan daerah dalam mengambil kebijakan publik yang tepat sasaran bagi masyarakat prasejahtera.
Urgensi Data Akurat bagi Sistem Birokrasi dan Kebijakan Publik
​Keberadaan basis data yang valid menjadi fondasi paling krusial dalam berjalannya roda pemerintahan daerah yang akuntabel. Berikut pemaparan esensinya bagi Kota Malang:
​Dasar Pengambilan Keputusan: Setiap program jaminan sosial, bantuan pangan, hingga intervensi kemiskinan yang dikeluarkan oleh Wali Kota dan jajaran Pemkot Malang wajib bersumber pada data statistik yang riil di lapangan.
​Penyajian Berkelanjutan: Keberhasilan mempertahankan peringkat IPS membuktikan bahwa Dinsos-P3AP2KB mampu menyajikan data sektoral makro yang konsisten dan siap dipertanggungjawabkan validitasnya secara berkala.
​Optimalisasi Anggaran: Dengan data yang bersih dari data ganda atau penerima fiktif, serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kota dapat teralokasikan secara efisien tanpa salah sasaran.
Kiat Sukses Cleansing Data: Mekanisme Musykel 3 Bulanan
​Salah satu rahasia utama yang membuat kualitas data kemiskinan di Kota Malang dinilai lebih bersih dan unggul dibandingkan daerah lain adalah adanya mekanisme verifikasi berkala dari akar rumput:
Tahapan Operasional Kerja | Jadwal Pelaksanaan | Fokus Utama Capaian Output Data |
|---|---|---|
Musyawarah Kelurahan (Musykel) | Rutin Setiap 3 Bulan Sekali | Melibatkan perangkat kelurahan, pekerja sosial, dan RT/RW setempat untuk memetakan kondisi riil warga. |
Proses Graduasi Mandiri | Evaluasi per kuartal | Mengeliminasi atau mencoret data warga yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima manfaat namun saat ini kondisi ekonominya sudah mapan/sejahtera. |
Sinkronisasi Sistem DTSEN | Real-time update pasca-musykel | Memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tingkat kota agar terbebas dari anomali data usang. |
“Alhamdulillah, kami mendapatkan apresiasi dari Sata Awards. Kebijakan yang diambil oleh pimpinan daerah itu dasarnya adalah data. Kunci keberhasilan ini adalah komitmen mendata secara rutin melalui Musyawarah Kelurahan setiap tiga bulan”.
“Sehingga, data kita di DTSEN jauh lebih bersih daripada daerah lain. Ini semua berkat kerja keras dari pilar-pilar sosial,” ungkap Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito Widoyoko. (adv)
Pemerintahan5 jam agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Olahraga5 jam agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Dramatis Eustáquio Antar Kanada Tekuk Afrika Selatan 1-0 dan Ukir Sejarah Lolos 16 Besar
Pemerintahan6 jam agoRaih Juara 1 PPA Awards 2026 Tingkat Jatim, Pemkot Malang Sukses Tekan Perkawinan Anak Lewat Inovasi RT Berkelas
Olahraga39 menit agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Pemerintahan2 minggu agoLuncurkan Rumah PIJAR, Pemkot Malang Perkuat Pendampingan Disabilitas Mental Berbasis Keluarga
Peristiwa12 jam agoRespons Cepat Call Center 110, Polres Malang Bubarkan Balap Liar di Exit Tol Pakis dan Sita Belasan Motor
Pemerintahan5 hari agoTunggu Restu Kemensos, Pemkot Malang Siapkan Lahan 5,4 Hektare di Arjowinangun untuk Proyek Sekolah Rakyat





























