Pemerintahan
Tekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah

KABARMALANG.COM – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang resmi meluncurkan langkah strategis berupa Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah (GAMAS) pada Senin, 29 Juni 2026, guna menekan tingginya fenomena fatherless di wilayah setempat.
Kebijakan taktis yang dirilis tepat pada momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 ini sengaja digulirkan melalui surat edaran resmi Sekretaris Daerah Kota Malang untuk merombak pola pikir (mindset) patriarki bahwa tugas seorang kepala keluarga tidak sebatas mencari nafkah materi.
Melalui penguatan edukasi pola asuh (parenting) berbasis keterlibatan aktif ini, para ayah di Kota Malang diwajibkan menyisihkan waktu mendampingi transisi psikologis anak pada tahun ajaran baru 2026/2027 demi membangun kedekatan emosional.
Serta menghentikan krisis hilangnya figur pelindung pria dalam struktur perkembangan mental anak.
Memahami Krisis “Fatherless” dan Urgensi Peran Ayah
​Fenomena fatherless (anak yang tumbuh tanpa kehadiran psikologis sosok ayah) kini menjadi perhatian serius pemerintah pusat hingga daerah. Berikut poin-poin krusial penanganannya di Kota Malang:
​Tingkat Fatherless Tinggi: Berdasarkan data Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Indonesia masuk dalam jajaran negara dengan tingkat fatherless yang lumayan tinggi akibat minimnya interaksi emosional antara ayah dan anak.
​Redefinisi Peran Kepala Keluarga: Ayah diharapkan tidak hanya menjadi penyedia fasilitas finansial, melainkan hadir secara nyata dalam proses mendampingi anak belajar, memahami dinamika sekolah, serta memberikan rasa aman.
​Dampak Psikologis Anak: Kehadiran aktif figur ayah terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan kepercayaan diri anak, mengoptimalkan kecerdasan emosional, serta menjauhkan remaja dari potensi kenakalan remaja.
Skema Implementasi Gerakan GAMAS Pemkot Malang Tahun Ajaran 2026/2027
​Guna menyukseskan gerakan moral ini menjelang masuknya kalender akademik baru, Dinsos-P3AP2KB menetapkan panduan praktis berikut:
Parameter Program Kerja | Mekanisme Pelaksanaan Lapangan | Strategi Manajemen Waktu Kerja |
|---|---|---|
Dasar Regulasi Kota | Surat Resmi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang. | Bersifat imbauan instruktif bagi seluruh aparatur sipil dan pekerja swasta. |
Metode Aksi Nyata | Mengantar anak kandung secara langsung di hari pertama masuk sekolah. | Fokus pada pendampingan moral di gerbang sekolah pada awal tahun ajaran baru. |
Alokasi Estimasi Waktu | Dilakukan pada pagi hari sebelum jam masuk kantor dimulai. | Jam masuk sekolah di Malang rata-rata pukul 07.00 WIB, sedangkan jam kantor pukul 08.00 WIB (waktu dinilai sangat cukup). |
“Kami tidak menerapkan pengawasan sanksi secara khusus di lapangan, tetapi kami mengintensifkan sosialisasi lewat kader komunitas. Di Indonesia ini fatherless-nya lumayan tinggi”.
“Jadi melalui GAMAS dalam rangka Harganas 2026, kami ingin para ayah berkontribusi nyata dalam proses pendidikan anak secara langsung,” tegas Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito. (adv)
Serba Serbi3 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa3 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Hukrim2 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Pemerintahan3 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Olahraga4 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Peristiwa4 minggu yang laluFenomena Gerhana Matahari: Pengertian, Jenis, Jadwal 2026–2027, dan Cara Aman Mengamatinya




































