Connect with us

Peristiwa

Razia Miras di Kanjuruhan: Polres Malang Amankan 54 Suporter Saat Laga Arema FC vs Persis Solo

Published

on

IMG 20260419 124147
Polres Malang berhasil mengamankan 54 oknum suporter Arema yang diduga membawa dan mengonsumsi minuman keras (miras) saat berlangsungnya pengamanan laga Arema FC melawan Persis Solo (istimewa)

KABARMALANG.COM – Kepolisian Resor (Polres) Malang berhasil mengamankan 54 oknum suporter Arema yang diduga membawa dan mengonsumsi minuman keras (miras) saat berlangsungnya pengamanan laga Arema FC melawan Persis Solo di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Sabtu, 18 April 2026.

Langkah tegas ini diambil oleh jajaran Polres Malang bersinergi dengan Presidium Aremania dan Panpel untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui pemeriksaan ketat di titik perimeter luar stadion.

Operasi ini bertujuan untuk meminimalkan potensi kericuhan akibat pengaruh alkohol.

Sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam memperbaiki budaya suporter sepak bola di wilayah Kabupaten Malang agar pertandingan dapat dinikmati secara aman, tertib, dan nyaman oleh seluruh penonton.

​Detail Hasil Operasi Pengamanan (18 April 2026)

​Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, mengungkapkan bahwa pemeriksaan dilakukan secara teliti di dua titik utama penyekatan, yaitu Simpang Empat Zipur dan Kedungpendaringan.

Data Pengamanan

Rincian Statistik

Total Suporter Diamankan

54 Orang

Barang Bukti Miras

33 Botol Minuman Beralkohol

Kendaraan Disita

28 Unit Sepeda Motor

Asal Suporter

27 Warga Kab. Malang, 27 Luar Daerah (Kota Batu, Kediri, Blitar, dll)

Komitmen Bersama Menuju Budaya Baru Aremania

​Tindakan kepolisian ini mendapat dukungan penuh dari elemen manajemen klub dan perwakilan suporter guna menciptakan iklim pertandingan yang lebih positif:

​Sinergi Aparat & Suporter: Petugas di lapangan bekerja sama langsung dengan Aremania untuk melakukan pengecekan badan dan kendaraan sebelum memasuki area inti stadion.

​Teguran Manajemen: Pihak manajemen Arema FC sangat menyayangkan insiden ini dan terus mendorong edukasi agar stadion menjadi tempat yang ramah bagi keluarga.

​Permohonan Maaf Presidium: Ketua Presidium Aremania Utas, H. M. Ali Rifki, secara resmi meminta maaf atas perilaku oknum tersebut dan berkomitmen untuk terus mengingatkan anggota agar menjauhi miras, senjata tajam (sajam), dan tindakan anarkis.

​Pernyataan Kapolres: “Skema pemeriksaan ketat ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di setiap pertandingan sepak bola,” tegas AKBP Taat Resdi.

 

Advertisement

Terpopuler