Pemerintahan
Tekan Angka Stunting: Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Perkuat Sosialisasi Gizi di Tingkat Kelurahan

KABARMALANG.COM – Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang secara masif menjalankan program prioritas pengendalian stunting di seluruh kelurahan di Kota Malang pada Maret 2026 guna memastikan tumbuh kembang anak yang optimal bagi generasi mendatang.
Di bawah arahan Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, tim pendamping keluarga diterjunkan langsung untuk melakukan sosialisasi intensif.
Serta pemantauan gizi bagi ibu hamil dan balita dari kelompok prasejahtera.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam menekan angka tengkes melalui intervensi gizi yang tepat sasaran.
Kemudian meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola asuh sehat demi mewujudkan Kota Malang yang bebas stunting dan mendukung visi nasional Indonesia Emas.
Daftar Isi
​Strategi Pengendalian Stunting Dinsos-P3AP2KB
​Program ini melibatkan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan setiap intervensi berjalan efektif di lapangan:
​Sosialisasi Pola Asuh: Edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya ASI eksklusif dan pemberian MPASI yang kaya akan protein hewani.
​Pemantauan Gizi Terpadu: Melalui kader Posyandu, Dinsos memantau secara rutin berat badan dan tinggi badan balita di wilayah rawan stunting.
​Intervensi Kelompok Rentan: Pemberian bantuan tambahan nutrisi bagi keluarga yang terdata dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
​Sanitasi dan Lingkungan: Koordinasi pemenuhan akses air bersih dan sanitasi layak sebagai faktor pendukung kesehatan anak.
​Target dan Indikator Program Stunting (Update 2026)
Fokus Intervensi | Kelompok Sasaran | Bentuk Aksi Nyata |
|---|---|---|
Gizi Ibu Hamil | Calon Ibu / Bumil | Pemberian Tablet Tambah Darah & Nutrisi |
1000 HPK | Bayi 0 – 24 Bulan | Pemantauan Pertumbuhan & Imunisasi |
Edukasi Remaja | Pelajar & Calon Pengantin | Sosialisasi Pencegahan Anemia |
Ketahanan Pangan | Keluarga Prasejahtera | Penyaluran Bantuan Pangan Bergizi |
Peran Masyarakat dalam Menekan Stunting
​Kepala Dinsos-P3AP2KB, Donny Sandito, menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif warga:
​Aktif ke Posyandu: Rutin melakukan pemeriksaan bulanan untuk mendeteksi dini tanda-tanda keterlambatan pertumbuhan pada anak.
​Lapor Kondisi Gizi: Warga diimbau melaporkan ke kelurahan jika menemukan anak di lingkungannya yang terindikasi kekurangan gizi kronis.
​Konsultasi Layanan P3AP2KB: Masyarakat dapat mengakses layanan konseling gizi dan keluarga berencana secara gratis di kantor dinas maupun unit layanan terkait.
​Pesan Utama: Pencegahan stunting dimulai dari lingkungan keluarga.
Dengan gizi yang cukup dan pola asuh yang tepat, kita siapkan anak-anak Kota Malang menjadi generasi yang cerdas dan kompetitif. (adv)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri































