Connect with us

Serba Serbi

Target Indonesia 2026: Turunkan Angka Kematian Kanker Payudara 2,5% Per Tahun!

Published

on

Target Indonesia 2026: Turunkan Angka Kematian Kanker Payudara 2,5% Per Tahun!
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara resmi menetapkan target untuk menurunkan angka kematian akibat kanker payudara (istimewa)

KABARMALANG.COM – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara resmi menetapkan target ambisius untuk menurunkan angka kematian akibat kanker payudara sebesar 2,5% setiap tahun mulai Maret 2026.

Langkah strategis ini dilakukan secara nasional melalui penguatan skrining awal yang mencakup pemeriksaan klinis dan penyediaan alat mamografi di seluruh Puskesmas tingkat kecamatan.

Inisiatif ini diambil sebagai respons terhadap tingginya kasus stadium lanjut yang sulit diobati, sehingga pemerintah berupaya memastikan setiap perempuan Indonesia mendapatkan akses deteksi dini secara cuma-cuma guna meningkatkan peluang kesembuhan dan kualitas hidup pasien.

Strategi Utama Penurunan Kasus Kanker Payudara

​Pemerintah menerapkan tiga pilar utama dalam menjalankan program ini sepanjang tahun 2026:

Skrining Masif: Menyasar 130 juta orang (terintegrasi dengan program skrining gratis nasional) melalui metode SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis).

​Modernisasi Alat: Distribusi alat Ultrasonografi (USG) dan Mamografi ke fasilitas kesehatan primer di daerah terpencil.

​Edukasi Sadari: Kampanye berkelanjutan mengenai cara periksa payudara sendiri setiap bulan setelah siklus menstruasi.

Mengapa Angka 2,5% Menjadi Target Utama?

​Penetapan target penurunan 2,5% per tahun merupakan bagian dari komitmen global Global Breast Cancer Initiative (GBCI) oleh WHO. Berikut adalah rincian dampaknya:

Indikator Keberhasilan

Target Tahun 2026

Dampak Jangka Panjang

Deteksi Dini

60% Kasus ditemukan di Stadium 1/2

Menurunkan biaya pengobatan JKN

Waktu Diagnosis

Maksimal 60 hari sejak skrining

Penanganan medis lebih cepat

Angka Kelangsungan Hidup

Meningkat 10% per tahun

Menurunkan angka kematian nasional

Cara Mendapatkan Skrining Kanker Gratis

​Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program penurunan angka kanker ini, berikut langkahnya:

Pendaftaran: Gunakan aplikasi SatuSehat untuk mencari jadwal skrining di Puskesmas terdekat.

Syarat: Cukup membawa KTP asli untuk verifikasi data rekam medis elektronik.

​Prosedur: Anda akan diarahkan oleh tenaga medis untuk menjalani pemeriksaan fisik dan rujukan lanjutan jika ditemukan indikasi medis.

Pesan Kesehatan: Deteksi dini bukan berarti mencari penyakit, melainkan langkah paling cerdas untuk menyelamatkan nyawa sebelum terlambat.

 

Advertisement

Terpopuler