Connect with us

Peristiwa

Harga Perak Hari Ini 3 Februari 2026: Anjlok Rp600 per Gram, Waktunya Beli?

Published

on

Harga Perak Hari Ini: Update Kamis, 19 Februari 2026 (Naik Rp800)
Harga perak batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Selasa (3/2/2026) tercatat mengalami penurunan (istimewa)

KABARMALANG.COM – Harga perak batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Selasa (3/2/2026) tercatat mengalami penurunan signifikan.

Koreksi ini menjadi kabar penting bagi kolektor logam mulia yang ingin melakukan diversifikasi aset di luar emas.

Rincian Harga Perak Antam & Ritel

​Berikut adalah rincian harga beli dan estimasi harga fisik di pasar Indonesia hari ini:

Jenis Produk

Harga Estimasi

Keterangan

Perak Antam (1 Gram)

Rp53.900

Turun Rp600 dari hari sebelumnya

Perak Murni (Bar 100gr)

Rp11.487.500

Harga rata-rata e-commerce resmi

Perak Murni (Bar 1 kg)

Rp61.959.700

Harga rata-rata investasi besar

Perak Perhiasan (Ritel)

± Rp43.000

Tergantung model dan pengrajin

Penurunan harga perak domestik hingga berada di bawah level Rp54.000 per gram ini dipicu oleh beberapa faktor fundamental:

Tekanan Komoditas Global: Harga perak dunia (XAG/USD) mengalami tekanan akibat penguatan indeks Dolar AS, yang membuat harga logam mulia menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Aksi Profit Taking: Setelah sempat diproyeksikan menguat di akhir Januari, para investor global melakukan aksi ambil untung (profit taking) secara massal di awal Februari, memicu penurunan harga spot.

​Volatilitas Industri: Berbeda dengan emas, perak sangat dipengaruhi oleh kebutuhan industri (seperti panel surya dan elektronik).

Ketidakpastian manufaktur global di kuartal pertama 2026 turut menekan permintaan.

​Meskipun harga sedang turun, perak tetap dianggap sebagai aset investasi yang menarik karena:

Harga Terjangkau: Memungkinkan investor pemula untuk memiliki logam mulia batangan dengan modal lebih rendah dibanding emas.

Potensi Jangka Panjang: Dengan perkembangan teknologi hijau (EV dan Solar Panel), permintaan perak diprediksi tetap tinggi di masa depan.

​Diversifikasi: Membagi risiko portofolio agar tidak hanya bergantung pada satu jenis aset.

Advertisement

Terpopuler