Peristiwa
Saham PIPA Meroket 10% di Tengah Transformasi Energi & Logistik 2026

KABARMALANG.COM – Emiten manufaktur pipa, PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA), menunjukkan performa gemilang pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa (3/2/2026).
Masuknya Morris Capital Indonesia (MCI) sebagai pengendali baru membawa angin segar bagi masa depan perusahaan.
Performa Harga Saham PIPA (Update 3 Februari 2026)
Harga Saat Ini: Rp208 (Pukul 11:50 WIB).
Perubahan: Naik tajam +10,05%.
Rentang 52 Minggu: Rp14 – Rp625.
Status: Fase pemulihan pasca-akuisisi dengan volume transaksi yang meningkat.
Manuver Bisnis: Dari Pipa PVC ke Sektor Migas
Transformasi PIPA bukan sekadar ganti nama, melainkan perombakan total model bisnis yang didukung oleh beberapa aksi korporasi strategis:
Pengendali Baru (Morris Capital): Setelah proses akuisisi, MCI kini resmi mengarahkan PIPA untuk menjadi raksasa baru di bidang Holding Investasi Energi dan Logistik.
Penyelesaian Tender Wajib (MTO): Jadwal pembayaran penawaran tender wajib di harga Rp54,47 jatuh pada hari ini, 3 Februari 2026, yang memberikan kepastian hukum bagi pemegang saham publik.
Rencana Right Issue: PIPA dijadwalkan akan meluncurkan penambahan modal melalui right issue pada Kuartal III 2026 guna membiayai ekspansi ke sektor distribusi BBM dan logistik energi.
Perbandingan Sektor & Prospek Industri 2026
Industri pipa nasional di tahun 2026 didorong oleh penyelesaian proyek infrastruktur raksasa.
Selain PIPA yang bertransformasi, investor juga memantau emiten pipa baja seperti ISSP (Spindo) yang diuntungkan oleh kebutuhan pipa gas dan proyek air bersih nasional.
Katalis Positif Industri Pipa 2026:
Pipa Gas Cisem Tahap II: Proyek strategis Cirebon-Semarang yang ditargetkan rampung tahun ini.
Pipa Air Bersih Jakarta: Target pemasangan 1.000 km pipa oleh PAM Jaya sepanjang 2026 untuk mendukung akses air bersih merata.
Saham PIPA saat ini memiliki profil risiko-imbal hasil yang menarik bagi investor agresif yang percaya pada turnaround story.
Namun, perlu diingat bahwa perubahan fokus bisnis ke sektor logistik energi memerlukan waktu untuk tercermin dalam laporan laba rugi perusahaan.
Hukrim4 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi4 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi4 minggu yang laluHarga Emas Antam Hari Ini Melonjak di Level Rp2.690.000 per Gram
Hukrim3 minggu yang laluKecelakaan Maut di Kromengan Malang Pengemudi Pikap Jadi Tersangka Diduga Alami Microsleep
Serba Serbi3 minggu yang laluLaman dtsen-form.bps.go.id Menjadi Portal Resmi Pengecekan Desil Kesejahteraan BPS
Pemerintahan3 minggu yang laluPeringatan Hari Veteran Nasional LVRI Kota Malang Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Suropati































