Connect with us

Pemerintahan

Perkuat Ketahanan Keluarga, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Targetkan Perluasan Puspaga di 57 Kelurahan

Published

on

IMG 20251125 181416
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito Widoyoko (istimewa)

KABARMALANG.COM – Menghadapi dinamika sosial di tengah masyarakat, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) berkomitmen memaksimalkan peran Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga).

​Program ini di proyeksikan menjadi solusi akar rumput untuk menekan angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), stunting, hingga kasus perundungan (bullying) di wilayah Kota Malang.

1. Tantangan Pemerataan Puspaga di Kota Malang

​Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito Widoyoko, mengungkapkan bahwa meskipun Puspaga telah terbentuk, distribusinya di tingkat kelurahan masih perlu di perluas.

​Kondisi Saat Ini: Dari total 57 kelurahan di Kota Malang, baru 10 kelurahan yang memiliki unit Puspaga aktif.

​Target 2026: Melakukan sosialisasi masif dan mendorong pembentukan Puspaga di seluruh kelurahan agar akses layanan bagi masyarakat menjadi lebih dekat dan cepat.

“Puspaga ini sebenarnya sudah terbentuk, namun belum maksimal. Ke depan, kita akan gencar mensosialisasikan pentingnya kehadiran lembaga ini di setiap kelurahan,” ujar Donny.

2. Layanan Terintegrasi: Dari KDRT hingga Stunting

​Puspaga bukan sekadar forum komunikasi, melainkan pusat layanan yang di rancang untuk menangani berbagai isu krusial keluarga secara optimal, antara lain:

​Konseling Keluarga: Penanganan dini konflik rumah tangga dan pencegahan KDRT.

​Kesehatan & Tumbuh Kembang: Pendampingan pencegahan stunting serta edukasi kesehatan ibu dan anak.

Perlindungan Anak: Penanganan tindakan bullying (perundungan) dan pemenuhan hak anak.

Parenting: Edukasi pola asuh yang benar bagi orang tua.

3. Melibatkan Tokoh Masyarakat Berkomitmen

​Sebagai program prioritas dari Kementerian PPPA RI, keberhasilan Puspaga di lapangan sangat bergantung pada peran aktif masyarakat lokal.

Donny menegaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di tiap wilayah.

​”Lembaga ini harus di isi oleh tokoh-tokoh masyarakat yang memiliki komitmen kuat untuk membantu menyelesaikan sekaligus mencegah persoalan keluarga di lingkungannya,” pungkasnya.

Mengapa Puspaga Penting bagi Warga Malang?

​Hadirnya Puspaga di tingkat kelurahan memungkinkan deteksi dini permasalahan keluarga sebelum berujung pada kasus hukum atau gangguan psikologis yang lebih berat.

Layanan ini bersifat preventif dan edukatif, menjadikannya pilar penting dalam mewujudkan Kota Malang sebagai Kota Layak Anak. (Adv)

Advertisement

Terpopuler