Pemerintahan
Perkuat Ketahanan Keluarga, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Targetkan Perluasan Puspaga di 57 Kelurahan

KABARMALANG.COM – Menghadapi dinamika sosial di tengah masyarakat, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) berkomitmen memaksimalkan peran Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga).
Program ini di proyeksikan menjadi solusi akar rumput untuk menekan angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), stunting, hingga kasus perundungan (bullying) di wilayah Kota Malang.
1. Tantangan Pemerataan Puspaga di Kota Malang
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito Widoyoko, mengungkapkan bahwa meskipun Puspaga telah terbentuk, distribusinya di tingkat kelurahan masih perlu di perluas.
Kondisi Saat Ini: Dari total 57 kelurahan di Kota Malang, baru 10 kelurahan yang memiliki unit Puspaga aktif.
Target 2026: Melakukan sosialisasi masif dan mendorong pembentukan Puspaga di seluruh kelurahan agar akses layanan bagi masyarakat menjadi lebih dekat dan cepat.
“Puspaga ini sebenarnya sudah terbentuk, namun belum maksimal. Ke depan, kita akan gencar mensosialisasikan pentingnya kehadiran lembaga ini di setiap kelurahan,” ujar Donny.
2. Layanan Terintegrasi: Dari KDRT hingga Stunting
Puspaga bukan sekadar forum komunikasi, melainkan pusat layanan yang di rancang untuk menangani berbagai isu krusial keluarga secara optimal, antara lain:
Konseling Keluarga: Penanganan dini konflik rumah tangga dan pencegahan KDRT.
Kesehatan & Tumbuh Kembang: Pendampingan pencegahan stunting serta edukasi kesehatan ibu dan anak.
Perlindungan Anak: Penanganan tindakan bullying (perundungan) dan pemenuhan hak anak.
Parenting: Edukasi pola asuh yang benar bagi orang tua.
3. Melibatkan Tokoh Masyarakat Berkomitmen
Sebagai program prioritas dari Kementerian PPPA RI, keberhasilan Puspaga di lapangan sangat bergantung pada peran aktif masyarakat lokal.
Donny menegaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di tiap wilayah.
”Lembaga ini harus di isi oleh tokoh-tokoh masyarakat yang memiliki komitmen kuat untuk membantu menyelesaikan sekaligus mencegah persoalan keluarga di lingkungannya,” pungkasnya.
Mengapa Puspaga Penting bagi Warga Malang?
Hadirnya Puspaga di tingkat kelurahan memungkinkan deteksi dini permasalahan keluarga sebelum berujung pada kasus hukum atau gangguan psikologis yang lebih berat.
Layanan ini bersifat preventif dan edukatif, menjadikannya pilar penting dalam mewujudkan Kota Malang sebagai Kota Layak Anak. (Adv)
Peristiwa21 jam agoPolres Malang Gandeng Komunitas Ojol Jadi Mitra Operasi Patuh Semeru 2026
Peristiwa15 jam agoPolres Malang Tangkap Pemburu Satwa Dilindungi Landak Jawa di Sumbermanjing Wetan
Peristiwa19 jam agoPolres Malang Kembalikan Barang Bukti Hasil Operasi Sikat Semeru 2026 Kepada Korban
Pemerintahan14 jam agoWali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Terwujudnya Pesantren Ramah Santri
Olahraga10 jam agoBorneo FC Merangsek Naik Peringkat Klasemen Pekan ke 7 Super League 2026
Serba Serbi22 jam agoIndeks Harga Saham Gabungan IHSG Ditutup Melemah Tajam ke Level 5.266
Serba Serbi6 menit agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Rabu 28 Oktober 2026 Cerah Berawan Hingga Hujan Petir























