Connect with us

Serba Serbi

IHC Bekali 1.000 Relawan KAWANMU Teknik Hipnoterapi untuk Trauma Bencana di Sumatera

Diterbitkan

,

IMG 20251221 105633
Teknik hipnoterapi terbukti secara klinis efektif membantu penyintas mengatasi kecemasan dan gangguan stres pasca-trauma

KABARMALANG.COM – Indonesian Hypnosis Centre (IHC), lembaga pelatihan hipnoterapi terkemuka dengan lebih dari 15.000 alumni, menjalin sinergi dengan Korps Relawan Muhammadiyah (KAWANMU).

Kerja sama ini di fokuskan pada pembekalan relawan psikososial untuk menangani dampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

​Direktur IHC, Avifi Arka, Ph.D., menegaskan pentingnya penguasaan teknik ini bagi relawan yang bertugas di medan bencana.

“IHC memiliki izin operasional resmi dari kementerian terkait dan telah terakreditasi, sehingga kredibilitas teknik yang di ajarkan terjamin keamanannya,” ungkap Avifi di Kota Malang, Sabtu (20/12/2025).

​Teknik hipnoterapi terbukti secara klinis efektif membantu penyintas mengatasi kecemasan dan gangguan stres pasca-trauma (PTSD).

Namun, Avifi juga menekankan bahwa relawan sendiri berisiko mengalami kelelahan emosional.

​“Data menunjukkan 96,8% relawan berisiko menunjukkan gejala PTSD dan 90,9% mengalami burnout”,

“Dengan hipnoterapi, relawan bisa pulih dan menguatkan ketahanan mentalnya sendiri agar tetap empatik tanpa hancur dari dalam saat bertugas,” jelas pakar yang telah berpengalaman 17 tahun menangani kasus trauma tersebut.

IHC

Sebanyak 1.000 relawan KAWANMU di siapkan untuk mendukung fase rehabilitasi pascabencana banjir di Sumatera.

​Ketua Satgas Nasional KAWANMU, M. Arif An, menjelaskan bahwa kehadiran relawan ini merupakan respons strategis atas mandat MPKS PP Muhammadiyah.

Program ini bertujuan melakukan revitalisasi gerakan kesejahteraan sosial berbasis komunitas.

​Sebanyak 1.000 relawan KAWANMU di siapkan untuk mendukung fase rehabilitasi pascabencana banjir di Sumatera.

Ketua MPKS PP Muhammadiyah, Dr. Mariman Darto, menambahkan bahwa kehadiran relawan bukan hanya untuk bantuan fisik.

Tetapi memulihkan harapan bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

​Pembekalan Tahap II yang berlangsung di Kota Malang (19–21 Desember 2025) mencakup materi komprehensif seperti:

Psychological First Aid (PFA)

Life Development Program (LDP)

Konseling dan Hipnoterapi

Terapi Bermain dan Mendongeng

​Seluruh personel akan di berangkatkan menuju wilayah terdampak di Sumatera pada awal Januari 2026.

Program ini di dukung oleh narasumber ahli dari MDMC, Kemendikdasmen, hingga Kemensos untuk memastikan standar layanan psikososial terbaik. (Dewa/IHC)

Advertisement

Terpopuler