Pemerintahan
Realitas Belanja Daerah Malang Loyo di 61,5%, DPRD Tagih Percepatan Program Prioritas

KABARMALANG.COM – Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, mengkritik keras realisasi belanja daerah hingga Oktober 2025 yang baru mencapai 61,5 persen.
Angka tersebut di nilai rendah, jauh dari target ideal 75–80 persen.
Bayu menyoroti dampak buruk dari serapan anggaran yang lambat:
Efektivitas: Pelaksanaan program dan kegiatan tidak optimal.
Kualitas Proyek: Risiko penurunan mutu proyek fisik karena penumpukan pekerjaan di musim hujan.
Dampak Sosial: Pekerjaan yang berlarut-larut mengganggu kenyamanan dan ekonomi warga.
DPRD mendesak Pemkot Malang segera melakukan evaluasi dan langkah konkret percepatan.
Terutama pada sektor infrastruktur, perdagangan, dan UMKM yang menyentuh langsung masyarakat.
”Setiap OPD harus punya sense of urgency. Jangan menunggu akhir tahun untuk bergerak,” tegas Bayu, seraya memastikan DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan ketat.
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari































