Pemerintahan
Wali Kota Malang Turun Tangan Normalisasi Drainase Soehat

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat kembali mengevaluasi drainase di Jalan Soekarno-Hatta.
Senin (17/3) ia meninjau langsung normalisasi drainase di Jalan Soehat.
Langkah ini di lakukan sebagai respon atas banjir yang terjadi akibat tingginya intensitas hujan pada Sabtu (15/3) lalu.
Berdasarkan hasil peninjauan tersebut, Wahyu menemukan sejumlah titik drainase buntu akibat tersumbat timbunan sampah.
Mulai botol plastik hingga sedimen material bangunan.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Wahyu menyebut butuh waktu dan komitmen bersama untuk menangani banjir di kawasan Soehat, termasuk dalam normalisasi drainase.
Menurutnya, normalisasi drainase yang di lakukan berdasarkan masterplan yang telah di persiapkan sebelumnya.
“Kegiatan yang saya lakukan ini berdasarkan dari rencana Induk, master plan drainase yang selalu saya sampaikan pada awal saya sebagai Penjabat Walikota Malang dulu”.
“Mengawali untuk penyelesaian banjir harus ada dasarnya, yaitu adalah Master Plan Drainase yang telah di buat tahun 2022”.
“Karena apa yang saya lakukan semua berbasis perencanaan,” ujar Walikota Wahyu.
Dalam pelaksanaan normalisasi ini, Wahyu juga memerintahkan agar ada penyesuaian sejumlah bangunan yang menghalangi bak kontrol.
“Ada bangunan di atas sini. Sekarang bak kontrolnya tertutupi bangunan, bagaimana kita kalau mengecek saluran ini tersumbat atau tidak”.
“Apalagi bangunan ini berada di sempadan jalan,” beber Walikota Wahyu.
Ke depan penyesuaian bangunan ini juga sebagai persiapan pembangunan drainase yang akan di lakukan oleh Pemerintah Provinsi.
“Sebelum kita implementasi, akan ada tahap persiapan. Agar saat nanti pembangunan drainase dari Provinsi masuk, mereka sudah bersiap”.
“Kita meminimalisir penebangan pohon, berarti kita akan menyesuaikan beberapa bangunan-bangunan yang ada di pinggir jalan Soekarno Hatta, yang ada di atas drainase dan masuk sempadan jalan,” ucapnya.
Terkait normalisasi drainase ini, sambung Wali Kota Wahyu, ia mengimbau agar masyarakat turut membantu pemerintah dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Dengan tersumbatnya drainase ini, saya sampaikan, kalau pemerintah sudah berusaha dengan semaksimal mungkin”.
“Tapi kalau tidak ada partisipasi dari masyarakat untuk sama-sama mengimbangi pemerintah untuk bisa menyelesaikan banjir, kita tidak akan bisa apa-apa”.
“Karena ini bukan tanggung jawab pemerintah saja. Kita harus bersama-sama. pemerintah jalan, masyarakat juga jangan tetap begini,” kata Wahyu. (*)
Peristiwa2 minggu agoGeger Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Saluran Irigasi Sawah Sukonolo Bululawang, Polres Malang Buru Pelaku
Serba Serbi2 minggu agoPromo JSM Superindo Malang Hari Ini 3–5 Juli 2026: Ayam Segar dan Minyak Goreng Diskon Besar!
Serba Serbi2 minggu agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 5 Juli 2026: Dominasi Cerah Terik, Waspada Suhu Dingin Batu dan Kabut Malam Hari
Pemerintahan3 minggu agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Serba Serbi2 minggu agoRamalan Zodiak Besok Jumat 3 Juli 2026: Cancer dan Capricorn Banjir Cuan, Sagitarius Wajib Waspada!
Peristiwa2 minggu agoRampok Honda Jazz Putih di Sumberpucung, Pelaku Curas Viral Diringkus Polres Malang Saat Hendak Jual Mobil
Olahraga3 minggu agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Serba Serbi1 minggu agoRupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp18.065 per Dolar AS, Intip Rincian Kurs BCA dan Mandiri































