Connect with us

Edukasi

Sekolah di Swedia Kembali ke Buku Cetak: Pembelajaran Digital Membuat Kemampuan Anak Menurun

Published

on

IMG 20250202 192616
Pemerintah Swedia telah memutuskan untuk mengubah sistem pendidikan (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pemerintah Swedia telah memutuskan untuk mengubah sistem pendidikan.

Dengan meninggalkan perangkat digital dan kembali menggunakan buku-buku cetak sebagai media utama pembelajaran.

Keputusan ini di ambil setelah 15 tahun Swedia mengintegrasikan komputer dan tablet dalam proses belajar mengajar di sekolah-sekolah mereka.

Pada tahun 2009, Swedia sempat optimis bahwa penggunaan perangkat digital akan membawa dampak positif.

Mempermudah akses pendidikan, dan mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan dunia digital abad ke-21.

Namun, seiring berjalannya waktu, ternyata hasilnya tidak sesuai dengan harapan.

Beberapa tahun setelah implementasi sistem digital, banyak orangtua dan pendidik yang melaporkan penurunan keterampilan dasar siswa.

Terutama dalam membaca dan menulis. Siswa yang terbiasa belajar dengan perangkat digital ternyata mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi dan mengingat informasi.

Yang jauh lebih mudah di lakukan ketika menggunakan buku cetak.

Sebagian pendidik juga mulai menyadari bahwa meskipun perangkat digital menawarkan berbagai kemudahan.

Daya ingat siswa menurun drastis ketika mereka lebih banyak berinteraksi dengan layar daripada dengan buku fisik.

Dengan melihat fenomena ini, pemerintah Swedia akhirnya memutuskan untuk kembali ke buku cetak sebagai solusi.

Untuk memperbaiki kualitas pendidikan dan daya ingat siswa.

Keputusan ini di harapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan di Swedia.

Dengan menekankan pada pentingnya media pembelajaran yang tidak hanya mengutamakan teknologi.

Tetapi juga mempertimbangkan cara-cara yang lebih tradisional namun efektif dalam membantu siswa belajar. (kis/fir)

 

Advertisement

Terpopuler