Kabar Batu
Pj. Wali Kota Batu Gerak Cepat Selesaikan 6 Tuntutan Masyarakat Terkait Permasalahan Sampah Di TPA Tlekung

KABARMALANG.COM – Blokade jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung, akhirnya dibuka oleh masyarakat Kota Batu setelah Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyetujui untuk memenuhi tuntutan warga yang tinggal di sekitar TPA Tlekung. Pertemuan antara masyarakat dengan Pj. Wali Kota Batu berlangsung di TPA Desa Tlekung, Sabtu (29/7/2023). Turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsuddin, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Aries Setiawan.
Dalam pertemuan tersebut, terdapat enam tuntutan masyarakat Desa Tlekung kepada Pemerintah Kota (Pemkot), khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Enam tuntutan tersebut disampaikan oleh perwakilan warga, Siari, dengan tujuan untuk kepentingan masyarakat dalam jangka panjang. Tuntutan tersebut antara lain :
1. Pemkot Batu harus segera memaksimalkan proses pengolahan sampah yang sudah menumpuk begitu besar, yang berpotensi menyebabkan pencemaran air bawah tanah, pencemaran udara, aliran air lindi ke sungai, dan risiko longsor.
2. Sampah yang masuk ke TPA Desa Tlekung harus dikelola dengan menggunakan mesin, bukan hanya dibuang dan ditimbun, sehingga volume sampah yang masuk dapat dibatasi.
3. Warga menolak adanya perluasan TPA di Desa Tlekung karena letak geografisnya dianggap tidak layak.
4. Masyarakat meminta agar segera dilakukan kajian terhadap alternatif lokasi TPA selain di Desa Tlekung.
5. Masyarakat mengusulkan agar setiap desa/kelurahan, tempat wisata, hotel, pasar, dan pabrik wajib memiliki Tempat Pengelolaan Sampah 3R (TPS3R), serta setiap Kecamatan memiliki TPA berdasarkan Surat Edaran/ Perwali/ Perda Kota Batu. Tujuannya untuk mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPA Desa Tlekung dan memberikan jaminan sosial dan keamanan bagi desa yang terdampak.
6. Warga meminta adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang transparan di TPA Desa Tlekung untuk pengiriman sampah, pengelolaan sampah, dan pencegahan kolusi.
Dalam keterangannya, Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa permasalahan ini perlu mendapatkan perhatian bersama karena menyangkut seluruh masyarakat Kota Batu.
“Kami telah berkoordinasi dengan kepala desa dan lurah untuk menyediakan TPS3R di setiap desa dan kelurahan, serta menginventarisir kebutuhannya. Kami berjanji akan segera menindaklanjuti enam tuntutan warga dan menyusun standar SOP yang transparan di TPA Desa Tlekung,” tuturnya, Selasa (1/8/2023).
Selain itu, Aries Agung Paewai juga menandatangani surat pernyataan yang berisikan komitmennya untuk menyelesaikan permasalahan TPA Tlekung dalam waktu satu bulan. Jika dalam batas waktu tersebut permasalahan belum terselesaikan, Aries siap mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Pj. Wali Kota Batu.
Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, juga menegaskan komitmen DPRD untuk memberi perhatian dan menganggarkan dana sesuai kebutuhan guna mengatasi permasalahan pengelolaan sampah di TPA Tlekung. Ia menyarankan agar Pemkot Batu dapat melakukan studi banding ke daerah lain, bahkan hingga ke luar negeri, untuk mencari solusi terbaik.
Dalam menyikapi keluhan masyarakat tentang bau sampah, Aries Agung Paewai berjanji akan berkantor di TPA Tlekung sebagai bentuk tanggung jawab langsung atas permasalahan tersebut. Ia juga mengajak warga yang terdampak masalah kesehatan akibat bau sampah atau kekurangan air bersih, untuk segera melapor ke Posko Kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Batu.
Pemerintah Kota Batu berharap dukungan dari semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan pengelolaan sampah di TPA Tlekung, demi kesejahteraan dan lingkungan yang lebih baik untuk masyarakat Kota Batu. (rat)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































