Pemerintahan
Pemulihan Ekonomi, Wali Kota Sutiaji Perkuat Sinergi dengan Industri Jasa Keuangan

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, menyebut pentingnya mempererat sinergi dengan Industri Jasa Keuangan untuk mendorong optimisme pemulihan ekonomi di Kota Malang.
Terlebih, pertumbuhan ekonomi di Kota Malang pasca Idul Fitri 1443H terus menggeliat.
Tingginya perjalanan mudik lebaran dan sektor ekonomi yang digerakkannya, dianggap menjadi salah satu indikasi kebangkitan ekonomi.
Termasuk didalamnya indikator sektoral pariwisata yang turut membaik.
“Tingginya perjalanan mudik kemarin luar biasa, diikuti dengan banyaknya wisatawan yang datang,” ujar Wali Kota Sutiaji.
“Maka, Industri Jasa Keuangan mari momentum baik ini harus kita manfaatkan dengan sinergi bersama seluruh stakeholders,” sambungnya.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sutiaji dalam kegiatan Dialog Optimisme Ekonomi Malang Pasca Idul Fitri 1443H yang digelar bersamaan dengan kegiatan Halal Bihalal Industri Jasa Keuangan Malang Raya di Aula Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang.
Pemantapan pemulihan ekonomi menurut Wali Kota Sutiaji dapat digenjot dengan penguatan ekosistem dan peran UMKM, aktivasi destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif, penguatan infrastruktur penunjang termasuk infrastruktur digital, serta dengan tetap terkendalinya Covid-19.
“Kalau kemarin saja kita lihat bouncingback-nya sampai enam, artinya pertumbuhan bagus. Saya punya keyakinan kalau sudah dibuka kerannya ini semakin bagus,” ucapnya.
“Karena wisatawannya kemarin sudah luar biasa, okupansi sudah bagus. Dan inflasi itu menunjukkan bahwa daya beli masyarakat mulai membaik,” lanjutnya.
Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi Kota Malang sendiri melesat dari -2,26% (2020) menjadi 4,21% (2021) atau mengalami rebound 6,47 poin persen.
Lebih lanjut, Sutiaji menjelaskan peran serta industri jasa keuangan menjadi penting untuk mendorong keberhasilan tersebut.
“Perbankan menjadi satu otoritas sendiri yang mempunyai kekuatan dan nilai tawar terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Malang,” katanya.
Industri jasa keuangan, jelas Sutiaji, dapat mendorong lewat penguatan akses pembiayaan pada UMKM dan pelaku ekonomi kreatif. Maupun penguatan inklusi dan literasi keuangan, seperti penguatan literasi digital.
“Sekarang merambah ke bagaimana literasi masyarakat dengan digital, itu harus kita kuatkan,” beber Sutiaji.
Dia turut mengajak pelaku industri jasa keuangan untuk terus menguatkan optimisme dalam mendorong pemulihan ekonomi.
“Jadi ini harus kita bangun bersama-sama, harus optimis. Harus kuat optimisme kita semua,” papar Sutiaji.
Terakhir, Sutiaji menyebut momen silaturahmi halal bihalal menjadi ajang mempererat kebersamaan dan keguyuban. Sehingga dapat melahirkan kolaborasi dan akselerasi menuju kebangkitan ekonomi bersama.
“Halal bihalal menjadi milik kita semua. Maka menjadi keharusan dan keyakinan kita untuk bersilaturahim, saling membantu. Maka kolaborasi dan akselerasi menjadi sebuah keniscayaan,” pungkas Sutiaji. (carep01/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari





































