Kabar Batu
PAK, Pemulihan Ekonomi Kota Batu Jadi Prioritas

KABARMALANG.COM – DPRD Kota Batu berharap PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) APBD tahun 2020 terfokus pada pemulihan ekonomi masyarakat akibat dari pandemi Covid-19.
Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi mengungkapkan bahwa secara umum seluruh fraksi sepakat agar eksekutif memprioritaskan setiap kebijakan atau program di masing-masing SKPD.
Untuk mendorong pemulihan ekonomi masyarakat Kota Batu sehingga perekonomian masyarakat kembali membaik dan diiringi dengan meningkatnya PAD (Pendapatan Asli Daerah).
“Kebijakan P-APBD Tahun 2020, kami minta diarahkan untuk mendorong pencapaian sasaran ekonomi makro daerah. Dengan prioritas belanja daerah harus difokuskan pada sektor yang dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada sektor unggulan daerah, yaitu pariwisata, pertanian, UMKM dan investasi,” ujarnya saat dikonfirmasi kabarmalang.com, Rabu (19/8/2020).
Asmadi menambahkan dengan prioritas belanja pada beberapa sektor tersebut maka diprediksi mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan PAD terutama pada triwulan III dan IV, mengingat selama triwulan I dan II Pemkot Batu dan seluruh daerah sehingga mengalami keterpurukan ekonomi.
Dari data yang dihimpun, untuk pertumbuhan ekonomi masih positif dan berkutat lada kisaran angka 2-3 persen dibandingkan perekonomian secara nasional sedang mengalami kontraksi yang cukup signifikan, yaitu minus 5,23 persen.
Oleh sebab itu, menurutnya Kota Batu patut bersyukur dan bisa jadi modal berharga agar di sisa triwulan selanjutnya bisa ditingkatkan lagi.
Senada disampaikan, Nurrochman Wakil I DPRD Kota Batu menambahkan jika dalam Perubahan Anggaran Tahun 2020 ini diharapkan semua masukan dari Musrenbang dan hasil reses anggota dewan yang belum terlaksana bisa diakomodir.
Terutama untuk program jaminan sosial, keagamaan, kesehatan, ketenagakerjaan, pendidikan, pertanian, pariwisata, dan infrastruktur.
“Jadi selain program yang berpijak ke masyarakat. Semua elemen masyarakat juga harus mendukung peningkatan ekonomi. Salah satunya adalah menerapkan protokol kesehatan bagi tempat usaha. Baik usaha di tingkat mikro maupun di yang berskala besar seperti perhotelan dan destinasi wisata,” bebernya.
Tak lupa, Nurrochman juga mengingatkan agar pemerintah daerah harus tetap fokus dalam program penguatan kesehatan masyarakat mengingat pandemi covid-19 hingga saat ini masih belum berakhir. (arl/rjs)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan





































