Pemerintahan
Tekan Pengangguran, Pemkot Malang Luncurkan Aplikasi Job Fair Active

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berupaya menekan pengangguran di Kota Malang.
Berdasarkan data BPS Kota Malang masih terdapat angka pengangguran terbuka sebanyak 46.542 orang pada tahun 2021.
Oleh karena itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang meluncurkan Aplikasi Job Fair Active sebagai solusi alternatif untuk kemudahan dan memperluas kesempatan mencari kerja.
Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji yang hadir pada launching dan bimbingan teknis aplikasi berbasis Android dan website ini, mengatakan, bahwa Kota Malang memiliki jurus pemantapan pemulihan ekonomi pasca pandemi.
Salah satunya dengan penguatan digitalisasi seperti aplikasi Job Fair Active ini.
“Efisiensinya banyak, tidak perlu berkali-kali lamaran salah satunya. Juga dapat menghemat anggaran perusahaan untuk penyelenggaraan jobfair,” ujar Sutiaji.
“Harapannya nanti ini bisa mengurangi penganggur terbuka kita,” pungkas Sutiaji di Hotel Savana, Rabu (6/4/2022).
Sutiaji berharap, penggunaan aplikasi Job Fair Active ini lebih di fokuskan kepada warga berdomisili di Kota Malang.
Sementara itu Kepala Diskominfo Kota Malang Muhamad Nur Widianto, S.Sos mengungkapkan aplikasi berbasis web (jobfair.malangkota.go.id) dan Android ini merupakan inovasi yang di bangun secara kolaboratif dalam spirit menguatkan smart city di Kota Malang.
“Aplikasi ini di banguan dengan kolaborasi tim pengembang smart city dan para akademisi Universitas Brawijaya Malang,” ujarnya.
Beberapa fitur unggulan dalam aplikasi ini adalah cari kerja tanpa melamar bagi pencari kerja, Widianto melanjutkan, cari sumber daya manusia tanpa iklan.
“Tersedia dashboard untuk perusahaan dan Disnaker PMPTSP Kota Malang untuk mendapat laporan tentang penempatan tenaga kerja secara real time,” sambungnya.
Dirinya menambahkan bahwa dalam aplikasi ini juga terdapat fitur perpesanan, konsultasi, tips, dan notifikasi. Dengan aplikasi ini, perusahaan juga bisa memangkas proses seleksi.
Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Dr. Eng. Herman Tolle, ST., MT menyampaikan dalam aplikasi ini memiliki berbagai keunggulan, salah satunya adalah fitur asesmen soft skill.
“Ada sekitar ada 100 soal seperti psikotes dan kemudian sistem akan bisa otomatis tahu kemampuan soft skill dari pencari kerja, nanti akan dicocokan dengan informasi lowongan pekerjaan yang ada,” ujarnya.
“Perusahaan juga tidak perlu pasang iklan di mana-mana. Tinggal memasukkan informasinya di sini, kebutuhan tenaga kerjanya, butuh skill yang seperti apa. Nanti sistem yang akan mencari secara otomatis dan merekomendasikan kandidat yang sesuai,” tuturnya.
Terobosan ini di apresiasi sejumlah perwakilan perusahaan pencari kerja maupun para pencari kerja yang diundang mengikuti bimtek kali ini.
“Kebutuhan kami untuk pekerja sangat banyak dan tidak melihat waktunya. Harapannya dengan adanya aplikasi ini kami dapat memenuhi kebutuhan SDM secepat dan tidak menunggu-nunggu acara job fair lagi,” ujar Adinda, salah seorang perwakilan perusahaan finance di Kota Malang.
Hingga saat ini, sudah ada 21 perusahaan dan 192 orang pencari kerja yang terdaftar dalam aplikasi Jobfair Active Kota Malang. (*)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri




































