Connect with us

Peristiwa

Tanah Longsor Di Malang, Satu Orang Meninggal Tertimbun Bebatuan

Published

on

Tebing Longsor Di Malang, Satu Orang Meninggal Tertimbun Bebatuan
Forpimda Kabupaten Malang saat takziah ke Kromengan. Ini adalah kediaman keluarga Cukup, korban meninggal tertimbun longsor di Wonosari. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Bencana tanah longsor terjadi di Desa Bangelan Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang.

Satu orang meninggal akibat tertimpa bebatuan. Korban atas nama Cukup, 69, warga Dusun Krantil, Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan.

Dia tewas ketika sedang berkebun dan tanah longsor menimpa dirinya. Dia juga sempat hilang sejak Minggu sore (28/11) dan baru ketemu Senin siang (29/11), jam 11.55 WIB.

Senin sore, Bupati Malang, Sanusi dan Kapolres Malang, AKBP Bagoes Wibisono takziah kepada korban yang tewas tertimpa tanah longsor di Wonosari itu.

Sanusi dan Bagoes datang ke rumah korban di Kromengan, bersama rombongan Forpimda. Yaitu Wabup Didik Gatot Subroto, jajaran OPD serta perwira Polres Malang.

Sanusi mewakili rombongan menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya terhadap keluarga korban.

“Saya (Bupati Malang) dan juga pak Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya, semoga keluarga mendapat kekuatan dan ketabahan,” ucap Bupati Malang.

Keluarga korban menyambut baik takziah dari Forpimda Kabupaten Malang.

Terlihat Sumiati selaku istri dari korban mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan dari Pemkab Malang kepadanya.

Karena, saat takziah, kegiatan berlanjut dengan pemberian bantuan sosial oleh Abah Sanusi dan Kapolres Malang terhadap keluarga korban.

“Semoga keluarga memperoleh kekuatan dan kelapangan hati dalam menghadapi musibah ini,” ringkasnya.

“Saya ajak semua masyarakat kabupaten Malang, untuk berdoa supaya kabupaten Malang terbebas dari segala macam bencana alam. Cukup ini korban yang terakhir,” ungkapnya.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler